
"Sayang berhenti tersenyum!" bisik Agam dengan penuh penekan, saat melihat Baby terus tersenyum pada semua orang yang ada di ruangan tersebut.
"Memangnya kenapa?" Baby balik bertanya dengan setengah berbisik.
"Aku tidak suka!" Agam semakin menekan perkataannya. Dia jengah karena senyum istrinya menjadi pusat perhatian para pria yang ada di ruangan tersebut.
'Tapi A," Baby terdiam saat bibirnya tiba-tiba dicium.
Semua orang yang ada di ruangan tersebut sontak bertepuk tangan, tidak terkecuali Dafa, Luna, Boy, dan juga Tita. Mereka berempat menyaksikan bagaimana seorang Agam Mateo yang dingin dan tidak pernah memperlihatkan apa yang dirasakannya, kini terlihat begitu posesif mencium dan memeluk Baby.
"Menantumu itu benar-benar tidak tahu tempat!" Ucap Dafa dengan suara beratnya.
"Dia juga menantumu!" Luna membalas dengan sengit, sambil menatap suaminya yang masih terlihat tampan di usianya yang tak lagi muda.
"Yang benar itu A menantu kalian," Boy ikut menimpali.
"Diam B!" sentak Dafa dan Luna bersamaan.
Tita yang berdiri di samping suaminya, langsung mencubit pinggang pria itu dengan gemas.
__ADS_1
"Kau sudah berani ya?" Boy yang gemas mencium bibir Tita tanpa peduli saat ini mereka ada dimana dan disebelah mereka ada siapa.
"Oh ya ampun putramu!" Dafa menggelengkan kepala. Karena kedua anaknya kini menjadi tontonan banyak orang karena sama-sama sedang berciuman dengan pasangan mereka.
"Dia juga putramu," sahut Luna dengan gemas sambil memukul bahu Boy Arbeto.
"Mom mengganggu saja!" Boy pun tanpa segan membalas perbuatan Mom Luna, dengan memeluk wanita yang sudah melahirkannya itu dengan penuh kasih.
"Jangan memeluk istri ku!" Dafa menarik Luna, melingkarkan tangannya di pinggang wanita yang sudah menemaninya selama bertahun-tahun lamanya dalam suka dan duka. Hingga kini mereka sudah memiliki tiga cucu, satu dari Boy Arbeto dan dua dari Baby Arbeto.
Boy tersenyum saat melihat keromantisan Mom Luna dan Dad Dafa, ia pun ikut menarik pinggang Tita dan merangkulnya dengan posesif.
"Aku bangga pada Baby," ucap Luna yang saat ini melihat putrinya yang sedang di wawancara oleh para awak media. "Di usianya yang sangat muda, dia berhasil dalam karir dan kehidupan rumah tangganya."
Membuat Luna dan Boy, tertawa sedangkan Tita tampak bingung karena tidak mengerti apa yang sedang mereka tertawakan.
"Dulu Daddy selalu membeli semua novel yang ditulis Baby, hanya untuk membuat putri kesayangannya itu bahagia dan merasa menjadi penulis terkenal. Padahal novel-novel itu tidak laku di pasaran," jelas Boy pada istrinya.
Dan akhirnya mereka berempat pun tertawa, sambil menyaksikan Baby yang menjawab pertanyaan awak media, dan Agam yang ada dibelakang istrinya seperti seorang pengawal pribadi.
__ADS_1
...๐ TAMAT๐...
Itulah kisah perjalanan cinta Baby Arbeto dan Agam Mateo, dua orang sepupu yang berakhir menjadi pasangan suami istri. Jika ada yang bertanya apakah boleh antar sepupu menikah? Jawabannya tentu saja boleh, karena mereka bukan mahram.
Alhamdulillah akhirnya tamat juga kisah cinta Agam dan Baby ๐ค terima kasih banyak untuk MT lovers yang dengan setia membaca Novel mommy dari yang menikahi jd yang ke 2 sampai dengan Love You A ๐.
Mommy minta maaf jika dalam kisah ini ada salah-salah kata, atau ada yang tidak berkenan di hati MT lovers semuanya ๐ dan jangan lupa mampir di novel Mommy yang berjudul Deal, Kita Menikah! Dengan cover yang ada di bawah ini๐
Dan mampir juga di Novelยฒ Mommy lainnya yang berjudul ๐
__ADS_1