Malam Kelam Princess Somplak

Malam Kelam Princess Somplak
MKPS 69


__ADS_3

Arvan kemudian kembali ke tempat di mana Kayla menunggunya, dia segera duduk di samping Kayla.Kayla sudah memesankan minuman ber Alkohol buat mereka, rencananya Kayla akan membuat Arvan mabuk.


Saat Kayla menyodorkan minuman itu Ke Arvan Ponsel Arvan berbunyi, Arvan mengangkat tangannya ke Kayla menyuruh Kayla menunggu sebentar karena dia harus mengangkat telponnya.


"Huh..siapa sih ganggu aja, jadi gak minum kan si Arvannya." ucap Kayla kesal.


Arvan sudah pergi dari sana, tak lama Ponsel Kayla Pun berbunyi, ternyata itu sebuah Panggilan Dari Arvan Dia segera mengangkatnya.


"Hallo Ar, kamu di mana ?" tanya Kayla


"Maaf Kayla gue pergi duluan, soalnya tadi Ferdi nelponin gue katanya gue harus segera ke kantor karena ada masalah sama proyek yang ada di Luar kota," ujar Arvan bohong


"Malam-malam begini ?" tanya Kayla


"Iya Kay, aku kan seorang CEO, ini juga buat masa depan kita nanti," ujar Arvan yang membuat Kayla tersenyum karena Arvan mengatakannya begitu.


"Baiklah, tapi kapan-kapan kita keluar lagi ya Sayang," ucap Kayla yang membuat Arvan mau muntah saja.


"Iya..udah dulu ya aku udah mau sampai kantor nih," ujarnya sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Gak apa-apa deh kali ini gagal, toh ini juga buat masa depan gue dan Arvan," guman Kayla lalu kembali ke tempatnya.


Dari arah pintu masuk datang seorang pemuda tinggi dan berotot yang sedang memasuki Club malam itu, mata Kayla seolah tak berkedip melihat ke arahnya.


"Siapa Dia, kenapa dia tersenyum ke arah gue ya ," ucap Kayla, pemuda itu menghampiri Kayla .


"Hai..apa kamu sendirian, aku boleh gabung gak ?" Tanya Pemuda itu


"Oh Tentu..," ucap Kayla


Dari pada gue bete tanpa Arvan lebih baik gue Have fun sama dia aja malam ini,, Batin Kayla


"Kenalin aku Thomas, nama kamu siapa ?


"Kayla," jawab Kayla sambil menyalami Thomas.


"Aku gak percaya kalau ada cewek cantik seperti kamu sendirian saja di sini," ujar pemuda itu


"Emangnya kalau cewek cantik gak boleh sendirian gitu ?


"Bukan begitu, apa gak bakalan ada yang marah kalau aku duduk bersama kamu, aku takut aja kalau aku berduaan sama kamu nanti ada yang datang tiba-tiba datang Nonjok aku gitu?" ujar Thomas yang membuat Kayla tertawa.

__ADS_1


"Tenang aja lagi, gak akan ada yang marah kok," ujar Kayla.


"Yuk turun..," Thomas mengajak Kayla Melantai


Selagi mereka Asih berjoget-joget ada seseorang yang datang ke meja mereka dan menaruh sesuatu ke dalam Minumannya Kayla.


"Huff..capek juga ya..kita udahan yuk ," ajak Kayla lalu mereka kembali duduk di tempatnya tadi, tanpa merasa Curiga Kayla langsung meminum minumannya tadi, senyum smirk terbit di bibir Thomas.


Lima menit berselang, Kayla merasakan panas di tubuhnya, dia sudah merasa tidak nyaman berada di sana.


"Kamu kenapa, kamu kepanasan ya?" tanya Thomas.


"Sepertinya aku capek banget, aku mau istirahat saja dulu di kamar yang ada di atas ," ujar kayla yang memang tau kalau tempat itu ada beberapa kamar yang di sewakan untuk pasangan yang ingin menghabiskan malamnya di sana.


"Biar aku antar," tawar Thomas.


"Gak usah aku bisa sendiri ," ujar Kayla lalu bangun dari duduknya, akan tetapi kepalanya mendadak pusing sehingga dia terduduk kembali.


