Malam Kelam Princess Somplak

Malam Kelam Princess Somplak
MKPS 68


__ADS_3

"Gue pilih yang itu dong, sepertinya agak sedikit longgar biar perut gue gak kelihatan buncitnya," ujar Inces


"Ya udah ini lo pakai aja, gue mau terusin main gaplek sama MY Husband, semangat ya Ces, anak Band pasti kaget melihat lo muncul lagi," ujar Nindy lalu pergi dari ruangan itu.


Setelah menganti bajunya Inces segera menuju ke panggung, dan sontak musik pun terhenti karena para pemainnya pada kaget melihat Sun yang telah lama gak muncul itu berdiri di hadapan mereka.


Pijar sampai mematung tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun.Morgan sang Bassis kaget saat Sun mulai naik ke atas panggung dan Alona sang Drummer langsung berhambur ke arah Sun alias Inces lalu memeluknya sambil menangis.


"Mbak Sun kita kangen banget sama lo, lo kemana aja sih selama ini, kita kangen manggung bareng lagi sama mbak Sun ," ucap Alona sambil menangis.Terlihat penyanyi baru yang tadi sedang menyanyi ternganga melihat adegan itu.


Semua pengunjung sampai terharu dan ada juga yang meneteskan air matanya.


"Udah ah, malu tau nangis kayak bocah, lagian gue sekarang ada di sini, udah yuk kita manggung, udah kangen nih," ujar Sun


"Sarius mbak Sun mau manggung lagi ?" tanya Alona


"Bukan manggung sih, gue hanya ingin menyumbangkan sebuah lagu saja, kan kasian mbak itu kalau gue manggung lagi , Tenang Mbak gue gak akan merebut job lo he..he..," ujar Sun yang membuat Penyanyi itu tertawa.


"Ini silahkan Mbak duduk di sini," ujar Penyanyi baru itu.


"Gak usah gue berdiri saja," ujar Sun


"Mbak Sun mau nyanyiin lagu apa ?" tanya Pijar


"Pertemuan dari bang Haji aja kali ya,"


"Oke Mbak Sun lanjutkan.."


"Di sini ada yang mau duet gak sama Sun ?" tanya Sun, cepat-cepar Arvan menunjuk tangannya dan ada beberapa orang lagi yang menunjuk tangannya, Sun turun dari panggung lalu melangkah ke arah Arvan dengan senyumannya lalu memegang tangan Arvan dan membawanya ke atas Panggung.


Semua bersorak, ada yang memuji keberuntungan Arvan yang di pilih oleh Sun, ya iyalah Arvan yang di pilih Wong dia adalah suaminya Sun alias Inces.


Musik mulai di mainkan, Dan Sun mulai menyanyikan lagu itu.


🎵Sun :Pertemuan yang ku Impikan kini jadi kenyataan. Pertemuan yang ku damba kan ternyata bukan Khayalan.


Arvan: Sakit karena perpisahan kini telah terobati . Kebahagiaan yang hilang kini kembali lagi.


Duet :Pertemuan yang ku Impikan kini jadi kenyataan .Pertemuan yang ku dambakan ternyata bukan Khayalan.


Ketika musik sedang melantun, tiba-tiba ada seorang gadis cantik berpakaian Seksi naik ke atas panggung dan melepaskan pegangan tangan Arvan dan Sun. Semua kaget termasuk Arvan dan Inces, Musik pun berhenti.

__ADS_1


"Ar..ngapain sih kamu pegang-pegang tangan dengan Penyanyi ini, kamu aja gak pernah pegang tangan aku," ucapa gadis itu yang tak lain adalah Kayla


Kayla yang baru mau nongkrong di sana melihat adegan Duet sambil pegang-pegangan tangan itu langsung naik darah.


"Apaan sih lo Kay, kita hanya duet saja kok ," ujar Arvan setelah berhasil menetralkan kegagetannya.


