
Siluman mengamuk di beberapa titik desa, warga terus-menerus berlari. Lu Tian turun dengan cepat dan mendarat di atas kepala siluman harimau. seketika kepala siluman harimau pecah, darah berhamburan dimana-mana.
Bai Luo juga tidak mau kalah. menghadapi 7 siluman rubah ekor putih, di bergerak bagai petir menebas setiap tubuh siluman hingga tidak mampu bangun kembali.
Lu Tian mengeluarkan pusaka pedang terbang dan pisau ilusi, dengan 1 perintah bunuh semua siluman penggagu desa. pedang pun melesat menuju siluman-siluman penggangu. begitu juga dengan 7 pisau ilusi yang beterbangan menuju setiap sudut. satu persatu siluman yang menyerang desa tumbang,
begitu pun Lu Tian semakin bersemangat, dengan langakah yang semakin cepat menebas siluman-siluman pengacau. pikiran Lu Tian semakin bertanya-tanya, kenapa ratusan siluman menyerang desa kecil ini.
Lu Tian terbang dan mengaktifkan panah tanpa batas dan menembakan panah ke arah siluman yang mengejar penduduk desa. disisi lain Bai Luo juga masih memburu siluman yang mencoba menyerang warga.
beberapa menit kemudian mayat siluman berserakan. namun tidak semua siluman mati sebagian melarikan diri memasuki hutan. pedang terbang dan 7 pisau ilusi juga kembali dan segera di masukan ke dalam cincin
"tuan pendekar, saya kepala desa mewakili warga desa mengucapkan terimakasih karena sudah menolong kami" ucap kepala desa dengan tulus
"kepala desa tidak perlu sungkan, kami kebetulan lewat dan ingin ke desa Guixa yang juga di serang siluman" Tetua Bai menjelaskan
"sebenarnya penyerangan siluman ini terjadi di ampir setiap desa sekitar gunung ini, desa yang memiliki dana yang cukup mereka bisa meminta bantuan sekte terdekat, tapi tidak desa kecil seperti kami" kepala desa
"berapa kali sudah terjadi penyerangan di desa ini?" tanya Lu Tian
"sudah beberapa kali terjadi, namun belakangan ini siluman yang menyerang semakin banyak" kepala desa
"Tetua Bai, sepertinya memang ini bukan penyerangan biasa. hal seperti ini biasanya terjadi karena 2 hal, pertama karena habitat mereka di rusak manusia, kedua ada yang mengendalikan mereka" Lu Tian menjelaskan.
__ADS_1
"jadi apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" tetua Bai
"Tetua Bai pergilah lebih dahulu ke desa Guixa, saya akan menyuruh Bos tikus dan master merpati menyelidiki hutan" Lu Tian
"kalau begitu, cepat informasikan bila menemukan sesuatu" tetua Bai kemudian melanjutkan perjalanan
Lu Tian membantu warga yang terluka sambil menunggu informasi dari Bos Tikus dan master merpati. Kepala desa juga segera membawa Lu Tian kerumahnya untuk beristirahat.
beberapa jam berlalu, Bos Tikus dan master merpati membawakan informasi yang cukup mengejutkan. karena serangan kali ini merupakan serangan bersekala besar. ada 8 desa di sekitar gunung bulan sabit dan semuanya diserang ratusan siluman. walaupun siluman yang menyerang hanya berumur 5 ribu tahun, tetap saja bagi warga biasa ini sangat membahayakan.
selain itu ada pergerakan aneh di salah satu kaki gunung yang membuat Bos Tikus dan master merpati tidak berani mendekat. ada sebuah kekuatan yang bisa mempengaruhi pikiran mereka, sehingga mereka segera kembali melapor. setelah menerima laporan Lu tian segera pamit pada kepala desa dan menyusul Tetua Bai.
Tetua Bai masih kerepotan dengan siluman yang menyerang desa Guixa. bukannya berkurang malah semakin banyak. sementara pendekar dari sekte yang terdekat dengan desa juga hampir mencapai batasnya.
