
" Maaf pak, saya tidak sengaja," ujar seorang pemuda dengan wajah menahan kesakitannya
"Maaf-maaf, emangnya dengan kata maaf bisa ngebalikin mobil gue jadi seperti semula apa, pokoknya lo harus ganti rugi kerusakan mobil gue," ujar Ferdi, sebenarnya itu mobilnya Arvan, tapi karena dia yang bawa pasti Arvan akan menyuruhnya memperbaikinya, dia gak mau dong ngeluarin banyak uang untuk memperbaiki mobil itu.
"Saya tidak punya uang untuk mengantinya pak, saya hanya seorang kurir yang penghasilannya gak seberapa, lagi pula saya adalah tulang punggung keluarga pak, untuk makan saja harus ngirit, saya mohon pak maafkan saya," ujar Pemuda itu dengan wajah memelasnya.
"Alasan saja lo, kalau gitu lo harus ikut ke kantor polisi," ujar Ferdi
"Jangan laporkan saya ke polisi pak," ujar Pemuda itu.
Brumm...Bruummm...
Sebuah Motir Gede melewati Ferdi dan berhenti di depan Restorant itu sehingga membuat Ferdi kaget dan semakin kesal.
"Lo tunggu di sini, urusan kita belum selesai," ucapnya lalu menghampiri pengendara motor ugal-ugalan itu.
Ferdi berencana menumpahkan kekesalannya pada pengendara motor itu tapi sebelum dia sampai di sana Pengendara motor itu melepaskan Helmnya dan terlihatlah seorang gadis cantik berambut panjang dengan bola mata biru yang sangat indah, Langkah Ferdi terhenti dan terpesona melihat kecantikan alami gadis itu.
"Hey..lo manggil gue ?" tanya gadis itu, Ferdi belum berkedip.Gadis itu menjentikan jarinya tepat di depan wajah Ferdi sehingga Ferdi pun kaget.
"Eh..iya.." jawab Ferdi
Melihat kesempatan itu pemuda tadi langsung melarikan diri.
"Ada perlu apa lo manggil gue ?" tanya gadis itu
"Tidak..saya hanya penasaran saja sama motor kamu, motornya bagus saya juga mau beli motor seperti itu tapi gak tau mau beli di mana, soalnya motor kamu itu unik," ucap Ferdi beralasan
"Ooo kalau itu lo ikut gue saja, kebetulan gue suka ngemodif Motor, gue masih banyak stok Motor yang sudah gue modif dan ini salah satu karya gue," ucap gadis itu.
"Tapi kalau sekarang saya tidak bisa, gimana kalau saya minta nomor ponsel kamu saja, nanti saya hubungi kalau saya ada waktu." ujar Ferdi
"Sini Ponsel Lo ," pinta gadis itu, Ferdi memberikan Ponselnya kepada Gadis itu dan terlihat gadis itu mengetikan sesuatu di ponsel Ferdi.
"Oke kalau begitu nanti aku hubungi kamu, oh ya nama kamu siapa ?"Tanya Ferdi
"Gue Cory," ucap Gadis itu mengulurkan tangannya.
"Saya Ferdi," ucap Ferdi lalu menyalami tangan gadis itu, aliran hangat mengalir ke seluruh tubuh Ferdi.
Sepertinya gue jatuh cinta pada pandangan pertama deh...jantung gue rasanya mau keluar ,, Batin Ferdi
__ADS_1
"Hai..saya mau pergi dulu," ujar Cory
"Iya pergi saja," ucap Ferdi , Cory tersenyum yang membuat Ferdi semakin di mabuk kepayang di buatnya
"Gimana gue mau pergi kalau tangan gue belom lo lepasin ," ujar Cory
"Eh..maaf..saya pikir sudah," ucap Ferdi lalu melepaskan tangan Cory
Cory tertawa sehingga menampakkan sederet gigi putihnya yang semakin membuat perasaan Ferdi meledak-ledak, ingin rasanya saat itu juga dia mengatakan perasaannya, tapi dia masih waras dan pikirannya masih normal.
"Oke...sampai jumpa lagi ya," ucap Wanita itu lalu masuk ke dalam Restorant itu dan Ferdi mengikutinya dari belakang, Dia melupakan keadaan mobilnya yang rusak parah itu.
