Love You A

Love You A
Part 96


__ADS_3

"Nanti kita bicara, sekarang kalian masuk!" perintah David pada putranya.


Agam mengikuti apa yang diperintahkan Dad David, begitu pula Cleopatra yang membawa kekasihnya untuk masuk ke dalam mansion. Hingga kini tersisa Gemini dan David yang tengah saling menatap.


"Ini semua karena kau yang tidak tegas pada putri kita!" ketus Mini ingin beranjak dari tempat tersebut, namun langkahnya ditahan oleh David Mateo.


"Kita sudah membahas ini sayang, kau kan tahu kebahagiaan Cleo ada pada dunia modeling nya. Apa salahnya aku mendukung yang diinginkan putri kita?"


"Salah! Tentu saja salah, karena di dalam keluarga besar kita tidak ada yang berprofesi sebagai seorang model yang berfoto dengan pakaian mini bahkan bikini." Mini meninggalkan suaminya dengan perasaan kesal dihatinya.


Sementara David menghela napasnya dengan kasar, karena lagi-lagi harus bertengkar dengan istrinya karena Cleopatra. Padahal David hanya ingin menjadi Ayah yang baik dengan memberikan kebebasan pada putra dan putrinya, ia tidak mau memperlakukan ketiga putrinya itu seperti Dad Dimitri yang memperlakukan Kak Dila, karena ia merasa kasihan saat melihat kakaknya tertekan karena kelakuan Dad Dimitri yang sangat overprotektif.


Meskipun David membebaskan pergaulan ketiga putrinya, tapi ia menjaga ketiganya dari jarak jauh dengan menaruh bodyguard kemana pun ketiga putrinya pergi. Karena walau bagaimanapun David tidak ingin putri-putrinya diperlakukan tidak baik oleh para pria hidung belang seperti dirinya dulu. Dan selama ini yang dilihatnya, Cleo tidak pernah dipermainkan oleh para pria hidung belang, tetapi putrinya lah yang mempermainkan beberapa pria sekaligus.

__ADS_1


Ada rasa bangga dimana putrinya itu menjadi penakluk para pria sekaligus bisa menjaga dirinya dengan baik, tapi ada rasa takut kalau apa yang dilakukan Cleopatra yang selalu mempermainkan para pria itu, akan menjadi boomerang pada dirinya sendiri suatu saat nanti.


*


*


"A kau baik-baik saja?" tanya Baby, karena melihat suaminya diam saja sejak mereka masuk ke dalam kamar yang sudah di siapkan oleh keluarga Richard untuk mereka beristirahat.


"Aku baik-baik saja, kemarilah!" Agam menepuk dikedua pahanya.


"Kau pasti memikirkan kak Cleo?" Baby mulai mengusap rambut Agam, saat pria itu menenggelamkan kepalanya di ceruk lehernya.


"Em..." Agam hanya menjawab dengan singkat.

__ADS_1


"Kau pasti terkejut dengan penampilannya?"


"Em..." lagi-lagi ia hanya menjawab dengan singkat.


"Tapi menurutku penampilan kak Cleo keren dan modis, bahkan aku ingin mengikuti cara berpakaian —"


"Jangan macam-macam!" potong Agam dengan cepat. "Berani kau berpakaian seperti itu, aku akan mengurungmu!"


Baby tertawa saat melihat sikap posesif Agam, yang menunjukkan pria itu begitu mencintainya dan menjaganya. Sesuatu yang dulu hanya bisa diimpikannya, kini bisa ia rasakan setelah perjuangannya selama ini untuk meluluhkan hati seorang Agam Mateo.


"Kau dengar?" Agam menarik daun telinga istrinya.


"Iya aku dengar!" Baby mengusap telinganya dengan bibir yang mengerucut. "Tapi aku tidak janji." Gumamnya dalam hati, karena jika tidak salah ingat Cleo akan ikut pulang bersama mereka dan tinggal di Jakarta, itu artinya Baby bisa belajar tentang fesyen dari adik iparnya itu. "Oh ya, tadi kalian bicara apa saja?"

__ADS_1


"Tidak ada, lebih tepatnya belum." Agam memejamkan kedua matanya, mencari kenyamanan dengan mendekap tubuh Baby. Karena saat ini pikirannya sedang kacau saat mengingat bagaimana tampilan seorang Cleopatra Mateo, yang seperti wanita ****** dengan menggandeng seorang sugar Daddy.


__ADS_2