
Enam bulan berlalu waktu Huming dan Hilayan, Lu Tian bertarung dengan Raja siluman Kura-kura iblis es. Pertahanannya sangat keras, cangkangnya seperti berlian. Lu Tian kemudian mengeluarkan bola berwarna merah dan melemparkannya ke kepala siluman kura-kura.
Bola masih menempel di leher kura-kura, Lu Tian melancarkan serangan ke kepala siluman kura-kura tersebut, tapi kepalanya masuk ke dalam cangkang.
"Booom...." Bola yang Lu Tian lempar tadi ikut masuk kedalam cangkang dan meledak. Kepala siluman keluar cangkang dengan banyak luka. Lu Tian segera bergerak cepat dan menebas leher siluman, setelah ledakan terjadi indra pendengaran, dan penglihatan siluman kura-kura sedikit terganggu. Sehingga serangan yang Lu Tian lancarkan berhasil menebas kepala siluman kura-kura hingga putus.
Lu Tian menyerap Cahaya roh siluman. Badan Lu Tian terasa seperti terbakar, Lu Tian mencoba menstabilkan energi yang diserapnya. Tidak lama setelah itu tubuh Lu Tian bercahaya semakin lama semakin terang.
"Buuuzzz...." ledakan energi tercipta. Beberapa pohon di sekitar Lu Tian tumbang akibat ledakan energi tersebut. Garo juga terlempar beberapa puluh langkah. Proses pembentukan segel pohon selesai, Lu Tian segera melanjutkan untuk mengendalikan segel pohon dengan segel bumi yang sudah di pelajarinya beberapa hari lalu.
Lu Tian berkonsentrasi untuk menancapkan segel Bumi pada segel pohon. Segera setelah berhasil Lu Tian sudah mampu mengendalikan segel Bumi sampai gerbang ketiga. Lu Tian melanjutkan untuk menyerap Qi. Namun Qi yang terkumpul sangat sedikit. Padahal dia sudah mengunakan jurus pernapasan dewa naga.
"Tuan jika ingin mengumpulkan Qi ada berbagai cara. cara yang tuan pakai tadi sangat berguna namun hanya untuk mengisi kembali Qi, tapi cara paling efektif dengan menyerap kristal alam, kriatal alam berwarna bitu adalah kualitas paling rendah, ada yang berwarana ungu adalah kriatal alam kualitas sedang, dan yang berwarna merah adalah kriatal alam kualitas tinggi
Di dimensi mogu ada gua yang memiliki kristal alam kualiatas tinggi. Sebaiknya kita kesana untuk menyerap energi dari kristal alam" Garo
"Di sekitar sini juga ada gua yang memiliki cristal alam, masuklah aku akan segera terbang kesana" Lu Tian
Garo segera kembali, Lu Tian memasukan jasad raja siluman kura-kura. Kemudian terbang menuju Gua Sage. Beberapa saat kemudian Lu Tian sampai di Gua Sage. Yin Meyin sedang melakukan ritual suci.
"Sepertinya kamu sudah berhasil menembus tingkatan bumi, lebih cepat dari perkiraanku" Lu Shi Lia.
"Ya karena aku tidak mengikuti cara yang Bibi ajarkan" Lu Tian.
"Kamu memang selalu seperti itu dari dulu, ikutlah denganku aku tau tujuanmu kemari" Lu Shi Lia
Lu Tian mengikuti Lu Shi Lian masuk ke lorong lain Gua Sage dan menemukan sebuah ruangan yang dipenuhi kristal berwarna ungu.
"Seraplah sebanyak kamu mampu" Lu Shi Lia
"Apa aku boleh mengambil untuk ku simpan?" Lu Tian
"Tentu saja boleh. Dengan kristal ini kamu juga bisa memperkuat barang-barang yang kamu buat itu" Lu Shi Lia.
"Terimakasih" Lu Tian kemudian duduk untuk menyerap energi kristal alam yang di buat. Energi Qi terisi dengan cepat. Dalam beberapa tarikan napas energi Qi memenuhi gerbang pertama. 'Buuuzzz' Energi Qi menerobos gerbang kedua, 'Buuuzzx' Energi Qi berhasil menerobos gerbang ketiga sampai gerbang ketiga penuh Lu Tian membuka mata. Dia bisa merasakan energi yang ada di tubuhnya sangat besar, kecepatan geraknya meningkat, dan tubuhnya terasa lebih ringan.
"Tian'er kamu sekarang sudah bisa menggunakan delapan puluh persen kekuatan kami" Raja Naga
__ADS_1
"Karena aku sudah mencapai pendekar Bumi, sekarang waktunya kalian berevolusi, mari kita berburu siluman" Lu Tian. Kemudian mencari tahu tempat yang paling banyak dihuni siluman kuat di wilayah Hilayan. Dan menemukan sebuah pulau bernama pulau Jiwo. Di sebelah selatan daratan Hilayan.
