Love You A

Love You A
Part 99


__ADS_3

Setelah perbicangan di ruang tengah selesai, kini seluruh keluarga Mateo berkumpul di salah satu ruangan khusus yang disediakan oleh keluarga Richard. Mereka duduk saling berhadapan di mana sang Cleopatra menjadi alasan dibalik pertemuan dadakan tersebut.


Suasana ruangan yang semula hangat kini terasa dingin, saat semua orang yang ada diruangan tersebut tidak ada satu pun yang mengeluarkan suara.


"Em, lebih baik aku keluar." Baby hendak beranjak dari tempat duduknya, karena ia merasa tidak nyaman berada di ruangan tersebut bersama seluruh keluarga inti Mateo, padahal sebelumnya Baby sering berkumpul bersama mereka. Tapi entah mengapa untuk kali ini ia merasa asing, mungkin karena statusnya yang sudah berganti dari sepupu menjadi menantu yang membuatnya bingung harus bersikap bagaimana.


"Tetap disini!" ucap Agam dengan tegas.


"Tapi A—" perkataannya terhenti saat melihat tatapan tajam Agam, dan mau tidak mau Baby kembali duduk di samping pria itu.


"Mau sampai kapan kita diam seperti ini? Aku tidak punya banyak waktu karena harus bertemu dengan Orion."


"Orion?" Mini menatap tak percaya pada putrinya. "Pria mana lagi yang akan menjadi mainan mu?" lanjutnya.


"Mom dia kekasihku bukan mainanku," jawab Cleo dengan santai


"Tapi sayang, kalau dia kekasihmu lalu Peter, Jack, Nata, Abraham, dan masih banyak yang lainnya itu siapa?"


"Mereka juga kekasihku."

__ADS_1


"Ya ampun sayang," Mini sudah tidak bisa berkata-kata lagi.


"Mom kenapa terkejut? Seperti yang tidak pernah muda saja."


"Cleopatra jaga sikapmu!" sentak Agam, yang tidak suka dengan sikap adiknya.


"Kak kenapa kau marah? Aku ini berkata benar, Mom pasti pernah muda dan juga mempunyai banyak kekasih sepertiku."


"Tidak Cleo, Mommy kalian adalah wanita yang baik dan hanya mempunyai satu pria dalam hidupnya yaitu aku." David menatap istrinya dengan penuh cinta.


"Daddy!" protes Cleopatra. "Jadi menurut Daddy aku ini wanita yang tidak baik?"


Cleopatra tersenyum mendengar ucapan Dad David, sementara Hera dan Iris menekuk wajah mereka dengan perasaan kesal.


"Jadi kami bukan putri terbaik Daddy?" protes Hera.


"Apa karena kami tidak secantik kakak, jadi bukan yang terbaik di mata Daddy?" Iris ikut bersuara sembari menarik kacamata yang dikenakannya.


"Ck, bukan seperti itu. Kalian bertiga adalah putri terbaik Daddy dan Mommy, bukan begitu sayang?" David meminta bantuan pada Mini untuk mengatasi kedua putrinya yang sedang merajuk.

__ADS_1


Namun Mini hanya diam saja, ia juga merasa kesal pada David karena selalu memanjakan dan juga membela Cleopatra sehingga putri tertua mereka menjadi sulit diatasi dan keras kepala.


"Lihat! Mom diam saja, itu artinya di mata Daddy memang hanya kak Cleo yang terbaik." Hera kembali berkata dengan raut wajah yang sedih.


"Oh ya ampun, kalian salah paham." David menghela napasnya dengan berat, lalu menatap Mini yang justru memalingkan wajahnya kearah berlawanan tanpa ada niatan menolongnya sama sekali.


"Salah paham bagaimana Dad? Bukankah sudah jelas setiap kali ada permasalahan pasti kak Cleo selalu dibela." Ketus Iris.


"Hei kalian itu kenapa? Kalian cemburu padaku?" Cleo menatap kedua adiknya dengan sengit.


"Cemburu? Kami tidak cemburu, tapi kami kesal karena Daddy lebih menyayangi mu dari pada kami."


"Ish itu sama saja dengan cemburu!" sahut Cleo dengan tersenyum sinis.


"Sudah aku bilang kami tidak cemburu! Tidak penting sekali cemburu padamu!"


"Kau...!"


"Cleo, Hera, Iris berhenti berdebat!" sentak David dengan tegas. Ia pusing harus bersikap seperti apa agar tidak disudutkan dan menjadi alasan dibalik pertengkaran ketiganya, dan keadaan seperti ini bukan satu atau dua kali dialaminya. Tapi setiap kali ada permasalahan pada salah satu putrinya, pasti berujung pada dirinya yang disalahkan oleh Mini atau kedua putrinya yang lain. Kadang David berpikir apakah kesalahannya yang dulu selalu mempermainkan wanita, membuatnya kini berada di posisi yang selalu salah di mata keempat wanita yang sangat ia sayangi.

__ADS_1


__ADS_2