Madina Bukan Anak Haram

Madina Bukan Anak Haram
jangan tinggalkan ibu


__ADS_3

Zamrun dibuat bingung dengan semua pertanyaan pak Mamat padanya, apa yang harus dia katakan padanya.


Hati kecilnya juga sangat terkejut dan menyalahkan Zamrun untuk semua yang terjadi.


"Zulham, aku tidak akan pernah mengampuni mu, ternyata selama ini kamu tahu dimana anakku itu? Sial, aku tidak akan pernah mengampuni kamu Zulham"


Ucap hati Zamrun akan ulah Zulham.


"Saya tidak tahu harus menjawab apa pak? Tapi sepertinya itu semua akan kembali lagi pada Puspa. Apa dia bersedia menikah denganku?"


Jawab Zamrun tanpa berpikir apa yang sudah dia katakan akan mempengaruhi hidup Puspa.


***


Puspa yang saat itu sangat kecewa dengan semua pengakuan Zulham (Zamrun) padanya sangat marah, dia sama sekali tidak ingin melihat Zulham ada didekatnya.


"Menjauhkan kamu jahat Zulham, aku tidak ingin bertemu denganmu lagi, jangan temui aku dan Madina aku mohon, jangan usik kehidupan kami yang sudah bahagia"


Puspa memohon pada Zulham untuk pergi meninggalkannya.


Namun Zulham tidak sebodoh itu dengan menuruti permintaan Puspa padanya untuk pergi.


"Baiklah aku akan pergi, tapi dengan satu syarat,"

__ADS_1


Jawab Zulham memberikan syarat pada Puspa.


Puspa pun terdiam dan mendengarkan apa yang akan Zulham katakan padanya.


"Kali ini aku memberi penawaran pada kamu Puspa, penawaran yang harus kamu dan aku pilih. Dan ini mutlak.


Jika kamu memang ingin aku pergi, baiklah aku akan pergi tapi tidak sendiri, aku akan membawa Madina bersama ku dan memulai semua kehidupan kami di Singapura tanpa dirimu. Tapi jika kamu tidak ingin aku membawa Madina, maka kamu harus menikah denganku?"


Ucap Zulham membuat keputusan akan dirinya dan Madina.


Mendengar semua itu, Puspa sangat sedih, dia tidak ingin berpisah dengan Madina. Tapi dia juga tidak mau menikah dengan Zulham.


Kesendirian dihidupnya sudah membuat dirinya nyaman sendiri tanpa pasangan, karena Madina lah yang selalu menemani dirinya dan menjadikannya sebagai wanita kuat dan tangguh.


Jawab Puspa menolak Zulham dengan air mata kesedihannya yang tidak ingin berpisah dengan Madina.


"Kalau begitu terpaksa aku harus membawa Madina bersamaku, karena akulah ayah kandungnya, aku yang berhak membesarkan Madina daripada kamu, siapa kamu?"


Pertanyaan Zulham padanya sungguh sangat membuat hati Puspa sakit dan rapuh, dia tidak bisa membayangkan jika dirinya benar-benar akan berpisah dengan Madina.


Tanpa menjawab pertanyaan Zulham, Puspa pun pergi berlalu meninggalkan Zulham sendirian.


Air mata pun tak mampu Puspa bendung dengan semua yang terjadi saat ini,

__ADS_1


"Aku tidak ingin berpisah dengan anakku, aku biasa tiada jika harus berpisah dengan Madina"


Saat tiba di rumah, Puspa melihat Madina sedang asik bermain boneka yang dibawakan pak Mamat dan Bu Fatimah untuknya.


Puspa berjalan cepat dan langsung memeluk Madina dengan erat.


"Kamu anak ibu nak, hanya anak ibu, tidak ada yang lain "


Ucap Puspa saat memeluk Madina.


Madina kecil yang tidak tahu apa-apa pun bingung apa yang terjadi pada ibunya, karena tidak biasanya Puspa bersikap berlebihan seperti ini padanya.


"Ibu kenapa?"


Tanya Madina polos.


"Ibu mau Madina janji sama ibu, Madina tidak akan pernah meninggalkan ibu kan? Apapun yang terjadi?"


Ucap Puspa meminta Madina untuk berjanji.


Madina pun tersenyum pada Puspa dengan tulus


"Madina tidak akan pernah meninggalkan ibu, ibu jangan menangis ya"

__ADS_1


Madina pun memeluk Puspa dan mengusap air mata di pipinya.


__ADS_2