Master Key

Master Key
Pertandingan Hari ke Dua 3


__ADS_3

setelah sempat di hentikan Lu Tian sesaat pertandingan kembali di lanjutkan pertandingan selanjutnya Zhu Xinxin melawan Song Hanyin.


dengan kemampuan Zhu Xinxin, Song Hanyin benar benar di bantai habis-habisan. apalagi Song Hanyin berani menggodanya sebelum dimulai pertandingan membuatnya semakin kesal, diambah Lu Tian yang tidak menonton penampilannya. setelah memenangkan pertandingan dia turun dengan wajah kesal.


pertandingan selanjutnya Fan Weili berhadapan dengan Mu Xuli. meskipun Fan Weili punya kemampuan baik dia akhirnya kalah karena akibat parasit sebelumnya tenaganya belum bisa pulih secara maksimal sehingga dia harus menerima kekalahan. Fan Weili turun dengan wajah sedih namun sebuah suara membuatnya kembali bersemangat.


"jangan bersedih, tetap semangat dalam berlatih. saat ini kondisi fisik dan staminamu belum sepenuhnya pulih. lebib baik kalah terhormat daripada menang tapi justru menghancurkan semua potensimu" Lu Tian tersenyum memberi semangat lalu kembali ke kursi penonton.


Zhu Xinxin dan Gao Nian kesal kenapa orang yang kalah juatru mendapat perhatianya."Dasar menyebalkan" ucap mereka dalam hati. sedangkan Yin Meiyin sedikit merasa cemburu. namun rasa cemburu itu tidak terlalu membakar karena malam itu Lu Tian menceritakan dengan jujur pandangannya terhadap gadis-gadis itu.


Dua pertandingan selanjutnya Luo Gu bisa dengan mudah mengalahkan Feng Xu begitu juga dengan Zheng Furu yang berhasil memetik kemenangan dengan mudah melawan Fan Hongxi. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya mengingat keduanya merupakan murid genius kebanggaan sekte gunung bunga persik.


yang menjadi fokus utama saat ini adalah murid sekte pedang kembar. Gu Niao melawan Mo Baiq, namun dalam pertandingan kali ini tidak ada menunjukan keanehan, Mo Baiq juga tidak menggunakan jurus aliran hitam.


namun kemampuanya dalam bertarung sangat jelas lebih berpengalaman. Gu Niao yang dianggap paling tangguh dan merupakan unggulan pertama tidak bisa berbuat banyak. Gu Niao terpakasa menyerah karena menderita banyak luka.


setelah istirahat beberapa jam pertandingan kembali di lanjutkan. Wang Xuxing melawan Mu Xuli. Wang Xuxing tidak menutupi kemampuannya seperti babak sebelumnya kecuali kemampuan special senjatanya.


kali ini Wang Xuxing menggunakan mode pedang untuk melawan pendekar pedang. kemampuan Mu Xuli juga tidak begitu bagus karena sebelumnya bisa menang dari Fan Weili juga karena Fan Weili belum sepenuhnya pulih.


Wang Xuxing menunjukan tehnik Ryo dia melangkah melayang di udara. lalu memutar pedangnya hingga membentuk pusaran angin. setelah pusaran angin stabil Wang Xuxing segera mengarahkan pusaran angin menuju Mu Xuli, Mu Xuli mencoba menghindari serangan, namun dia justru kaget karena tiba-tiba pusaran angin meledak dan Mu Xuli terlempar keluar arena.

__ADS_1


Wang Xuxing turun dari arena mencoba membantu Mu Xuli yang terbaring. tehnik Ryo sebenarnya adalah tehnik mengeraskan tubuh dengan menggunakan kekuatan jiwa petarung selama beberapa detik. namun seiring berjalannya waktu Ryo juga bisa di pakai mengeraskan benda. bahkan mengeraskan udara sehingga udara bisa menjadi tempat pijakan.


dipertandingan selanjutnya Mo Gu Berhadapan dengan Yin Chen. hasil pertandingan ini juga sesuai perkiraan. pengalaman dan kekuatan Yin Chen belum bisa menandingi Mo Gu. hanya semangat yang bisa membuatnya bertahan lebih lama, tapi disini ada yang membuat orang-orang tercengang Yin Chen bisa menggunakan tehnik Ryo tanpa sengaja. saat dia terlempar keluar arena selama 20 detik dia mengambang di udara sebelum akhirnya dia terjatuh karena panik.


