Madina Bukan Anak Haram

Madina Bukan Anak Haram
Pertengkaran


__ADS_3

Zulham yang bingung mengapa Puspa sampai menamparnya akhirnya bertanya,


"Apa yang sedang kamu lakukan? Mengapa kamu menamparku Puspa?"


Dengan wajah yang sangat marah, Puspa menggigit bibir bawahnya sendiri karena dia kesal dan benci pada Zulham untuk semua pertanyaannya.


"Kamu masih berani bertanya kenapa aku menamparmu?"


Dengan nada tinggi Puspa bicara kepada Zulham yang tidak mengerti apapun.


"Aku lihat sendiri kamu membawa Madina kedalam mobil dan membawanya, sekarang katakan dimana Madina? Cepat katakan?"


Zulham semakin tidak mengerti apa yang dimaksud Puspa, tuduhan apa ini, sungguh Zulham tidak suka dengan situasi ini.


"Cepat katakan dimana Madina? Jangan bawa dia pergi"


Ucap Puspa yang menangis tersungkur tepat di kaki Zulham.


Zulham yang tidak tega melihat Puspa menangis pun langsung meraih tangannya dan coba membangkitkan Puspa,


Namun Puspa menepis semua uluran tangannya.


"Jangan sentuh aku, kebalikan Madina, dimana kamu sembunyikan dia Zulham, cepat katakan aku mohon"


Dengan linangan air mata, Puspa rela memohon pada Zulham agar Madina bisa kembali padanya.


Zulham yang melihat semua cinta dan kasih sayang Puspa pada Madina ikut tersentuh dan menitikkan air matanya.


"Tenanglah dulu Puspa, aku mohon kamu tenang, ceritakan lah semua dengan jelas padaku, apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang kamu maksud kan tentang Madina?"

__ADS_1


Tanya Zulham pada Puspa yang masih dilanda api kemarahan padanya.


"Aku tidak ingin lagi kamu bicara apapun, aku ingin kamu mengatakan dimana Madina?"


Tegas Puspa kembali menanyakan keberadaan Madina.


Bu Fatimah yang tidak tahan melihat Puspa terus menangis akhirnya menjelaskan semua yang terjadi pada Madina kepada Zulham.


Bu fatimah mengatakan jika Madina ikut denganmu,


"Dari rekaman cctv sekolah, terlihat sekali nak Zulham membawa Madina masuk mobil Jeep hitam"


Mendengar kata mobil Jeep hitam, Zulham pun langsung panik.


" Mobil Jeep hitam, astaga apa itu Zamrun? Tapi darimana dia tahu? Dan sejak kapan dia ada disini?"


Dengan memperlihatkan foto mobil Jeep hitam dan potret Zamrun di ponselnya, Zulham mulai bertanya.


Tanya Zulham pada Bu Fatimah.


Puspa yang semakin tidak mengerti dan mencemaskan keselamatan Madina mulai bingung mengapa Zulham justru menanyakan mobil di ponselnya.


"Kamu jangan membagi alasan kamu lagi Zulham, aku mohon kembalikan Madina jangan pisahkan aku dengan dia, aku mohon"


Air mata Puspa semakin deras membasahi pipinya.


Zulham pun akhirnya coba menghubungi Zamrun, namun tidak bisa dihubungi, akhirnya Zulham memanggil satpam rumahnya dan bertanya,


"Pak Edi, apa kemarin saat saya di rumah sakit, ada yang datang kemari?"

__ADS_1


Tanya Zulham pada satpam rumahnya.


Pak Edi pun mengatakan jika tuan muda datang namun tidak lama setelah itu setelah datang seorang tamu pria tua dan seorang ibu sambil menunjuk ke arah Bu Fatimah.


"Tuan muda langsung pergi, dan sampai saat ini masih belum kembali tuan?"


Jawab pak Edi mengenai Zamrun.


"Tidak salah lagi pasti ini ulah Zamrun"


Ujar Zulham yang sudah mulai menemukan titik terang tentang alasan Puspa menamparnya.


"Zamrun, Apa maksud kamu ?"


Tanya Puspa yang tidak mengerti dengan apa yang terjadi.


"Ya, Madina pergi dengan Zamrun, tapi aku tidak mengerti darimana dia tahu keberadaan kalian?"


Tanya Zulham.


Puspa pun dibuat semakin tidak mengerti hingga karena takut dan cemas yang berlebihan .membuat tubuhnya kembali melemah.


Melihat Puspa yang sudah tidak berdaya, akhirnya Zulham pun meminta Puspa untuk masuk kedalam rumah dan istirahat.


"Kamu masih bisa menyuruhku istirahat? Kamu memang jahat Zulham"


Puspa pun akhirnya memaki Zulham untuk ke sekian kalinya.


kesabaran Zulham pun kini sudah tidak bisa dia tahan lagi

__ADS_1


.


__ADS_2