Malam Kelam Princess Somplak

Malam Kelam Princess Somplak
MKPS 70


__ADS_3

"Ya Solo karir lah Ar, " ujar Ferdi


"Najis lo...Makanya lo cepat menukah sama siapa itu yang lo bilang kemarin ?" tanya Arvan


"Cory..,"


"Ya sama si Cory biar lo gak ber solo karier terus," ujar Arvan


"Ini juga lagi gur usahain Ar, lagian lo sih ngasih bonus kek sama gue, jangan asik ngancam saja potong gaji saja yang lo tau, sekali-kali bilabg kek, Fer Bulan ini lo gue kasih bonus gitu ," ujar Ferdi


"Iya...Lo atur aja ," ujar Arvan ambigu yang membuat Ferdi binggung.


"Maksud lo Ar ?"


"Iya lonatur saja pernikahan lo, biar gue yang bayarin EO nya," ujar Arvan


"Seriuso..," ucap Ferdi senang


"Iya..makanya lo cepat lamar si Cory-Cory itu agar si Jeki lo punya Rumah," ujar Arvan


"Makasih Ya Ar..lo rmang sahabat terbaik gue, I Love You so much..." ucap Ferdi hendak mencium Arvan.


"Eh mau ngapain lo, mau gue batalin ?" ujar Arvan, Ferdi menghentikan niatnya untuk mencium Arvan.


"Sekarang Rencana lo apa Ar ?" tanya Ferdi


"Gue akan melamar Kayla, kita lihat saja dengan keadaannya yang sekarang apa dia masih mau menerima gue atau Enggak," ucap Arvan


"Ya masih mau lah, lo pikir kemaren-kemaren dia masih Virgin gitu ," ucap Ferdi


"Lo tau dari mana dia sudah gak Virgin ?"


"Kemaren Thomas yang ngasih taunke gue kalau si kayla itu sudah bolong,"


"Kurang ajar si Kayla, dasar wanita gak ounya malu dia, masak gue mau di suguhin bekas orang sih, untung gue gak pernah menyukainya dari dulu," ujar Arvan


"Jadi gimana nih apa lo mau lanjutin Rencananya atau enggak ?


"Ya Lanjut lah, gue gak mau kalau Kayla itu terus nempelin gue kayak perangko,Gue risih tau gak, gue juga oengen ngenalin Inces sebagai Nyonya Arvan Sujono ke seluruh Dunia sebelum Anak gue dan Inces lahir,"


"Oke..kita lanjutkan rencananya," ujar Ferdi lalu membisikkan sesuatu di telinga Arvan, Arvan tersenyum menyerigai.


Sementara Inces masih di rumahnya Nindy.


"Ces..lo beneran gak mau pulang ?" tanya Nindy


"Iya..Gue kesel sama Arvan, masak dia nyuruh gue pulang sendirian sih, bukannya nyuruh Ferdi kek buat jemput gue," ucap Inces kesal

__ADS_1


"Mungkin Pak Ferdi juga sibuk kali Ces, dan lo kan juga mau semua masalah kalian itu cepat kelar atau mungkin Arvan butuh bantuan Ferdi untuk membantunya bebas dari mak lampir itu," ujar Nindy


"Iya juga sih Ndy, tapi gue pengen nginap di sini malam ini," ujar Inces


"Ya sudah deh kalau itu mau lo, lo telpon Arvan sana dulu ya, biar dia gak khawatir," suruh Nindy


"Iya..iya..calon emak satu ini kok bawel amat sih," ucao Inces lalu mengambil Ponselnya lalu menghibungi Arvan, Tapi dia kecewa karena ponsel Arvan tidak Aktif.


"Kenapa Ponselnya mati sih, sebel deh," ucapnya lalu menaruh Ponselnya kemudian dia kembali memejamkan matanya.


*


*


"Om kak Inces kok sudah dua hari gak pulang sih Om ?" tanya Amaira kepada Bian ayahnya Inces.


"Mungkin Kak Inces pulang ke rumah satunya lagi Maira, ayo cepat habiskan sarapan kamu terus kamu berangkat kesekolah nanti telat loh," Suruh Bian.


"Baik Om ," ucap Amaira.


Amaira masuk kemobilnya dan berangkat kesekolah.


