
Flash back on.
Baby mengingat kembali kejadian beberapa waktu yang lalu setelah kecelakaan itu terjadi. Dia yang baru tersadar dari komanya, memang sempat kehilangan beberapa memory terutama yang berhubungan dengan Agam. Namun itu hanya sesaat karena dengan perlahan ingatan itu kembali sepenuhnya sebelum pulang dari rumah sakit.
Namun gadis itu memilih untuk diam dan berpura-pura hilang ingatan karena sengaja untuk menghindar dari Agam, menghindar dari pria yang sangat dicintainya itu agar tidak mengharapkan kembali cinta Agam. Karena setahu Baby sepupunya itu sudah menikah dengan Cindy dan sudah tidak mungkin bagi dirinya untuk mengejar cinta Agam.
Tapi yang tidak pernah Baby sangka ternyata sepupunya itu tidak jadi menikah dengan Cindy, pria itu justru menikahi dirinya. Dan semua itu Baby ketahui setelah pulang dari rumah sakit, dan mendengar berita tersebut dari Mom Luna saat mereka berada di mansion Mateo.
Dan Apakah Baby terkejut mendengar status barunya? Tentu saja dia terkejut, bahkan sampai pingsan setelah mengetahui mereka sudah menikah. Dan apakah Baby merasa bahagia sudah menikah dengan pria yang sangat dicintainya itu? Jawabannya ada dua, di satu sisi ia bahagia, tapi di satu sisi lainnya merasa takut. Baby memang mencintai Agam tapi dia tidak pernah berpikir akan menikah muda dengan sepupunya itu, membayangkan tinggal bersama dan melakukan hubungan suami istri saja sudah membuatnya ketakutan.
__ADS_1
Baby yang masih bingung dan terkejut setelah mengetahui kabar pernikahannya, memutuskan kabur dari mansion Mateo untuk mencari tahu kejadian yang sedetail-detailnya dari Mom Luna. Dan setelah sampai di mansion utama Baby segera menghubungi ponsel mommy nya, untuk bertanya kenapa bisa Mom Luna menikahkan dirinya dengan Agam di saat keadaannya belum sadarkan diri. Dan jawaban yang mom Luna berikan hanyalah sebuah nama yaitu Boy Arbeto.
Flash back of.
"Aku melakukan semua itu karena ingin membuatmu bahagia, dan terbukti bukan? Kau langsung sadar setelah kalian menikah?"
"Ya, tapi tidak dengan cara menikah juga. Apa kau tahu? Aku ketakutan setiap kali berdekatan dengan A. Dulu aku berani berdekatan dan tidur di satu ranjang yang sama dengannya, tapi setelah tahu kami sudah menikah rasanya sangat berbeda. Aku sangat takut jika membayangkan kami melakukan hubungan suami-istri, dan terbukti tadi siang A melakukan—" Baby langsung menutup mulutnya saat sadar sudah keceplosan berbicara.
Namun Baby hanya diam saja tidak berani menjawab pertanyaan kakaknya, ia merutuki kebodohan yang diperbuatnya dengan kelepasan berbicara.
__ADS_1
"Baby apa kalian sudah bercinta?" Tita yang sejak tadi diam menyimak pembicaraan antara suami dan adik iparnya, kini sangat antusias bertanya karena merasa penasaran apa saja yang sudah dilakukan Baby dan Agam si manusia dingin dan datar itu.
"Kami..."
"Katakan Baby! Apa A sudah berbuat mesum padamu?" tanya Boy dengan penuh emosi, karena membayangkan adiknya dilecehkan oleh Agam.
"Ish, kenapa kau marah? Dan memangnya kenapa jika A berbuat mesum pada Baby?" tanya Tita dengan bingung.
"Kau masih tanya kenapa aku marah? Siapa orangnya yang tidak marah jika adiknya dilecehkan?"
__ADS_1
"Ya ampun sayangku." Tita menepuk keningnya sendiri melihat kebodohan suaminya. "Baby dan A itu sudah menikah, jadi mana ada pelecehan? Dan apa salahnya A berbuat mesum dengan istrinya sendiri? Dan satu lagi, sudah hal yang wajar mereka bercinta. Bukankah kau juga melakukan itu hampir setiap hari?" ucap Tita panjang lebar.
Membuat Boy dan Baby terbengong, saat menyadari Tita ternyata sangat pintar berbicara jika berkaitan tentang hubungan suami istri.