Love You A

Love You A
Part 104


__ADS_3

"Baiklah aku keluar dulu, jangan lupa jam tujuh malam dan jangan lupa juga minta ijin pada A!" Cleo tersenyum lalu kembali berjalan keluar dari mansion.


Sementara Baby langsung masuk ke dalam kamar setelah melihat Cleopatra pergi, kemudian mengambil ponselnya untuk menghubungi Agam karena ingin meminta ijin pada suaminya itu untuk pergi bersama Cleopatra. Lama ia menunggu panggilan tersebut diangkat, hingga di dering ke empat telepon tersebut baru diangkat oleh Agam.


"Ada apa?"


"A apa boleh aku pergi bersama Cleo?"


Agam yang tengah fokus pada berkas yang sedang diperiksanya langsung terdiam sesaat. "Pergi kemana?"


"Cleo mengajak aku untuk bertemu dengan teman kerjanya." Jawab Baby sambil menguap, karena ia merasa sangat mengantuk. "Bagaimana A, apa boleh?" tanyanya kembali.


Tanpa pikir panjang karena masih marah pada Baby, Agam pun memberikan ijin pada wanita itu untuk pergi bersama Cleopatra. Lagi pula ada Alex yang akan menjaga istri dan adiknya itu. "Pulang jangan terlalu malam!"


"Em..." jawab Baby dengan singkat dan mata yang mulai terpejam, perlahan namun pasti masuk ke dalam alam mimpi tanpa mempedulikan Agam yang masih berbicara.

__ADS_1


"Baby kau dengar aku?" tanya Agam. Karena dirinya tidak mendengar suara wanita itu sama sekali, yang didengarnya saat ini hanya suara dengkuran halus di seberang sana. "Bisa-bisanya dia tertidur!" Agam menatap layar ponselnya yang telah mati, menatap wallpaper yang menampilkan foto Baby yang sudah lama terpasang di ponselnya. "Baby Arbeto kenapa kau selalu membuat aku marah?" gumamnya sembari mengingat kembali perkataan istrinya yang tidak ingin mempunyai anak karena masih ingin bersenang-senang. Sontak saja perkataan itu membuatnya emosi hingga memutuskan untuk langsung pulang ke Jakarta hari itu juga, karena ia tidak ingin melanjutkan acara bulan madu mereka dengan hati yang diliputi oleh amarah. "Meskipun kau tidak mau hamil, aku pastikan junior A akan ada di perutmu." Tekad Agam dengan seringai tipis di bibirnya.


*


*


Malam harinya.


Seperti yang sudah disepakati sebelumnya, Baby sudah bersiap untuk pergi bersama dengan Cleopatra. Ia mengenakan celana jeans panjang dengan atasan berbetuk Ruffled di kedua lengannya.


Cleo yang tengah menatap ponsel langsung mengalihkan tatapan matanya pada Baby. "Aku bilang jangan panggil kak!" protesnya dengan ketus.


"Maaf aku lupa," jawab Baby dengan senyum kaku dibibirnya.


"Ck, bisa-bisa kau lupa." Sindir Cleo. "Oh ya, apa benar A mengijinkanmu pergi?" tanyanya untuk memastikan kembali, karena ia merasa bingung dengan semudah itu Agam memberikan ijin pada Baby untuk pergi bersamanya.

__ADS_1


Baby menjawab dengan anggukan kepala.


"Oke, kalau begitu kita pergi sekarang!" Cleo menarik tangan Baby dengan senyum tipis dibibirnya. "Saatnya kita untuk bersenang-senang kakak ipar."


Baby pun bahagia saat mendengar kata bersenang-senang, namun rasa bahagia itu berganti dengan rasa takut setelah mereka sampai di tempat yang di tuju yaitu sebuah club' terkenal yang ada di Jakarta.


"Cleo kau bilang kita akan bertemu dengan teman kerjamu?" Baby menahan lengan adik iparnya yang akan masuk.


"Ya, temanku sudah menunggu di dalam. Ayo masuk!" Cleo menarik tangan Baby.


"Tapi Cleo aku takut A marah kalau kita masuk ke dalam."


"Ish, kau tenang saja! Kakakku tidak akan marah, bukankah dia sudah mengijinkanmu pergi? Lagi pula ada Alex yang mengikuti kita." Cleo menunjuk seorang pria yang berdiri tidak jauh dari tempat mereka berada.


Baby menatap pada orang yang ditunjuk oleh Cleopatra, lalu tersenyum saat melihat Alex yang ada di dekat mereka. "Baiklah ayo kita masuk!"

__ADS_1


Cleopatra menganggukkan kepalanya, lalu berjalan membawa Baby masuk ke dalam club. Tujuannya pergi ke tempat itu tidak lain dan tidak bukan untuk bersenang-senang bersama dengan teman-temannya, sekaligus mengajari Baby cara menikmati hidup agar tidak kaku, sekaku wajah kakaknya Agam Mateo.


__ADS_2