"Loh kenapa Lo ngikutin gue ?" Tanya Cory
"Saya juga mau makan di sini," ucapnya
"Oooo," jawab Cory singkat
"Kamu mau makan juga ?" tanya Ferdi
"Gak sih, gue mau beli makanan aja di sini," ujar Cory
"Hey..gak secepat itu kali, kita baru bertemu loh, dan gue juga gak mau menerima sesuatu dari orang yang baru gue kenal, dan lagian gue masih sanggup bayar sendiri," ujar Cory yang membuat Ferdi semakin kagum padanya.
Biasanya Para Gadis sangat suka kalau ada yang mau bayarin makanan mereka, tapi Cory malah menolak tawarannya.
"Oh ya sudah kalau begitu, saya juga mau makan dulu, Nanti saya hubungi kamu ya," ujar Ferdi
"Oke.., " ucap Cory mengalihkan pandangannya ke arah pelayan itu.
"Berapa semua Kak ?" tanya Cory
"Semuanya Seratus enam puluh ribu mbak,"
Cory menyerahkan dua lembar uang seratus ribu kepada pelayan dan setelah mengambil kembaliannya dia pun pergi dari sana dengan mengendarai motor gede antiknya.
Ferdi mulai makan siang, dia belum menyadari kalau dia melupakan sesuatu.
"Bahagianya hati gue hari ini bisa ketemu bidadari cantik di sini, Ada untungnya juga kecelakaan itu," ucapnya terhenyak, dia baru menyadari kalau mobil yang dia tinggal itu Rusak parah di tabrak oleh pemuda itu.
Dia menaruh uang di bawah piring makannya dan langsung berlari ke arah Mobilnya.
__ADS_1
"Kemana perginya pemuda itu, Sial...dia melarikan diri, lagian kenapa gue bisa lupa sih sama ni mobil," ujar Ferdi Frustasi, bagaimana tidak, Gajinya pasti akan di potong untuk biaya perbaikan mobilnya Arvan.
"Sial banget sih gue hari ini, Gimana gue ngomongnya sama Arvan ya biar gaji gue gak di potong, Aagghhh...sial..benar-benar Sial..." ujarnya
Dia pun segera kembali ke Mansionnya Arvan, Di perjalanan dia kembali melihat motornya Cory di Jalan.
"Itu kan motornya Cory, kenapa dia Ke arah sini ya, apa rumahnya di daerah sini juga," guman Ferdi, kemudian dia mengklakson mobilnya sehingga Cory menghentikan Motornya.
Ferdi juga menghentikan mobilnya lalu membuka kaca mobilnya.
"Heh lo ngikutin gue lagi ?" tanya Cory tidak suka
"Enggak Justru saya mau nanya, ngapain kamu di daerah sini ?" tanya Ferdi
"Bengkel gue di daerah sini," jawab Cory
"Wah kebetulan dong, rumah Bos saya juga di daerah sini, kamu lihat rumah besar itu, itu adalah rumah Bos saya," ujar Ferdi.
"Loh itu Rumahnya Inces kan ," ujar Cory
"Kamu kenal sama Inces ?" tanya Ferdi
"Iya..dia itu pernah ngantar makanan buat gue pas pertama dia nempatin rumah itu, dia orangnya sangar ramah dan mudah berteman, emangnya Inces itu siapanya Bos Lo sih ?" tanya Cory
"Ooo..Inces itu istrinya Bos saya," ujar Ferdi
"Waah kok bisa kebetulan gini ya, Bengkel gue tepat di depan rumahnya Inces,"
"Ooo yang itu ya," tanya Ferdi, Cory menganggukkan kepalanya.
Tak sengaja Netra Cory melihat Bamper belakang Mobil Ferdi itu rusak dia segera menuju ke arah belakan mobil itu.
"Wah..parah sekali kerusakannya, biayanya pasti mahal nih," ucap Cory
"Iya..Tadi di Restoran ada yang tak sengaja nabrak mobil ini lalu melarikan diri," cerita Ferdi
"Gimana kalau gue aja yang perbaiki, karena lo anak buah suaminya Inces ongkosnya gue kasih discout deh, gimana ?" tanya Cory
"Emang kamu bisa ?"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1