Love You A

Love You A
Part 59


__ADS_3

Saat ini Agam, Sky, dan Baby duduk di cafe yang tidak jauh dari supermarket tempat mereka bertemu tadi. Di Cafe itu Agam menceritakan dengan singkat apa yang terjadi pada Baby tanpa menjelaskan secara rinci.


"Oh my God, jadi kau kecelakaan dan itu sebabnya kau lupa padaku?" tanya Sky dengan raut wajah yang cemas, setelah mendengar semua penjelasan dari Agam. Ia menyesal karena tidak tahu gadis yang dicintainya itu mengalami kecelakaan dan Sky tidak ada disampingnya saat itu terjadi.


"Ya begitulah yang mereka katakan." Jawab Baby dengan asal karena ia sedang sibuk memakan ice cream yang tadi dibelinya dengan uang Agam, karena sepupunya itu memaksa untuk menggunakan uangnya dan menyerahkan kembali uang milik pria yang bernama Sky. "Yang aku ingat hanya masa kecilku, dan sebagian kecil dari ingatan masa yang sekarang. Dan yang terakhir aku ingat hanyalah saat kecelakaan itu terjadi di saat aku ingin datang ke pernikahan kak A, bahkan aku tidak ingat wajah calon istri kak Agam." Ucap Baby lalu terdiam karena teringat sesuatu. "Pernikahan kak A? Oh ya apa yang terjadi dengan pernikahan mereka?" gumam Baby dalam hatinya.


Agam dan Sky terdiam mendengar perkataan Baby, mereka sibuk dengan pemikiran yang ada dibenaknya masing-masing.


"Aku kecewa kau melupakanku tapi aku juga bahagia, karena dengan begitu kita bisa memulai semuanya dari awal. Kenalkan namaku Sky Dwight." Ia mengulurkan tangannya.


"Aku Baby Arbeto." Baby menjabat tangan Sky.


Dan secara bersamaan mereka berdua tertawa. Sky tertawa karena mengingat perkenalan pertama mereka di mana Baby menggunakan nama Lea, sementara itu Baby tertawa karena sebuah alasan yang hanya ia yang tahu.


Ehem.


Agam berdeham saat melihat kedua orang yang berjabat tangan itu saling menatap dengan intens.


"Ayo Baby kita pulang!" Agam tidak ingin berlama-lama di cafe tersebut bersama dengan Sky, karena ia merasa pria itu tertarik dengan gadisnya.

__ADS_1


"Sebentar lagi Kak, ice cream ku belum habis."


"Kita pulang sekarang!" Agam berkata dengan tegas dan suara yang berat.


"Iya tapi—"


"Biar aku yang mengantar Baby pulang, jadi kau bisa pulang lebih dulu." Potong Sky.


Membuat Agam mengerutkan kedua alisnya. "Kau mengusirku?"


"Aku tidak mengusir, hanya ingin membantu. Kau terlihat sibuk jadi lebih baik aku yang mengantar Baby pulang."


"Kau—"


"Kau juga mengusirku?" tanya Agam tak percaya, bisa-bisanya Baby mengusirnya padahal dulu ia lah yang sering mengusir gadis itu.


"Kak A, aku hanya tidak ingin merepotkanmu." Bohong Baby.


"Tidak, kau harus pulang bersamaku! Kau lupa kita ini sudah..." Agam tidak melanjutkan perkataannya, saat tersadar ada Sky diantara mereka berdua.

__ADS_1


"Sudah apa?" tanya Sky dan Baby bersamaan.


"Sudah..." Agam bingung harus menjawab apa, haruskah ia jujur dengan status mereka yang sudah menikah ataukah merahasiakan status tersebut. Karena sejujurnya Agam belum siap jika semua orang tahu bahwa dirinya menikah dengan adik sepupunya sendiri.


"Kak kenapa kau diam?" Baby menunggu jawaban dari Agam.


"Sudah lupakan saja perkataan ku tadi, ayo kita pulang!" Agam menarik paksa tangan Baby keluar dari cafe tersebut hingga membuat ice cream yang dimakan gadis itu terjatuh.


"Tuh kan ice cream aku jatuh." Ketus Baby dengan wajah yang kesal.


"Nanti aku ganti!" Agam terus menarik tangan Baby menuju mobil mereka, tanpa menghiraukan suara Sky yang memanggil nama gadisnya.


"Tunggu Baby!" Sky memegang tangan Baby yang satunya.


"Hei lepaskan dia!" Agam menarik kasar Baby hingga membuat gadis itu jatuh ke pelukannya.


"Tenang Brother, aku hanya ingin memberikan ini." Sky menyerahkan nomer ponselnya pada Baby, karena ponsel milik gadis itu rusak jadi sudah pasti nomer ponselnya pun hilang. "Hubungi aku jika kau sudah sampai."


"Oke." Baby tersenyum seraya menganggukkan kepalanya, lalu masuk ke dalam mobil Agam saat mendapatkan tatapan tajam dari pria itu.

__ADS_1


Agam pun segera masuk ke dalam mobilnya dan memerintahkan supir untuk cepat pergi dari tempat tersebut, meninggalkan Sky yang masih berdiri menatap mobil yang ditumpangi Agam dan Baby yang menjauh dari penglihatannya.


"Baguslah kau lupa dengan semua yang terjadi, itu artinya kau juga lupa dengan rasa cintamu pada A." Gumam Sky dengan senyum tipis dibibirnya.


__ADS_2