"Duet katamu, eh Cewek centil, lo itu jangan kecentilan deh sama pacar orang," ujar Kayla


"Siapa yang kecentilan sih, orang gue sudah punya suami, suami gue saja gak cemburu gue duet sama dia, sudah biasa kali kalau gue duet sama cowok di sini," ujar Sun


"Dasar gendut lo ," ujar Kayla


"Eh Mbak ini bukan Gendut, tapi Bunting tau gak, ganggu kesenangan gue aja lo," ujar Sun


"Sudah dong Kay, ini biasa kok, aku sering duet sama penyanyi di sini untuk menghilangkan rasa strees karena pekerjaan." ujar Arvan


"Ya udak kalau begitu kamu ikut sama aku, kita ke Kafe lain saja yang lebih bagus dari ini," ujar Kayla hendak menarik tangan Arvan namun Arvan menolaknya.


"Gue bisa jalan sendiri ," ujar Arvan yang membuat Kayla kesal.


"Kita pakai Mobil lo saja," ucap Arvan lalu masuk ke mobilnya Kayla. Kayla pun masuk dan duduk di balik kemudinya.


"Nanti ada supir yang ambil," ujar Arvan masih saja tidak menoleh, Kayla mulai melajukan mobilnya sedangkan Arvan sibuk memainkan ponselnya tanpa menoleh sedikitpun ke arah kayla.


Arvan mengetik sebuah pesan buat Inces yang berisikan kalau Arvan menyuruh Inces pulang pakai mobilnya saja dan kunci mobil itu ada di atas meja tempat dia duduk tadi.


Mobil Kayla berhenti di depan sebuah Club malam, Arvan kaget dengan semua itu.


"Kenapa lo bawa gue ke sini ?" tanya Arvan


"Kamu tadi kan bilang kalau kamu mau menghilangkan strees, ini tempat yang paling cocok buat kamu ," ujar Kayla


Dasar wanita gak bener, bisa-bisanya dia mengajak gue ke sini, gue akan membuat dia menyesal sudah ganggu kemesraan gue sama Inces,, batin Arvan


Mereka pun turun dari mobil lalu masuk ke sana, terlihat Penjaga Club malam itu sangat mengenali Kayla.


" Kita duduk di sana saja yuk ," ajak Kayla menunjuk ke arah Sofa yang ada di pojokan.


Suasana bising dengan suara dentuman musik membuat Arvan semakin tidak nyaman berada di sana.


"Kay..gue ke toilet dulu ya..," teriak Arvan karena memang suara musiknya terlalu kencang.

__ADS_1


"Apa..?


"Gue mau ke Toilet..,"


"Iya..," jawab Kayla yang terlihat asik menikmati suara musik itu.


Arvan buru-buru ke Toilet, saat berada di Toilet Arvan menelpon Ferdi.


"Ya Ar, Brisik banget sih di situ, ada apa ?" tanya Ferdi


"Lo cepat datang kemari, jangan lupa lo beli obat Perangsang," ujar Arvan


"Buat apa Ar, lo dimana sih brisik amat,"


"Gue lagi di Club, kayla yang bawa gue ke sini," ujar Arvan


"Apa..!!!


"Jangan belagak kaget lo, kita kan tau pergaulan Si Kayla, cepat lo ke sini dan bawa obat itu , gue punya rencana," ujar Arvan


"Oke gue segera ke sana," ucap Ferdi lalu memutuskan sambungan telponnya.


"Semoga Ferdi gak terlambat, gue gak bisa di sini terus, apa kata dunia kalau ada yang mengenali gue di sini," ujar Arvan


"Tak lama kemudian Telponnya kebali berdering, Ternyata Ferdi yang menelponnya.


"Lo dimana sekarang?" tanya Ferdi


"Lo sudah sampai, cepat amat ," ujar Arvan.


"Kebetulan gue lagi dekat dengan daerah Club itu, lo dimana ?


"Gue lagi di toilet, cepat lo ke mari," ujar Arvan sudah gak sabar ingin mengerjai Kayla.


"Oke," ucap Ferdi lalu segera menuju le Toilet Club malam itu.


"Untung lo cepat datang, sekarang lo cari orang yang mau di ajak kerja sama, Setelah gue pergi lo suruh dia mendekati Kayla dan.."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


DENDAM SANG PEWARIS kirim salam buat kalian semua..😊😊

__ADS_1


__ADS_2