"Sepertinya Kamu mabuk, biar aku antar saja," ucap Thomas Langsung membopong Kayla dan membawanya ke Sebuah kamar yang memang sudah di setting sedemikian Rupa oleh Thomas dan rekan-rekannya.


*


*


"Semua berjalan lancar, gila ternyata sudah bolong bro," ujar Thomas Blak-blakan


"Maksudnya ?" tanya Ferdi


"Iya Gue kira itunya masih tersegel tapi ternyata ...,Tapi gue suka keganasannya he..he.." ucap Thomas sambil tersenyum penuh arti.


"Mana Vidionya ?" Thomas memberikan Vidio itu kepada Ferdi dan Ferdi pun memberikan sisa pembayarannya yang sudah dia Janjikan pada Thomas.


"Senang bekerja sama dengan Lo Bro, Thanks ya..," ucap Thomas sambil mengecup segepok uang di tangan nya. Ferdi tersenyum lalu meninggalkan tempat itu.


Sementara di Kamar Itu Kayla sudah terbangun dan berteriak histeris ketika menyadari dirinya tanpa busana tergeletak begitu saja di atas Kasur yang ada di sana, dia kembali mengingat kejadian yang menimpanya semalam.


"Aaagghhh..Brengsek lo Thomas, gue akan cari lo kemana pun lo pergi, Gue harus segera pergi dari sini sebelum Arvan mengetahuinya," ucap Kayla bangkit dari tempat tidur itu lalu menuju ke kamar mandi, badannya rasanya remuk semua.


"Gue gak boleh hamil untuk yang kedua kalinya, kalau itu sampai terjadi gue akan bunuh lo Thomas," ujar Kayla kembali berteriak.


Setelah selesai Mandi Kayla bergegas pergi dari tempat itu dan dia tidak serta merta pulang ke Mansionnya melainkan menuju ke Markasnya.

__ADS_1


"Bos..!! tumben Bos ke sini ?" tanya Anak buahnya Kayla.


"Gue ada kerjaan buat kalian, cari orang yang namanya Thomas Dan bawa dia kehadapan Gue," suruh Kayla


"Fotonya mana Bos ?


"Gak ada, yang penting orangnya Tinggi dan kekar itu saja yang gue Ingat," ujar Kayla lalu beranjak pergi namun dia kembali berbalik ke arah anak buahnya.


"Oh ya..kalian harus menemukannya secepatnya, kalau tidak kalian semua akan gue pecat," ujar Kayla Lalu pergi dari sana.


Semua anak buahnya Kayla menjatuhkan Rahangnnya mendengar ucapan Kayla Itu.


"Bos ini gimana sih , udah Fotonya gak ada malah ngasih waktu hanya seminggu, lah kemarin saja nyuruh cari Wanita itu sampai sekarang belom ketemu juga yang jelas-jelas ada Fotonya," ujar salah satu anak buahnya Kayla.


"Iya nih kalau begini caranya gue mendingan di pecat deh, gue sudah gak betah kerja sama dia, mending gue bertani dari pada kena ancaman mulu kayak Gini," ujar Temannya.


"Mending di pecat beneran, kalau di pecat dari dunia ini gimana, mau lo mati muda, gue sih ogah ," ucap yang lainnya.


Mereka semua serba salah di buatnya, mencari Thomas yang di maksud Kayla tanpa Foto bagaikan mencari jarum di dalam tumpukan jerami.Tapi walau bagaimana pun mereka harus mencarinya sampai dapat agar jiwa dan raga mereka terselamatkan.


Arvan tersenyum puas karena hasil kerja Ferdi kali ini sangat memuaskan, dia sudah menonton hasil rekaman itu dan ternyata Kayla lebih kelihatan Agresif di banding si prianya.


"Ar..gue boleh dong intip dikit.. aja ?


"Gak boleh, nanti lo pengen lagi," ucap Arvan


"Kok lo boleh sih ?"


"Gue nonton hanya buat mastiin saja kalau Vidionya memang benar, dan pria itu tidak menipu kita." ujar Arvan


"Lagian gue kalau pengen tinggal pulang, nah elo mau di bawa kemana si Jeki kalau bangun?" ujar Arvan sambil tertawa.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hay..


hay..


hay...


DENDAM SANG PEWARIS

__ADS_1


Mau lewat ya..Brum..brummm...😁😁


__ADS_2