
beberapa hari setelah Lu Tian kembali dari misi mengambil kitap racun bumi. Lu Tian melakukan pembersihan mayat siluman ular. kulit yang dimiliki siluman ular bisa dijadikan pusaka. setelah memisahkan kulit siluman ular dan dagingnya. Lu Tian segera menyimpan kulit siluman ular tersebut. sedangkan daging siluman di bagikan untuk di masak dan di makan penghuni sekte.
permata siluman di berikan kepada Luo Xin untuk membantunya membuka gerbang ke 7. 3 tanduk siluman ular di berikan ke Karasu untuk di jadikan senjata. bahkan tulang- tulang siluman juga bisa di jadikan senjata. empedu siluman di berikan ke ketua Liang untuk membuat tubuh menambah kekebalan tubuh.
1 bulan kemudian Karasu membawakan barang yang di pesan Lu Tian, sebuah gunting dan beberapa jaruam jahit. Karasu sendiri bingung kenapa Lu Tian minta dibuatkan jarum jahit dan gunting dari tulang siluman ular.
"terimakasih paman" Lu Tian
"kenapa kamu minta dibuatkan jarum jahit dan gunting" tanya Karasu
"itu untuk membuat seragam dari kulit siluman ular untuk pasukan khusus dan tetua sekte kita. itu akan menambah kekuatan, dan bisa menahan serangan pendekar suci" Lu Tian menjelaskan
"apa kamu bisa membuatnya?" tanya Karasu
"saya bisa membuatnya tapi saya tidak bisa membuat baju. itu sebabnya saya akan minta bantuan kakek ketua mencari yang bisa. dan kulit siluman tersebut sulit untuk di potong. jadi saya minta paman membuatkan dari tulang siluman ular" jelas Lu Tian
malam harinya Lu Tian mendatangi kediaman Ketua Liang bersama Luo Xin. di sana juga ada beberapa tetua besar. setelah memiliki system pertahanan yg lebih baik serta anggota yang cukup banyak sekarang tetua sekte terbagi 2 ada tetua biasa dan ada tetua besar. tetua biasa adalah mereka yang berhasil lulus tes dan berhak menjadi guru. sedangkan tetua besar yaitu tetua yang bertanggung jawab di beberapa devisi. contoh Karasu yang menjadi penanguang jawab persenjataan, tetua Bai yang menjadi pimpinanan pasukan khusus, Luo Xin menjadi penanguang jawab urusan aliansi, Lao Lee bagian pengembangan obat- obatan, dan masih ada bagian lain seperti komunikasi, pertahanan dan lain- lain.
total ada 10 tetua besar. termasuk Lu Tian yang bertanggung jawab mengenai bisnis dan sumber daya. namun selama ini Lu Tian selalu mencari alasan agar bisa bermalas- malasan jadi tanggung jawabnya selalu di berikan ke Chai Lunzi,
Chai Lunzi adalah pemuda yang di tahan kelompok serigala merah. keluarganya semua sudah meninggal saat desanya diserang. dulu dia mengikuti rombongan pedagang dan belajar beberapa keahlian sampai akhirnya rombonganya di rampok kelompok serigala merah. Lu Tian melatihnya dan mengajarkan pengetahuan tentang obat dan senjata. walaupun kemampuan bertarungnya tidak begitu baik. tapi kecerdasan dan tehnik pemanfaatan tehnologi dan formasi, dan racun bisa di bilang paling baik. sehingga dia bisa mencapai pendekar raja dan menjadi tetua serta menjadi wakil Lu Tian selama Lu Tian bermain- main atau tugas di luar sekte
"Tian'er katanya ada yang ingin kamu bicarakan?" ketua Liang
__ADS_1
"benar kakek ketua, bisakah kakek mencari orang yang bisa membuat pakaian untuk sekte kita? usahakan adalah orang kita juga. bila ini berhasil kedepannya kita bisa menjual pakaian pelindung" Lu Tian menjelaskan