"Haah...., jiwa petarung Yin Chen ternyata sudah keluar" Lu Tian sedikit kaget.


"kenapa jarang orang yang menggunakan jiwa petarung?" Tetua Chen penasaran.


"mungkin banyak yang sudah mengunakan secara tidak sengaja. tapi sekali lagi tehnik ini bukan dari dunia kita. tentu beberapa orang yang tau memiliki nama yang berbeda, dari buku yang saya baca manusia gunung memiliki tehnik bernama Xiru. yang bisa mengeraskan tubuh sehingga sulit untuk dilukai. menurut konsepnya tehnik ini mirip Ryo. hanya saja mereka hanya menggunakannya untuk pertahanan" Li Tian menjelaskan


"bukannya tenaga dalam juga bisa? apa bedanya?" tanya Tetua Chen


"kami hanya pernah mendengar jiwa pedang" Tetua Chen


"jiwa pedang merupakan jiwa senjata, jika kita mampu mencapai penyatuan jiwa dengan senjata kita, kita bisa mengubah semua bagian tubuh kita menjadi senjata. bahkan biji kecil yang kita pegang pun bisa menjadi senjata. dan dengan penyatuan jiwa dengan senjata. kita bisa mengubah bentuk senjata sesuai kemauan kita" Lu Tian.


"apakah kamu sudah mencapai penyatuan jiwa dengan senjatamu?" tanya Tetua Chen


"Belum, saya baru sampai memahami jiwa pendekar dan mempelajari konsep Ryo" Lu Tian


pertandingan selanjutnya Chu Qian melawan Shi Qu. pertandingan ini berlangsung sengit bahkan puluhan jurus sudah mereka gunakan. dan perlahan kemampuan Shi Qu juga juga menurun sekali lagi Lu Tian menghentikan pertarungan dan membiarkan Shi Qu menyerah. hal ini membuat hasil yang pertandingan tidak sesuai perkiraan.

__ADS_1


"apa yang sedang kamu lakukan anak muda?" Biksu Wu Hixi marah.


"senior, mari ikut saya, saya akan memberikan penjelasan" Lu Tian.


Biksu Wu Hixi mengikuti Lu Tian ditemani Bing Kun. setelah mendengar penjelasan Lu Tian Biksu Wu Hixi marah dan ingin membongkar semua kedok musuh.


"senior sebaiknya menjaga mereka. kami akan sangat membutuhkan bantuan senior dalam waktu dekat. dan jangan membahas apapun masalah racun pemakan roh diluar dari ruangan ini. hanya ruang ini yang kedap suara" Lu Tian


pertandingan selanjutnya Mo Baiq melawan Zheng Furu. Mo Baiq tidak seceroboh Chu Qian. dia bertarung dengan santai. menikmati setiap momen seperti petarung muda yang sedang bersemamgat. tapi satu hal yang membuat tetua yang menyaksikan pertandingan curiga. sikap tenang tersebut menunjukan dia seolah memiliki banyak pengalaman dalam bertarung.


Mo Baiq berhasil memenangkan pertandingan. Mo Baiq berhasil mengalahkan kandidat juara terkuat. dan di perkirakan bisa menjadi juara turnamen kali ini.


di tempat lain sedang berkumpul beberapa pendekar.


"Bao Ziqi bodoh, mengapa dia harus mengunakan jurus racun. apa ada yang curiga dengannya?" Kang Jian


"hanya bocah dari sekte pedang bayangan yang selalu turun dan menyuruh lawan Bao Ziqi menyerah. saya dengar dia punya kemampuan penyembuh. dia murid dari Lao Lee" mata-mata.


"apa dia ada membahas dengan panitia mengenai racun pemakan roh?" Kangjian


"tidak, begitu memasuki ruang pengobatan tidak ada yang bisa saya dengar. tapi setelah keluar mereka hanya membahas tahapan penyembuhan karena tidak ada masalah yang berat" mata-mata

__ADS_1


__ADS_2