
Lu Tian hanya tersenyum menarik panah energi lalu melepaskannya "bhusss..." 5 panah energi melesat dan saat melintasi semburan racun kelabang malam racun tersebut langsung meledak terbakar.
"aku kan sudah bilang, lawan mu bukan aku tapi guruku. kamu pikir aku akan kalah begitu saja?" Lu Tian memprovokasi
"Bocah kurang ajar bagaimana kamu bisa menembakan panah energi dengan perubahan unsur api?" Ye Nuwa bertambah marah
"Hei... muridku sedang sibuk nenek peot" Luo Xin menyerang dengan tebasan pedang api. Ye Nuwa menghindar.
Ye Nuwa juga melancarkan beberapa kali menyerang Luo Xin. Luo Xin hanya menghindar dan seperti bermain- main. Ye Nuwa juga tidak bisa mengukur tingkatan Luo Xin dan Lu Tian. jadi dia tidak yakin apakah tingkatannya di bawah 2 pendekar bertopeng ini atau tidak.
"siapa sebenarnya kalian, kenapa ikut campur urusanku" Ye Nuwa
"ohh... apa urusanmu?apakah itu sangat penting?" Luo Xin
"Tentu saja penting, kalau kamu mau membantuku orang yang menyuruhku pasti akan membayar sangat mahal" Ye Nuwa
"aku melakukan ini juga karena di bayar, bedanya orang yang membayarku jelas. dia seorang pangeran mahkota. kalo tuanmu bisa memberikan sesuatu yang lebih tentu aku akan pertimbangkan" Luo Xin sambil menyerang Ye Nuwa
"tentu saja tuanku juga orang penting. bila pangeran mahkota mati pasti dia yang akan naik tahta selanjutnya" Ye Nuwa
"kalau begitu aku tetap memilih pangeran mahkota, masih ada 2 pangeran lagi kalau pangeran mahkota mati tuanmu belum tentu bisa naik tahta" Luo Xin sambil menyerang kembali
"tentu kaisar akan memilih tuanku, pangeran ke 2 sudah terkenal jahat dan sering menyeran pangeran mahkota. tentu kaisar tidak akan memilih pangeran ke 2" Ye Nuwa
"kalo begitu aku akan memilih berpihak padamu, aku akan memberimu kematian termudah" Luo Xin mengeluarkan aura naga "Jurus pedang ilusi: tarian seribu pedang" tiba - tiba sekali tebas seribu pedang berterbangan ke arah Ye Nuwa. Ye Nuwa terlempar luka- luka dan memuntahkan darah
"kamu...kamu seorang pendekar suci?" Ye Nuwa kaget. berarti selama ini dia hanya bermain- main. Ye Nuwa mencari cara ingin kabur tapi Lu Tian sudah melemparkan tongkat batu ke 8 titik di sekeliling Ye Nuwa lalu mengaktifkan formasi penjara
__ADS_1
"dasar licik beraninya menjebakku" Ye Nuwa
"hahah..., dalam pertempuran, licik itu bagian strategi. bisa kamu bayangin saat matahari muncul kamu akan bagaimana?" Lu Tian
"Bocah sialan, beraninya kamu aku akan membunuhmu" Ye Nuwa menyerang namun tembok energi tidak bisa di tembus sekalipun
"jika kamu bekerja sama, kamu pasti bisa sembuh. di kotak itu ada 2 obat. makanlah yang berwarna Biru dahulu" Lu Tian, Ye Nuwa memakan obat berwarna biru
" apa ini, kenapa aku tidak dapat merasakan efek sama sekali" Ye Nuwa
" itu obat kejujuran. hahaha...." "yang mulia sekarang bisa menanyakan langsung padanya" Lu Tian
"siapa yang mengutus kamu melakukan ini?" Pangeran Yin Jun
"Yao Jianying" Ye Nuwa
"agar pengeran Yin Hongli bisa naik tahta" Ye Nuwa
"kamu bisa memakan 2 jenis tanaman itu dan pil hijau sekaligus. dengan tenaga dalammu kamu bisa mengeluarkan racun kelabang malam, waktumu tidak banyak sebentar lagi matahari terbit" Lu Tian
Ye Nuwa memakan semua tanaman dan obat yang di berikan, beberapa saat kemudian dia merasa sakit yang sangat menyiksa seluruh wajahnya memerah, uap panas keluar dari tubuhnya, tiba- tiba sekor kelabang malam yang ukurannya lebih besar keluar perlahan dari mulutnya selah keluar sepenuhnya ratu kelabang malam tergeletak lemas. disusul kemudian muntahan darah Hitam keluar dari tubuh Ye Nuwa. setelah itu Ye Nuwa pingsan. matahari menyinari Ye Nuwa namun tubuhnya tidak terbakar. sedangkang ratu kelabang malam mengeliat kepanasan dan terbakar.
