Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 46


__ADS_3

Bima kembali ke apartemen miliknya. Hari ini dia tidak bersemangat untuk mengajar mahasiswa nya. Dia sangat merasa kecewa dengan sikapnya sendiri. Jika saja saat itu dia tidak menerima ajakan makan siang louise, bima tidak akan kehilangan ariana.


Dia menyesali semua yang telah terjadi. Bagaimana bisa dia mengatakan kepada mommy nya jika wanita yang akan di kenalkan sebagai calon istrinya sudah pergi jauh meninggalkan nya.


Dering ponsel milik bima pun membuat kebisingan di kamar apartemen miliknya. Lantas dia pun meraih ponsel dan melihat siapa yg menghubungi nya.


Bima mendesah pelan, lalu menerima panggilan telepon dari mommy nya.


"Yes mom, ada apa ?" Ucap bima lemah.


"Are you oke nak ?" Tanya mommy bima penasaran dengan suara putra kesayangan nya.


"Yes, I'm oke mom" Jawab bima berbohong.


"Katakan, dimana calon menantu mommy yg ingin kau perkenalkan. Mommy sudah menunggu mu beberapa hari, tapi tidak ada tanda-tanda kau mengajak nya ke rumah nak ?" Tanya mommy bima, butuh penjelasan dari putranya.


"Maafkan aku mom, aku tidak bisa menjaganya. Dia sudah pergi entah kemana, aku tidak tau saat ini" Desah bima dengan mata berkaca-kacanya.


"Apa ? Bagaimana dia bisa pergi bim ? Apa kamu membuat kesalahan ?" Syok mommy bima.

__ADS_1


"I'm sorry mom, ini memang salahku. Seharusnya aku tidak serakah menjadi seorang laki-laki" Tutur bima dengan meraup wajahnya frustasi.


"Mommy butuh penjelasan mu bim, datang kerumah sekarang juga" Tekan mommy bima dan mengakhiri panggilannya.


Bima semakin frustasi dibuatnya. Apakah dia siap menceritakan semuanya kepada mommy nya, atau dia simpan sendiri saja. Tetapi dia tidak bisa membohongi mommynya apapun yang telah terjadi.


Bima melajukan mobilnya keluar apartemen. Tujuannya saat ini menemui sang mommy di rumah utama.


****


Ditempat lain


Motor yang di tumpangi julian sudah sampai di tempat parkir yg tersedia. Dia masuk ke lobby dan menuju lift yg tersedia untuk menuju unit apartemen milik jefri.


Tingg ...


Dentingan lift terbuka saat sudah sampai di lantai 5 dimana unit jefri berada. Julian sedikit melirik pintu apartemen milik ariana, setelah itu dia melajukan kembali langkahnya untuk menuju unit jefri yg tidak jauh dari unit apartemen milik ariana.


Julian memencet bel pintu dan jefri membukanya dari dalam.

__ADS_1


"Masuklah .." Persilahkan jefri kepada julian.


Julian pun masuk dan duduk di sofa ruang tamu yg tersedia. Julian mulai menanyakan apa tujuannya.


"Aku ingin menanyakan keberadaan ariana saat ini. Apakah dia kembali ke indonesia ?" Tanya julian to the poin.


"Tidak, dia ikut sahabatnya ke jepang. Dan dia akan tinggal di sana" Jawab jefri yg tidak menutupi sedikitpun tentang keberadaan ariana.


"Ohh, oke. Terima kasih informasinya. Aku akan menghubungi nya nanti saat dia telah sampai" Ucap julian dan akan beranjak pergi.


"Hah, kau hanya ingin menanyakan itu saja julio ?" Tanya jeff dan julian pun menghentikan langkahnya.


"Yes, aku hanya ingin tau saja keberadaan nya. Itu sudah cukup untuk ku" Jawab julian kemudian.


"Maukah kau menemeniku makan siang ?" Pinta jefri dengan wajah sendunya.


"Ciihh, kau seperti tidak memiliki wanita lain saja untuk menemanimu makan siang. Oke kita berangkat" ejek julian dan menerima permintaan jefri.


Mereka berdua keluar dari apartemen dan menuju parkiran motor, lalu mengambil motor milik julian disana.

__ADS_1


Pasalnya julian dan jefri tidak pernah seakrab saat ini. Setelah kehadiran ariana di dalam kehidupan nya, mereka berdua saling memahami dan bertukar pikiran.


__ADS_2