Lu Tian menemui Lu Shi Lia untuk izin ke Pulau Jiwo
"Bibi, saya ingin ke pulau Jiwo. Untuk meningkatkan kekuatan Hewan suci" Lu Tian.
"Apakah kamu tau pulau Jiwo seperti apa?" Lu Shi Lia
"Ya disana banyak siluman berumur sepuluh ribu tahun atau lebih" Lu Tian.
"Disana adalah tempat suku siluman, jika kamu berangkat sendiri aku takut terjadi sesuatu denganmu. Lebih baik kamu tunggu Meiyin selesai dan pergilah bersamanya" Lu Shi Lia
Tidak lama kemudian tubuh Yin Meiyin memancarkan energi yanv besar yang mengitari tubuhnya. semakin cepat dan berainar semakin terang. 'Buuuzzz' ledakan energi yang besar tercipta. Yin Meiyin membuka mata dan ingin berdiri namun tubuhnya masih lemah dan akan jatuh. Lu Tian dengan sigap menahan dan menggendong Yin Meiyin menuju tempat beristirahat yang di tunjukan Lu Shi Lia.
Yin Meiyin tertidur, keesokan paginya Yin Meiyin membuka mata dan mendapati Lu Tian tersenyum kepadanya.
"Apakah sudah lebih enakan?" Lu Tian
"Em.., apakah aku tertidur sangat lama?" Yin Meiyin
"Tidak sayang, kamu baru tertidur sehari saja, makanlah sediki lalu minum ini" Lu Tian sambil membantu Yin Meiyin bangun.
"Minuman apa ini, rasanya sangat enak" Yin Meiyin
"Apa kamu menyukainya?" Lu Tian.
"Ia, rasanya sangat manis" Yin Meiyin tersenyum.
"Ya, itu memang manis, semanis dirimu" Lu Tian menggodanya. Yin Meiyin senang bercampur malu.
"Apakah kamu masih ingin istirahat?" Lu Tian.
"Tidak, aku sudah baikan" Yin Meiyin.
"Ohh..., jika masih ingin istirahat tidak apa-apa, aku akan menemanimu" Lu Tian sambil mengelus rambut Yin Meiyin.
"Sayang..." Yin Meiyin wajahnya memerah.
__ADS_1
"Ya sayang!, ada apa?" Lu Tian.
"Emm..." Yin Meiyin melirik sekeliling.
"Kenapa, bicara saja tidak perlu malu" Lu Tian.
"Emm..., Aku sudah berhasil mempelajari kitab Yin" Yin Meiyin dengan wajah memerah.
"Ohh..." Lu Tian awalnya biasa saja namun tiba-tiba dia sadar "apa benar kamu sudah bisa menguasainya?" Lu Tian.
"Em" Yin Meiyin mengangguk.
*
Malam harinya di dalam kamar.
"Apa sudah siap?" Lu Tian bertanya
"Em" Yin Meiyin masih malu.
Mereka sudah bersiap duduk di atas kasur saling berhadapan tanpa sehelai benangpun. Mereka segera memperagakan gerakan yang sudah di tunjukan pada kitab YinYang tentang ritual keseimbangan. Lalu dari tempat mereka duduk muncul sebuah lingkaran sihir kecil, kemudian merka saling mengenggam tangan. Dua lingkaran sihir kecil menyatu menjadi besar yang berputar cepat. Mereka mulai menyelaraskan kekuatan mereka kemudian berciuman. Lingkaran yang berputar perlahan melambat dan terbentuklah formasi YinYang. Seketika itu segel Yin yang ada di tubuh Yin Meiyin hancur Energi besar menyelimuti keduanya. Sepasang insan memadu kasih tidak perduli lagi dengan sekitarnya.
Sebelum mereka melakukan ritual semua Hewan suci di tubuh Lu Tian dikeluarkan dan berjaga disekitar Gua Sage. Lu Shi Lia juga pergi menjauh tidak ingin menggagu sepasang kekasih itu. Lu Tian juga sudah memasang formasi sehingga tidak ada suara yang terdengar keluar. Sudah 3 hari mereka di kamar dan belum keluar juga. Para hewan suci sudah mulai bosan. Lu Shi Lia juga sudah mulai kesal sekaligus iri.
"Kalau mereka tidak keluar juga hari ini akan kuhancurkan formasi yang dibuatnya" Lu Shi Lia
"Hei...hei..., kamu hanya iri saja. siapa yang suruh kamu tidak membawanya menemanimu disini" Nenek Walet.
"Itu karena dia, tidak menyukaiku" Lu Shi Lia
"Apa kamu segitunya merindukanku?" seorang pria duduk di atas pohon menatap Lu Shi Lia.
"Mau apa kamu kesini?" Lu Shi Lia
"Apa kamu juga ingin melakukannya?"
"Kin san..." Lu Shi Lia menunduk tapi mengangguk pelan.
__ADS_1
Kin san segera menggendong Lu Shi Lia kemudian menghilang.