Ye Nuwa di tahan di penjara dan juga sebagai saksi. Yao Jianying di jatuhi hukuman mati, sedangakan pangeran Yin Hongli melarikan diri.beberapa orang kepercayaan pangeran Yin Hongli yang terlibat dijatuhi hukuman mati dari kejadian ini terkuak perebutan tahta pangeran mahkota dan pangeran ke 2 semua karena rencana adu domba pangeran Yin Hongli. 10 hari di ibukota Louyang untuk melakukan pengobatan korban racun kelabang malam akhirnya selesai.
sebenarnya Lu Tian dan Luo Xin sudah ingin kembali ke sekte pedang bayangan namun kaisar dan pangeran menahan untuk tetap tinggal di istana selama 2 hari. selama 10 hari di ibu kota Lu Tian juga mengumpulkan informasi diantaranya sebuah organisasi penjualan sumber daya yang tidak bisa berkembang karena di tekan saingan usaha yaitu menara 7 harta. menara 7 harta berasal dari kekaisan Wei dia berhasil mennguasai pasar Wei dan Tang. sehingga mereka lebih fokus di kekaisaran Han. menara 7 harta. salah satu yang mendukung aliran hitam kekaisaran Han. itu sebabnya kemajuan sekte aliran hitam bertambah pesat.
pagi ini Lu Tian ingin pergi berjalan- jalan karena sudah berhari- hari memikirkan masalah racun kelabang malam. Putri Yin ingin ikut berjalan- jalan juga. Lu Tian sebenarnya ingin menolak tetapi terlalu lemah bila berhadapan dengan sang putri. akhirnya Lu Tian mengeluarkan sebuah topeng. dan menyuruh untuk berganti wajah agar tidak di ketahui mata- mata. mengikuti petunjuk yang di berikan tikus mata- mata Lu Tian sampai di salah satu toko kecil yang terlihat biasa saja
__ADS_1
"Yinyin kamu tunggu disini saja dulu ya, saya mau berbicara dengan pemilik toko ini" Lu Tian
"maaf apakah saya bisa bicara dengan penanggung jawab toko ini, saya ingin menjual sesuatu" Lu Tian
"mohon maaf barang apa yang ingin tuan muda jual" tanya pelayan
"tunjukan ini pada penanggung jawab toko ini bilang saya bisa menyediakan barang- barang ini dalam jumlah banyak" Lu Tian
"tuan muda silahkan tunggu dulu sebentar" pelayan bergegas menemui penanggung jawab
tidak lama kemudian pelayan datang" maaf menunggu, tuan silahkan! saya antar ke ruang VIP kami"
"silahkan duduk tuan muda" pelayan
Lu Tian duduk sambil memandangi di sekitar ruangan.
seorang gadis usia 15 tahun masuk ruang VIP
"mohon maaf tuan muda, menunggu lama. perkenalkan nama saya Hu Qixuan. saya penanggung jawab toko ini. kalau boleh tahu siapa nama tuan muda?" Hu Qixuan
"nama saya Lu Tian, sebenarnya ini toko atau organisasi Matahari merah? kalau ini toko berarti saya salah tempat" Lu Tian basa basi
Hu Qixuan tersenyum dan wajahnya berubah seriu "karena tuan muda sudah tahu, apa yang ingin tuan bahas dengan kami" aura membunuh dari penjaga yang bersembunyi terpancar, tapi Lu Tian hanya bisa tersenyum
"ada banyak yang ingin saya bahas, jadi sebaiknya tidak perlu ada yang di sembunyikan" Lu Tian mengeluarkan aura dewa penjaga dengan jurus ilusi juga tidak bisa bergerak."yang pertama masalah sumber daya, baik tanaman mau pun berupa pil jadi, yang kedua senjata energi" Lu Tian mengaktifkan busur energi mini dan memanah ke arah pengawal dengan jurus ilusi dan hampir mengenai kepala pengawal tersebut"
"keluarlah paman"
__ADS_1
"pendekar cerdas dan hebat seperti ini akan sulit jika menyinggungnya, untung saja dia tidak berniat jahat" pikirnya dalam hati. lalu keluar dari jurus ilisinya