"pakaian pelindung yang bagai mana? bukankah tetua Karasu bisa membuatkan?" ketua Liang
"tentu berbeda, apa kakek pernah mendengar pusaka baju sisik berlian?" Lu Tian
"baju sisik berlian, sepertinya dulu ada pendekar yang memiliki pusaka ini di kekaisaran Wei namun pendekar itu sudah lama menghilang" Luo Xin
"benar guru, baju tersebut dibuat dari siluman berumur 100 ribu tahun. ada 3 kulit siluman yang bisa di jadikan bahan pembuatannya. siluman tringgiling, siluman ular, dan siluman naga. saat ini kita sudah memiliki kulit siluman ular, dan benang jaring besi dari siluman laba- laba. jadi kita hanya butuh orang yang bisa menjahit pakaian. setelah pakaian tersedia saya bisa menambahkan formasi untuk lebih memperkuat" Lu Tian
"ahh... ini sesuatu yang baik. aku akan mengubungi Ibu Meimei untuk membuatkan. selama ini ibu Meimei yang membuat seragam sekte kita" Ketua Liang
"Kalau begitu, bahan- bahan dan alat yang di butuhkan ada di kotak ini. buat 1 buah terlebih dahulu untuk kita tes" Lu Tian
"tetua He tetua Yun apa ada informasi penting yang di dapatkan baru - baru ini?" tanya ketua Liang
"mata- mata menginformasikan aliansi aliran hitam sudah menemukan lokasi pusaka pedang terbang, namun mereka tidak berhasil mendapatkannya. sebap pemilik pusaka adalah orang sakti. sehingga mereka memilih mundur dan merencanakannya dengan lebih baik" tetua He
"burung- burung juga sudah menemukan tempat tinggal pendekar tersebut, lokasinya dinamakan Gunung Harapan" tetua Yun memperlihatkan gambar yang di buat merpati
"sepertinya kita harus kesana untuk memastikan pendekar tersebut, saat ini mereka kalah namun bila orang dari 7 menara harta turun pasti dia akan kerepotan" Lu Tian
" tetua He, tetua Yun terimakasih informasinya. laporkan bila ada informasi selanjutnya, Lu Tian segera kesana dan pastikan kondisi pendekar tersebut" Ketua Liang
__ADS_1
******
saat ini Lu Tian terbang mengikuti merpati yang mengetahui lokasi pendekar sakti tinggal. tidak jauh dari lokasi Lu Tian menemukan sebuah pondok kosong.
"permisi apakah ada orang di dalam?" Lu Tian
beberapa kali memanggil namun tidak ada suara. Lu Tian mencoba mencari di sekeliling rumah juga tidak menemukan orang yang di cari. jadi Lu Tian memutuskan berburu sesuatu untuk makan. setelah mendapat beberapa bahan untuk makan, Lu tian kembali menuju pondok dan mendapati seorang kakek sedang duduk santai sambil meminum teh.
"permisi kakek, apa kakek tinggal disini?" Lu Tian
"Tian'er..., kamu harus waspada orang tua itu sudah di tahap pendekar Bumi Qi tingkat 5. dia bukan orang yang mudah di hadapi" Walet emas
"benar, ada perlu apa anak muda datang kemari" Bai Cen hoi
" saya hanya ingin memastikan pusaka pedang terbang berada di tangan yang aman" Lu Tian
"apa kamu juga ingin merampas paksa pusaka itu?" Bai Cen hoi
"tentu saja tidak, awalnya saya ingin menyimpan pusaka tersebut agar tidak menimbulkan kekacauan, namun saya dengar pusaka tetsebut berada di tangan pendekar yang kuat. jadi saya kemari hanya ingin memastikan dan membantu bila aliansi aliran hitam datang dengan bantuan 7 menara harta" Lu Tian menjelaskan
"kalau begitu, apakah kamu bisa tenang pedang tersebut ada di tanganku" Lu Tian
"melihat tingkat yg kakek miliki. sepertinya saya tidak perlu cemas". Lu Tian
__ADS_1