Malam Kelam Princess Somplak

Malam Kelam Princess Somplak
MKPS 73


__ADS_3

"Ma..Mama..kok Mama melamun aja sih, ayo sini gabung sama kita," ujar Fariz memanggil Cory.


Cory berjalan menghampiri mereka yang sedang bermain mobil-mobilan yang di belikan oleh Ferdi buat Fariz.


"Ma..nanti kalau Mama dan Papa Ferdi menikah aku mau pakai baju seperti yang di pakai Papa Ferdi itu," ucap Fariz menunjuk ke arah Ferdi, Ferdi menggendong Fariz.


"Apa pun buat kamu sayang, Papa Ferdi akan selalu memberikan apa pun yang kamu mau asalkan kamu senang," ucap Ferdi lalu mencium pipi Fariz, Cory merasa Bersyukur sosok Ferdi hadir dalam kehidupannya, dia berjanji pada dirinya sendiri dia akan membuat Ferdi dan anaknya selalu bahagia.


*


*


Hari ini Arvan akan memulai rencananya dengan di bantu oleh Ferdi dan juga dukungan dari Inces tentunya, Arvan berencana membuat sebuah Drama yang akan membuat Kayla terbang ke angkasa tapi kemudian di hempaskan lagi ke Dunia bahkan sampai ke dasar jurang yang sangat dalam sehingga dia tidak akan menganggu lagi Rumah tangganya dengan Inces.


"Ar..kamu mau bawa aku ke mana sih ?" tanya Kayla yang merasa senang karena Arvan mengajaknya keluar.


"Kamu ikut saja, aku punya kejutan buat kamu," ujar Arvan lalu melajukan mobilnya menuju ke suatu tempat yang sudah di tentukan.


Akhirnya mereka sampai di sebuah Restorant yang sangat mewah yang ada di kota itu.


"Sebelum kita masuk aku akan tutup mata kamu dulu," ujar Arvan


"Kenapa harus di tutup sih Ar ?"


"Kamu ikut saja apa kata ku Kayla, nanti kejutannya gak surprise lagi kalau kamu duluan melihatnya," ujar Arvan


"Ya sudah Oke..


Arvan pun menutup mata Kayla dengan mengunakan sehelai kain berwarna hitam, setelah semuanya terlihat sempurna Arvan membawa masuk Kayla ke dalam Restorant itu dan mendudukkannya di Sebuah Kursi.


"Sudah boleh buka belom Ar ?" tanya Kayla


"Bukalah ," ucap Arvan

__ADS_1


Di saat Kayla membuka penutup matanya suara Biola segera melantunkan sebuah nada romantis yang membuat Kayla kaget dengan kejutan yang di siapkan oleh Arvan itu.


Terlihat Suasana sepi hanya ada mereka saja di sana, sebuah meja dengan dua kursi yang berhadapan dengan dekor yang sangat Indah dan dengan lilin-lilin yang menambah suasana romantis di malam itu.


Setelah Lantunan Biola selesai, beberapa pelayan datang dengan troli yang berisikan makanan kesukaannya Kayla dengan dua gelas Wine yang juga kesukaan Kayla.


"Kamu suka ?" tanya Arvan


"Aku suka banget Ar, aku bahagia banget malam ini sayang," ucap Kayla


Sebelum kita makan malam aku ingin mengutarakan Isi hatiku yang sudah lama aku pendam buat kamu Kay," ucap Arvan lalu memegang tangan kayla dan membawanya berdiri sambil mengambil kotak yang berada di saku jas nya.


"Mikayla Anderson, maukah kamu menikah dengan..."


"Aku mau ," ucap Kayla sebelum kalimat Arvan selesai.


Huff...Untung kata-kataku belum selesai tadi, aku sangat muak berakting seperti ini,, Batin Arvan


Arvan memakai Cincin itu di jari manis Kayla , Kayla pun segera memeluknya. Tapi hanya sesaat karena Arvan segera melepasnya.


"Iya Kay, aku akan mencari pengobatan untuk menyembuhkan penyakitku ini agar kita bisa bersentuhan nantinya, kamu bahagia kan ?" ujar Arvan


"Iya sayang, aku bahagia banget," ucap Kayla.


