
Bima sudah kembali ke dalam restaurant. Dia duduk di samping kai, pandangannya menyapu ke sekitar mencari wanita yg pernah di cintainya. Bima hanya mendesah pelan, saat ariana memilih duduk lebih jauh dari meja pertemuannya.
Kai mencoba membuka obrolan seputar bisnisnya dan mengajukan kerjasama lagi dengan perusahaan zein. Bima sedikit tidak fokus dengan apa yg di bicarakan oleh kai dan zein.
"Maaf tuan bima, bisa kita bicara 4 mata saja ?" Pinta zein akhirnya setelah menatap bima yg saat itu tidak fokus dengan penjelasannya juga asisten bima.
"Ya, boleh. Kai kamu tunggu disini dulu" Jawab bima dan beranjak berdiri.
Zein berjalan lebih dulu ke luar restaurant dan di ikuti oleh bima di belakang nya. Sampai di taman yg lumayan sepi, zein mulai membuka pembicaraan nya.
"Sebenarnya ada hubungan apa anda dengan tunangan saya ?" Ucap zein dengan ramah.
"Huft .. saya adalah mantan kekasihnya" Jawab bima.
"Oh, jadi anda yg telah melukai hatinya. Maaf tuan bukan maksud saya untuk menyinggung perasaan anda. Tapi alangkah baiknya jika anda tidak mencoba lagi untuk menghubunginya" Pinta zein akhirnya.
"Ya, seharusnya begitu. Tetapi saya masih tidak bisa melupakannya saat ini" Jawab bima dengan suara lemahnya.
"Saya tau tuan, tapi dia sudah terlanjur kecewa dengan tuan bima saat ini. Saya memahami situasinya, jadi saya memohon kepada anda untuk tidak menemui ariana kembali" Tekan zein di akhir kalimatnya.
"Baiklah, maafkan saya tuan zein. Saya meminta satu hal kepada anda ?" Ucap bima.
"Apa tuan, katakanlah ?" Tanya zein.
"Tolong jaga dia, sebagaimana saya pernah menjaganya. Saya percaya kepada anda" Tepuk pelan pundak zein. Zein pun menganggukkan kepalanya tanda bahwa dia setuju.
Mereka kembali ke dalam restaurant dan mulai fokus dengan meeting nya hari ini. Ariana masih setia menunggu zein menyelesaikan meeting nya dengan bima.
__ADS_1
Notifikasi ponsel ariana berbunyi. Dia mengambil ponselnya diatas meja. Lalu ariana membuka pesan yg di kirim oleh julian.
"Kamu sedang berada dimana princess ?" Isi pesan julian. Lantas ariana pun membalasnya.
"Aku sedang menemani kak zein meeting dengan kak bima" Jawab ariana.
"Aku berada tidak jauh darimu" Balas julian.
Ariana menyapu pandangannya ke sekitar dan tersenyum kepada julian. Julian berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah ariana yg berada di table pojok. Julian duduk dan memanggil pelayan untuk memesan minuman juga makanan.
"Kenapa kamu duduk sendiri disini ?" Tanya julian penasaran.
"Huh .. aku merasa tidak enak kak satu meja dengan kak bima" Terang ariana.
"Dia sudah tau jika zein datang berdua denganmu ?" Tanya julian kembali.
"Wow, lalu dia seperti apa reaksinya ?" Kepo julian.
"Kak julio mulai deh keponya" Sarkas ariana memutar bola matanya jengah.
"Ya aku kan hanya ingin tau princess" Jawab julian tersenyum ke arah ariana.
"Aku berbicara kepadanya tadi untuk menjelaskan semuanya" Terang ariana menatap serius ke arah julian.
"Apa ? Kamu masih mau berbicara dengannya, setelah dia menghancurkan kepercayaan mu ?" Maki julian yg tidak habis fikir dengan sikap ariana.
"Aku harus menjelaskan semuanya kak, dan insting ku mengatakan jika aku memang harus menyelesaikan semuanya" Jawab ariana.
__ADS_1
"Yaa, baiklah. Terserah kamu saja. Aku harap ini yg terbaik untukmu" Ucap julian mengalah.
"Ya kak, semoga saja" Jawab ariana.
Pelayan pun datang membawa pesanan julian. Ariana dipaksa untuk menemaninya makan. Saat itu julian memesan beberapa makanan, karena dia sedikit lapar usai menyelesaikan mata kuliahnya.
"Kamu harus makan, kita sudah lama tidak bisa makan berdua seperti ini" Ucap julian sebelum menyuapkan makanannya ke dalam mulut.
"Ya memang kak. Dulu kita sering menghabiskan waktu berdua setelah kelas selesai" Jawab ariana dan mulai menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.
"Hem, kita lanjut saja" Ucap julian yg sudah tidak sabar untuk menghabiskan makanannya.
Di table yg berbeda, bima menatap tidak suka saat melihat ariana duduk berdua dengan julian. Pandangan mata bima pun menarik perhatian zein. Lalu zein melihat ke arah yg di tujuh oleh mata bima, zein hanya mengeryitkan dahinya.
"Kenapa ada julian disana ?" Gumam hati zein.
Bima pun memutuskan menyelesaikan secepatkan meeting nya dan ingin segera berlalu dari restaurant tersebut.
Lima menit kemudian. Akhirnya zein,bima juga kai telah menyelesaikan meetingnya. Bima dan kai menjabat tangan zein sebelum dia pergi. Dan zein menerima jabatan tangan dari bima juga kai bergantian.
Setelah kepergian bima dan kai, zein berjalan menuju ke arah table ariana. Dia menegur julian yg sedang asyik menyantap makanannya.
"Hallo, julio.." Sapa zein dan duduk di kursi samping ariana.
"Hai, zein. Maaf aku menemani ariana disini" Ucap julian merasa sedikit segan.
"It's oke, don't worry be happy" Jawab zein dan memanggil pelayan untuk memesan makanan.
__ADS_1