Master Key

Master Key
Buah Cakra


__ADS_3

Sakura kaget melihat buah tersebut, dia langsung waspada.


"Kenapa tuan mencari buah tersebut?" Sakura


"karena saya membutuhkannya untuk membuat beberapa pil penguat stamina" Lu Tian.


"Berapa banyak yang anda mau?" Sakura


"sebanyak yang bisa saya dapatkan" Lu Tian


"Buah tersebut adalah buah cakra, saya memiliki beberapa buah, sebagai ucapan terimakasihku aku akan memberikannya padamu" Sakura lalu memberikan tiga buah cakra.


Lu Tian mengerutkan keningnya memandang buah tersebut. "Emm..., memang ini mirip tapi kenapa ukurannya kecil?" Lu Tian.


"kecil??" Sakura.


"Ya..., kecil buah yang saya inginkan ukurannya lebih besar, energi yang di kandungnya juga sangat banyak. jauh lebih besar dari buah ini" Lu Tian.


"apa kamu yakin?" Sakura


"Ya.. Bibiku mempunyai 1, dia menyebutnya buah darah. katanya disini ada lembah yang terdapat pohon besar yang yang memiliki banyak buah darah" Lu Tian.


"aku tidak mengetahui hal tersebut, karena buah-buah tersebut di tanam oleh kakeku. Kami memang memiliki banyak pohon buah tersebut tapi buahnya tidak ada yang lebih besar dari itu" Sakura


"Emm... kakekmu menanam pohon itu, Bisakah aku bertemu dengan kakekmu. mungkin dia bisa memberiku informasi yang saya butuhkan" Lu Tian


*


Sakura membawa ke sebuah desa bernama Kumo no mura. sebuah desa yang di kelilingi hutan bambu, ketika sampai di gerbang desa sebuah sungai dengan banyak ikan berwarna warni mengalir dari sebuah air terjun di gunung yang ada di belakang desa.


Di belakang desa terdapat gunung yang menjulang sangat tinggi dan terdapat 3 air terjun yang kemudian jatuh membentuk sungai. Tiga sungai mengalis membentuk satu sungai besar. sungai ini membagi desa menjadi 4 bagian, 2 bagian besar dan 2 bagian kecil. bagian besar di tempati masyarakat biasa 2 bagian kecil di tempati oleh para sinobi, di wilayah ini juga terdapat 1 bangunan paling besar yaitu balai desa.


Desa ini di pimpin seseorang yang di sebut Kage. Kakeknya Sakura adalah seorang Kage bernama Zuya Yamadachi namun masyarakat desa sering menyebutnya Kage Zuya.


"anak mudah terimakasih sudah menolong cucuku, aku sudah mendengar dari Sakura bahwa kamu mencari pohon cakra" Kage Zuya


"Benar tuan, bisakah menberikan saya informasi mengenai pohon cakra tersebut?" Lu Tian


"sebelum saya memberikan informasi tersebut dengarkan cerita saya.


Kami bukan berasal dari dunia ini. kami berasal dari sebuah tempat bernama Honshu. beratus-ratus tahun yang lalu, terjadi terjadi peperangan di Honshu. Kami keluarga Yamadachi dan beberapa pengikut melarikan diri.


suatu hari terjadi sebuah keanehan tiba-tiba sebuah hutan muncul di tengah sebuah danau. Kami para pelarian akhirnya memasuki hutan tersebut. tapi kami akhirnya sadar kami sudah ada di dunia ini dan tidak bisa kembali.


sekitar seratus tahun yang lalu, seorang petapa datang ke Desa ini, dia berkata bahwa akan ada seorang pemuda yang datang kemari untuk mencari pohon dewa cakra. Dia akan membantu kami kembali ke dunia kami yang sebenarnya.

__ADS_1


Dia juga memberikami kotak ini. Hanya orang yang di takdirkan yang mampu membukanya" Kage Zuya


Kage Zuya mempersilahkan Lu Tian untuk membuka Kotak tersebut. Lu Tian memperhatikan formasi pengunci tersebut.


"ini formasi yang sangat kuat, formasi yang sama yang melindungi batu dimensi di setiap kuil kuno" Lu Tian


"apa kamu bisa membukanya" Sakura memandangi wajah Lu Tian yang sedikit bingung.


"Aku belum bisa memastikan, butuh waktu untuk mempelajarinya" Lu Tian." Tuan Kage apakah boleh saya mempelajari formasi ini lebih dahulu?" Lu Tian bertanya


"tentu saja boleh" Kage Zuya. Lu Tian segera mengeluarkan kertas dan alat tulis dan menggambar formasi tersebut.


"Sakura antar tamu kita ke kamarnya untuk istirahat" Kage Zuya.


Lu Tian memasuki kamar dan memulai mempelajari formasi yang yang sudah dia gambar.


"Mungkin seperti ini, Lalu begini, begini. Hufff.. Masih gagal" Lu Tian menghela nafas.