"Kalau begitu ayo kita makan ," ajak Arvan


Mereka pun akhirnya makan malam dengan di temani oleh cahaya lilin yang sangat romantis itu.


"Kayla..aku ingin segera menjadikan kamu sebagai pengantin, dan aku ingin itu berlangsung seminggu lagi," ucap Arvan


"Tapi Ar, kita kan belum ada persiapan apa-apa, bagaimana kita bisa menikah kalau semua belum di siapkan," ujar Kayla


"Kamu tenang saja Kay, semua sudah aku siap kan, Aku hanya menunggu jawaban dari kamu saja, dan sebelum akad nikah di gelar aku harap kita tidak bertemu dulu agar pernikahan kita nanti lebih sakral, itu sudah tradisi keluarga aku," ujar Arvan

__ADS_1


"Baiklah sayang, aku akan menunggu saat itu datang, oh ya bagaimana dengan baju pengantinku Sayang,"


"Soal itu Ferdi yang akan mengurusnya, nanti dia akan menghubungi kamu," ujar Arvan


"Oh iya..kita pulang yuk ," ajak Arvan


"Sayang ..aku masih mau berada di sisi mu, kok pulang sih, baru jam sepuluh," ujar Kayla Manja


Arvan tidak tahan kalau Kayla selalu menempel di Lengannya, dia ingin pulang dan membersihkan tubuhnya, Arvan merasa jijik sama Kayla yang sok polos dan sok suci itu.


"Kayla..menurut tradisi keluarga aku, setelah melakukan Lamaran tidak boleh berduaan dulu sementara waktu sampai Akad Nikah di adakan, kalau tidak nanti pernikahannya akan batal loh, kamu mau pernikahan yang kamu impikan itu batal ? enggak Kan," ujar Arvan ngarang Karena sudah sangat risih dengan keadaan itu.


"Kolot banget sih keluarga kamu Sayang, ini jaman modern loh, kok masih percaya sama yang begituan,"


"Berarti kamu gak cinta sama aku ya Kay, kamu meremehkan Tradisi keluargaku seperti itu," Arvan pura-pura ngambek.


"Hey..sayang..Jangan ngambek dong, iya deh iya sekarang kita pulang ya, aku juga gak mau kalau pernikahan kita batal karena ego ku ini," ucap Kayla.


"Makasih ya Kay, kamu sudah mengerti dengan keadaanku," ujar Arvan kemudian dia mengantarkan Kayla ke Mansionnya dan kemudian segera pergi dari sana.


Kayla Masuk ke Mansionnya sambil tertawa Riang seperti orang strees saja, dia menari-nari sambil menatap cincin yang bertengger di Jari manisnya.


Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan dalam hidupnya, setelah menunggu sekian lama dan menyingkirkan rintangan yang menghalanginya akhirnya sekarang hari ini datang juga di saat Arvan yang sangat dia cintai melamarnya, sungguh suatu kebahagiaan yang sangat besar buatnya.


Anak buah Kayla merasa heran melihat Tingkah Kayla yang seperti itu, mereka hanya senyam-senyum melihat Bos nya yang menari-nari gak jelas.


"Sepertinya malam ini Bos sangat bahagia ya ?" seorang Body Guard memberanikan diri untuk bertanya.


"Kalian benar, Tadi aku di lamar oleh Arvan..Lihat cincin ini bagus kan, aku sangat bahagia , karena aku lagi bahagia aku akan ngasih kalian tiket liburan ke Bali selama tiga hari," ucap Kayla


"Beneran Bos ?Asiik...Liburan kita, kalau begitu kita permisi dulu Bos mau siap-siap dulu buat besok," ujar Body guard itu.


Kayla menganggukkan kepala dan kembali menatap Cincin yqng ada di jari manisnya.

__ADS_1


"Mikayla Anderson mau kah kamu jadi Istriku..Aku mau Ar, mau banget..Aku sangat senang Arvan Sujono setelah sekian lama aku menunggu saat ini datang ternyata penantian dan perjuangan aku selama ini tidak sia-sia, aku janji akan menjadi Istri yang selalu mencintaimu selamanya Arvan Sujono," ucap kayla lalu pergi ke kamarnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2