Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 48


__ADS_3

Tiga jam sudah berlalu, kini pesawat zein dan ariana sudah transit di bandara internasional haneda tokyo. Ariana sudah dibangunkan oleh zein saat pesawat akan transit 10 menit sebelumnya.


Ariana berjalan sedikit gontai, kakinya sedikit lemas. Arata yang melihat bosnya pun segera menghampiri tuannya dan membantu membawakan koper milik ariana.


"Are you oke arin ?" Tanya zein menghadap ke arah ariana.


"Kaki ku sedikit lemas kak. Sepertinya kebas" Keluh ariana.


Zein pun langsung berinisiatif membantu memapah ariana di samping kirinya. Dan saat sampai di lobby bandara, ariana tersandung oleh langkahnya sendiri dan membuat dia hampir terjatuh. Zeim yang berada disampingnya dengan sigap memeluk ariana dari samping.


Dia pun langsung menggendong ariana ala brydal style. Arata yang melihat pemandangan di depannya hanya tersenyum manis. Dia tidak menyangka di balik sikap dingin zein, ternyata tuannya ini sangat perhatian kepada seorang wanita.


"Kak turunkan aku, malu di lihat banyak orang" Tutur ariana sedikit memberontak.


"Diam saja arin, kamu tidak bisa berjalan dengan baik" Jawab zein tak mengidahkan ucapan ariana, dan ariana mulai menyembunyikan wajahnya di balik dada bidang zein.

__ADS_1


Zein sudah mendudukan ariana di kursi penumpang dan zein memutari mobil nya untuk duduk di sebelah ariana. Arata sudah menduduki kursi kemudinya.


Mobil mulai meninggalkan pelataran bandara tersebut. Kini mereka menuju ke apartemen milik zein.


45 menit kemudian, mobil sudah berhenti di lobby apartemen. Kini zein dan ariana keluar untuk masuk ke unit miliknya. Arata yg masih memarkirkan mobil di slot yang kosong pun tak lupa menurunkan koper milik ariana, setelah mobil terparkir sempurna dan membawa koper ariana naik ke atas menuju unit kamar zein.


Zein membuka pintu menggunakan card access dan mereka berdua masuk kedalam.


"Kamu tinggal di apartemen ku saja, tidak perlu menyewa kamar sendiri" Pinta zein.


"Lebih baik aku menyewa apartemen sendiri kak, jika seperti ini aku akan selalu merepotkan mu" Jawab ariana mengeluh.


"Apakah kakak tidak keberatan ?" Tanya ariana kembali.


"Tidak masalah. Rumah papa juga tidak terlalu jauh dari sini" Jelas zein.

__ADS_1


Bel pintu pun berbunyi, zein segera membuka pintu dan masuklah arata meletakkan koper milik ariana dan setelah itu kembali lagi ke baseman.


"Kakak akan pulang sekarang, kamu istirahat saja. Jika kamu membutuhkan sesuatu, bisa hubungi kakak atau arata" Ucap zein dan akan berlalu. Lantas ariana menghentikan langkah zein.


"Tunggu kak ...!" Ucap ariana. Ariana mendekat dan.


"Cupp"


"Terima kasih kak .." Ucap ariana setelah mencium pipi zein, wajahnya sedikit memerah menahan malu.


Zein hanya menganggukkan kepala dan tersenyum sebagai jawaban nya. Dan mengusap kepala ariana setelah itu berlalu keluar apartemen miliknya.


Hati zein pun berbunga-bunga mendapat kecupan singkat dari gadis yg di cintainya. Zein tidak menyangka jika ariana akan mengecup pipinya.


Sepanjang lift turun ke bawah, pipi zein sedikit memerah karena merasa bahagia. Sampai di lobby apartemen, arata ikut tersenyum menyambut tuannya yg sedang berbunga-bunga itu.

__ADS_1


Sepeninggalan zein, ariana salah tingkah sendiri di buatnya. Dia memukul-mukul bantal sofa di ruang tamu itu. Rasanya dia sendiri tidak percaya akan melakukan kecupan singkat di pipi zein. Lantas ariana pun menghilangkan sejenak fikirannya dan berlalu naik ke lantai atas menuju kamar yg akan di tempatinya.


Interior sudah di pasang rapih di dalam kamar itu. Menambah kesan manis saat melihat perpaduan warna nude dan pastel disana. Ariana tak henti-hentinya mengagumi seisi kamar yg di sediakan oleh zein dan dia sangat bahagia saat ini.


__ADS_2