Lu Tian melompat dari atap ke atap rumah penduduk sambil menembakan panah ke arah siluman yang masih menyerang pendekar yang kelelahan. tidak lupa dia juga melepaskan aura dewa untuk menakuti siluman.
anehnya setelah terkena aura dewa siluman segera kehilangan sifat agresifnya dan melarikan diri. Lu Tian segera menyerang beberapa siluman dengan aura dewa untuk memastikan kembali. dan hasil yang didapatkan sama. para siluman yang terkena aura dewa seperti terlepas dari ikatan dan terbebas.
hal ini membuat Lu Tian semakin yakin siluman tersebut dikendalikan oleh seseorang.
"semuanya dengarkan aku, pancing sebanyak mungkin siluman ke area ini. aku akan memutus hubungan siluman dengan pengendalinya" perintah Lu Tian.
Tetua Bai mendengar perintah Lu Tian segera menarik sebanyak mungkin siluman. begitu juga dengan pendekar sekte lain mengikuti perintah Lu Tian.
__ADS_1
"semua ikuti perintahku, bila saya suruh mundur segera mundur" kemudian Lu Tian menembakan anak panah ke 8 titik "semuanya siap-siap" Lu Tian mengatur kesiapan. "semuanya mundur 8 langkah kebelakang" mendengar perintah semua mundur 8 langkah kebelakang lalu dengan segera Lu Tian mengaktifkan formasi penjara mengurung para siluman.
"serahkan yang disini padaku, segera amankan warga" perintah Lu Tian. kemudian Lu Tian membuat sebuah formasi dan mengarahkannya kepada para siluman. seketika semua siluman berteriak menjerit kesakitan.
di dalam hutan seorang pria besar dengan mata merah yang tiba muntah darah.
"kurang ajar, ada orang yang mengganggu urusanku"
pria tua tersebut segera meninggalkan gua dan membawa beberapa pasukan mengendarai siluman menuju desa Guixa.
setelah Formasi penyerangan selesai para siluman sudah tidak agresif lalu melarikan diri. bukan hanya siluman yang ada di dalam formasi penjara. namun seluruh siluman yang dikendalikan sudah lepas dan kembali normal dan bergegas pergi meninggalkan desa.
pada dasarnya siluman ribuan tahun tidak berani memasuki wilayah manusia kecuali tersesat, rumahnya dirusak, mangsanya direbut, atau diusik siluman lain. tapi penyerangan dalam jumlah besar seperti ini benar-benar tidak lazim. kemungkinan mereka ngamuk karena habitatnya di rusak sangat kecil. jadi kesimpulannya mereka di kendalikan oleh sesuatu.
Lu Tian mengamati wilayah sekitar dari ketinggian dan mendapati ada pergerakan di kejauhan. mungkin beberapa jam lagi mereka segera sampai. secepatnya Lu Tian turun
"semuanya segera pulihkan diri, dan minta bantuan dari pendekar di desa sekitar, tetua Bai kembali ke sekte sekarang minta bantuan 100 orang. dalam waktu 1 jam sudah harus siap. beberapa jam lagi pengendali siluman sampai kemari" Lu Tian mengeluarkan batu formasi dan membuka gerbang. Tetua Bai segera bergerak memasuki gerbang dimensi.
"kepala desa, segera kumpulkan warga dan pergi mengungsi. bawa keperluan seadanya saja, pergi kearah barat laut sejauh yang kalian bisa." perintah Lu Tian
kepala desa segera memerintahkan warga untuk berkemas. mereka tau keberadaan mereka hanya akan menjadi beban bila ada pertempuran.
1 jam kemudian 100 orang pasukan dari sekte pedang bayangan sudah siap. beberapa pendekar yang tadi bertugas membantu desa sekitar juga sudah sampai.
__ADS_1
"semuanya ayo kita sambut para orang barbar, jangan sampai mereka memasuki desa dan merusak" Lu Tian mengajak semua orang menyambut musuh 1 kilometer dari pintu gerbang desa.