Bruukkk...


"Aduuhhh..." pekik Amaira ketika bokongnya membentur lantai.


"Kamu gak apa-apa kan ?" tanya cowok itu


"Iya aku gak apa-apa kok, kamu anak baru ya ?" tanya Maira sesudah bangkit dari lantai.


"Iya..Tapi aku binggung ruangan Guru di mana ,"


"Ooo ruangan guru ya, ayo aku antar ," ujar Amaira menarik tangan Cowok itu lalu membawanya ke Ruang Guru.


"Ni ruangannya, masuk saja ke dalam," ujar Maira lalu pergi dari sana, cowok itu mematung.


"Hei..nama kamu siapa ?" tanya Cowok itu


"Amaira..! Jawab Maira sambil berlari menjauhi cowok itu.


Maira sudah sampai di kelasnya , Dia memang duduk di bangku paling pojok.


Terlihat Guru memasuki kelas itu dengan seorang Cowok yang tak asing bagi Maira.


Eh itu kan cowok tang tadi ya, ternyata dia sekelas dengan aku rupanya ,,Batin Maira


"Oke anak-anak, hari ini kita kedatangan murid pindahan dari Aceh , Ayo Nak perkenalkan nama kamu ," ujar Bu Sari.

__ADS_1


"Assalamuàlikum teman-teman, nama aku Umar aku siswa pindahan dari Aceh, salam kenal ya semuanya," ujar Umar


"Umar kamu duduk di bangku yang masih kosong itu," Suruh Bu Sari


Pandangan mata Umar menjelajah ke seluruh ruangan sampai matanya tertuju pada satu orang yaitu ke arah Amaira.


Senyum terbit di bibir Umar, Dia melangkah menuju ke arah Kursi yang masih kosong dan kebetulan ada di samping Maira.


"Hai..kamu gadis yang tadi itu kan ?" tanya Umar


"Iya he..he..," ujar Maira


"Hai aku Umar, kamu Maira kan ?


"Iya.., jangan ngomong terus pelajaran sudah di mulai tuh," ucap Maira lalu Fokus ke Depan memperhatikan apa yang di jelaskan oleh ibu Sari.


Bel Istirahat sudah berbunyi, Semua Siswa keluar dari kelasnya menuju ke Kantin tapi tidak dengan Amaira, dia masih saja berada di kelasnya, Umar yang melihatnya berjalan menuju ke arah Amaira.


"Amaira..apa kamu gak pergi ke kantin ?" tanya Umar


"Enggak, aku mau mengulang membaca lagi pelajaran tadi agar semakin Faham," ujar Maira


"Istirahat juga di butuhkan loh Maira, kalau kamu paksakan terus belajarnya nanti kepala kamu bisa pecah loh," ujar Umar


"Tapi aku gak lapar kok, kamu saja yang ke kantin, aku masih mau di sini," ujar Maira


Umar menutup buku yang di baca oleh Maira dan memasukkannya ke dalam Tas Maira lalu menariknya keluar menuju ke kantin.


"Apa-apaan sih kamu, kalau kamu mau pergi ke kantin ya pergi saja, jangan maksa dong," kesal Amaira.


"Loh kok marah sih, aku kan cuma berniat baik saja, belajar itu ada waktunya, sekarang waktunya Istirahat, lebih baik kita makan sesuatu dulu," ujar


"Aku kan sudah bilang kalau aku gak lapar, " ujar Amaira pergi dari sana, Umar Mematung di sana.


"Makanya lo jangan sok akrab sama dia, dia itu aneh tau ," ujar Salah satu cewek yang lagi makan di sana.


"Mending lo gabung sama kita aja ," ujar cewek satunya lagi.


"Gak usah makasih," ujar Umar lalu membeli dua botol minuman kemasan lalu pergi dari kantin itu


"Kemana dia Ya ," ujar Umar yang sekarang berada di bawah sebatang pohon mangga


"Di kelas gak ada, kemana sih Amaira,"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Karena miss N ke ingat masa-masa unyu miss N sewaktu SMP miss N sisipkan kisah Amaira dikit ya soalnya miss N mau reuni masa-masa SMP dulu 😁😁

__ADS_1


__ADS_2