Love You A

Love You A
Part 54


__ADS_3

Agam berjalan memasuki mansion dengan mengunakan headset di kedua telinganya, bukan tanpa alasan ia menggunakannya karena sejak di dalam mobil Baby terus bertanya kenapa arah jalan yang mereka lalui menuju mansion Mateo, dan kenapa mereka berhenti di mansion tersebut.


"Kak A..." Baby berjalan mengikuti Agam dari belakang seraya menarik ujung jas sepupunya. "Kenapa kau mengajakku kemari? Kenapa kita tidak langsung pulang ke mansion utama."


Agam tidak mempedulikan rengekan Baby, ia terus berjalan lalu berhenti setelah sampai di ruang tengah. Agam membuka headset yang dikenakannya dan menyuruh gadis itu untuk duduk.


"Mom Luna yang akan menjelaskan semuanya!" Ucap Agam saat melihat gadis itu ingin membuka mulutnya.


Membuat Baby terdiam dan memilih untuk duduk, seraya mencuri-curi pandang pada sepupunya yang terlihat terus menatapnya dengan tajam.


"Mom... "Baby berdiri dari duduknya saat melihat kedatangan keluarga besarnya, atau lebih tepatnya kedua keluarga besar karena keluarga Mateo juga ada di ruangan tersebut.

__ADS_1


Dan saat ini seluruh keluarga duduk seraya menatap satu dan lainnya, mereka bingung harus menjelaskan dari mana tentang status pernikahan Agam dan Baby. Terlebih Luna yang takut jika putrinya kembali shock setelah mendengar kenyataan bahwa dia sudah menjadi istri dari seorang Agam Mateo.


"Sayang kau yang mengatakan pada Baby." Bisik Luna pada suaminya.


"Aku tidak mau, bukankah ini semua idemu? Jadi kau yang harus menjelaskannya!" Dafa menekan kata ide dalam ucapannya.


"Ish, bukan aku tapi B." Ucap Luna tapi hanya dalam hati, lalu ia menatap pada putranya yang terlihat berpura-pura tidak melihat dirinya. "Dasar anak durhaka." Umpat Luna juga dalam hatinya, ia pun menatap pada David dan pria itu pun terlihat enggan untuk bersuara.


"Baby sayang dengarkan baik-baik yang akan mom katakan! Jangan menyela sebelum Mom selesai berbicara."


Baby menganggukkan kepalanya seraya membalas genggaman tangan dari Mommy nya.

__ADS_1


"Mulai hari ini kau akan tinggal di mansion Mateo." Ucap Luna, lalu menggelengkan kepalanya saat melihat putrinya ingin protes. "Kau harus tinggal bersama A karena dia suamimu, kalian sudah menikah tiga hari yang lalu tepatnya saat kau belum sadarkan diri. Dengan kata lain kalian sudah terikat sebagai suami istri walaupun pernikahan itu belum di sah kan secara negara."


Setelah Luna berhenti berbicara, seluruh anggota keluarga menatap kearah Baby yang terlihat diam saja.


"Baby are you okay?" tanya Dafa saat melihat putrinya hanya diam saja.


"Baby..." Boy ikut memanggil adiknya.


"Boleh aku bersuara?" Baby menatap seluruh orang yang ada di ruangan tersebut.


Dan setelah melihat anggukkan kepala dari semuanya, tanpa di tahan lagi Baby pun berteriak dengan sekuat tenaga.

__ADS_1


"Akh.. ini tidak mungkin!" Baby kembali berteriak. "Aku tidak mungkin menikah dengan sepupuku sendiri?" ia menatap geli pada sosok pria yang duduk dihadapannya. "Kalian pasti sedang bercanda?" Baby berharap semua yang ia dengar dari Mommy nya adalah sebuah candaan, namun saat melihat ekspresi wajah seluruh keluarganya yang terlihat serius. Baby pun menelan salivanya dengan susah payah. "Mana buktinya jika kami sudah menikah?"


__ADS_2