"Tian kun, keluarlah kakek ku mengundang makan malam" Sakura


Lu Tian membuka pintu. di depan pintu sudah ada Sakura dan seorang pemuda.


"Sakura can, apakah dia orang yang kau ceritakan?" pemuda itu bertanya.


"Ya, dia yang menolongku" Sakura


"tidak pelu sungkan, kebetulan saya lewat dan mendengat suara pertarungan. lagi pula para penjahat tersebut terlalu berisik dan mengganggu makan siangku" Lu Tian


"kalau begitu ayo kita makan bersama" Motohiro


"apakah kamu sudah bisa memecahkannya?" Sakura


"ini adalah formasi tingkat dewa atau bahkan lebih tinggi, akan memakan waktu yang tidak sedikit. mungkin aku harus berada disini selama beberapa hari" Lu Tian


*


Di sebuah bangunan besar, di gerbang bangunan tertulis 'Yama no kage'


"Lapor tuan, kami tidak berhasil menangkap Sakura karena ada orang kuat yang datang dan menggagu kami. dia bahkan bisa bergerak sangat cepat dan memotong kepala tuan Kisura hanya dengan ayunan tangannya" anak buah melapor.


"apa kalian sudah memeriksa kemana orang itu pergi?" Yamada Muchi


"mata-mata yang tinggal di desa bilang dia saat ini ada di kediaman Kage Zuya" anak buah.


"aku ingin tau sekuat apa dia. jika dia sekuat yang kalian katakan itu artinya kita harus menunda penyerangan ke desa itu" Yamada Muchi

__ADS_1


"Tuan izinkan saya mengukur kekuatan orang itu dan mencari tahu dari mana dia berasal" Baku Zhima


"kalau begitu kuserahkan padamu" Yamada Muchi


*


Keesokan harinya Lu Tian keluar untuk berkeliling desa. Sakura semalam berjanji akan menemaninya.


"Tian kun, apakah kamu sudah siap?" Sakura


"Ya, kemana tujuan kita sekarang?" Lu Tian


"apakah kamu ingin melihat perkebunan buah cakra?" Sakura.


"Boleh, siapa tahu saya diperbolehkan belajar cara menanamnya" Lu Tian


"tapi sebelum kesana temani saya ke pasar terlebih dahulu" Sakura


"Baik" Lu Tian


desa ini tidak berada di bawah kendali suatu negarapun. asal mereka bukan dari Erland karena di daratan Erland tidak ada daerah bernama Honshu.


di Erland ada seutu daerah yang dihuni banyak sinobi. daerah tersebut bernama Amegure.


"Sakura, apakah kakekmu pernah melihat pohon dewa cakra?" Lu Tian penasaran.


"Tidak pernah, karena disana dihalangi oleh sesuatu. tidak ada yang bisa masuk kesana kecuali Kin san orang yang memberikan kotak itu ke keluarga kami" Sakura


"apa kegunaan buah cakra untuk kalian" Lu Tian


"untuk memulihkan Cakra kami" Sakura


"apakah aku boleh memeriksa tanganmu?" Lu Tian


"Haah..." Sakura bingung


"kemarikan tanganmu" Lu Tian, sakura mengulurkan tangan, Lu Tian segera memeriksa tidak lama kemudian melepaskanya.


"aku sedikit mengerti, Cakra yang kalian maksud mirip seperti tenaga dalam buat kami. tapi kualitasnya lebih baik dari tenaga dalam. namun jumlah yang bisa kalian simpan sangat sedikit. dan kalian tidak bisa menambah dengan sendirinya kecuali dengan memakan buah cakra?" Lu Tian


"Ya seperti itu. semua sinobi membutuhkan buah cakra. dahulu buah cakra ada banyak, hampir di setiap sudut hutan terdapat banyak pohon cakra. namun semakin banyak sinobi buah cakra semakin berkurang dan akhirnya banyak terjadi kekacauan akibat perebutan pohon cakra, hingga banyak pohon cakra yang di rusak untuk mengurangi kekuatan musuh. lalu Kin san datang dan mengajarkan kami bercocok tanam, dia juga me ngajarkan kami menanam pohon cakra" Sakura.


"apa benar kalian tidak bisa memulihkan cakra dengan sendirinya?" Lu Tian ingin memastikan apakah dia pura-pura tidak tahu atau tidak tahu caranya.


"kecuali kakeku. dia sudah sampai tahap Kyushu, dia bisa menyerap energi dari alam, dan bentuk cakranya sedikit berbeda bila kami hanya memiliki 1 lubang cakra, dia memiliki 2 lubang cakra, cakranya juga berbeda dari kami" Sakura

__ADS_1


"Emm.. aku paham, kakekmu di duniaku di sebut pendekar bumi, dia lebih kuat dari pada aku, aku tak menyangka ada seorang yang bisa mencapai pendekar bumi disini" Lu Tian


__ADS_2