
David berteriak memanggil nama Aisyah dengan sekuat tenaga dan air mata yang membasahi pipinya.
"Aisyah
Madina"
David bingung apa yang harus dia lakukan,tim SAR dan gabungan polisi sedang meriksa semuanya,mereka coba menolong warga yang selamat,
David mencari ke arah warga yang di tolong oleh polisi,berharap dia dapat menemukan keberadaan Aisyah Madina Nina dan keluarga wa Hannah.
David terus mencari,dia terus memanggil mereka namun tak ada satupun yang merespon panggilannya.
"Mas cari siapa ?"
Tanya petugas SAR yang mengevakuasi korban longsor tersebut,
David pun mengatakan jika dia sedang mencari seluruh keluarganya,
Wa Hannah,pak Harun,Nina,Aisyah dan Madina,
David begitu sangat menghawatirkan Aisyah.
Melihat posisi rumah wa Hannah yang tertimbun longsor,David pun merasa jika mereka sudah tiada tertimbun tanah.
"Astaga apa semua ini,ini tidak mungkin,pasti tidak mungkin"
Teriak David histeris.
***
Sementara itu,Puspa dan pak Mamat sampai di Jakarta,pak Mamat pun membawa barang yang akan dia bawa ke Tasik.
Pak Mamat meminta Puspa untuk menunggunya di dalam mobil,Puspa pun menuruti permintaan pak Mamat.
__ADS_1
Di dalam mobil,Puspa mendengar kerumunan orang yang sedang makan di sebuah warteg sedang membicarakan bencana longsor yang menimpa kota Bandung,
"Astagfirullah,pasti semua orang disana sudah tiada,karena tertimbun tanah longsor"
"Ia kasihan ya"
Puspa yang mendengar obrolan mereka hanya diam dan tidak terlalu memikirkannya.karwna dia tidak tahu jika sebenarnya bencana longsor yang terjadi menimpa kampung wa Hannah,kampung yang baru saja dia tinggali.
Setelah semua dirasa cukup selesai,pak Mamat pun menawarkan makan pada puspa ,dia merasa kasihan karena dari tadi Puspa belum makan apapun.
"Ayo neng makan saja dulu ,sebentar lagi kita akan berangkat Tasik lagi"
Puspa merasa bersyukur bisa bertemu dengan pak Mamat,dia juga merasa jika pak Mamat adalah orang yang baik,
Puspa dan Madina pun akhirnya turun dan makan di sebuah warteg bersama pak Mamat.
"Ayo makan yang banyak neng,jangan malu,bapak yang bayar "
Dengan lahap pak Mamat menyuruh Puspa dan Madina untuk makan yang banyak.
Saat sedang makan,tidak sengaja Puspa melihat bayangan Zulham ada di sekelilingnya,
"Zulham"
Ucap Puspa melihat pria yang berdiri tepat di depan sebuah mini market,
"Apa benar itu Zulham,apa aku tidak salah lihat,"
Pikir Puspa saat melihat pria itu.
"Ah tidak mungkin,mungkin aku salah lihat,mana mungkin Zulham ada disini,dia ada di Singapura"
Dan ternyata pria yang Puspa lihat memanglah Zulham,
__ADS_1
Zulham yang sedang mencari keberadaan Puspa dan Madina untuk menyelamatkannya dari pencarian David.
***
David bersama tim SAR masih berusaha mencari keberadaan keluarga wa Hannah dan pak Harun,Aisyah,Nina dan Madina,
"Ayo terus cari mereka pak,saya mohon"
David bersikeras menyuruh tim SAR untuk terus mencari keberadaan mereka.
Berita bencana longsor itupun sampai pada Nina,
Dia sangat terkejut,dia langsung berlari menuju rumah Bu Siti,ibunya Puspa.
"Bu...Bu Siti"
Ucap Nina dengan napasnya yang dalam,
Bu Siti pun terkejut dengan kedatangan Nina yang terlihat sangat cemas.
"Ada apa Nina?"
Tanya Bu siti.
"Puspa bu.. Puspa "
"Ada apa dengan Puspa"
Nina pun menyuruh Bu Siti untuk melihat berita di televisi.
Bu Siti dan pak Sudrajat pun menyelam tv dan melihat berita longsor di Cimahi tepat di desa Kaliwungu tempat Puspa berada.
"astagfirullah Puspa anakku?"
__ADS_1
Bu Siti tidak percaya jika kampung yang di tinggali putrinya itu hancur lebur karena bencana longsor.
Bu Siti pingsan tak sadarkan diri dan membuat semua panik.