Master Key

Master Key
Musuh Misterius


__ADS_3

"amitaba, Masih saja melakukan kejahatan, kelak hidup tak bisa tenang" Wu Ho


"senang bisa bertemu kembali dengan pendekar nomor 1 kekaisaran Han" Kangjian sambil memperhatikan angotanya yang mendapat serangan dari anggota sekte lonceng emas. belum lagi panah- panah energi yang beterbangan menyerang kelompok aliran hitam.


"ternyata bantuan 4 sekte besar sudah tiba lebih awal. kita dalam masalah besar" kata anggota menara bayangan


di sisi barat Ye Yenny dari sekte naga langit sudah bertukar beberapa puluh jurus dengan Tianba dari teratai racun.


"nenek Racun. apa kamu kira bisa memakai trik racunmu padaku" Ye Yenny


"Hehehe..., dengan racunku aku bisa membuat wajahmu kembali muda dan emm... dua daging itu sepertinya terlalu kecil hahahah..." Tianba


"Dasar Nenek genit, akan kubuat kamu mati hari ini, Naga mengamuk: tarian pedang" Ye Yenny


"seribu jarum siluman" Tianba


*******


Lu Tian masih melompat- lompat dari 1 atap ke atap yang lain sambil terus menerus memanah.


"tetua kecil pegilah lebih dulu ke istana Kaisar bersama tetua Luo dan senior Bing, biar kami yang membantu di sini, takutnya sudah ada yang menyusup ke sana" Liu Choi


"Baik, kuserahkan yang disini pada kalian" Lu Tian


Luo Xin sudah lebih dulu memeriksa kediaman Kaisar. untungnya belum ada musuh yang sampai. Luo Xin mengaktifkan formasi pertahanan di kamar Kaisar Yin Song. lalu bergegas memerintahkan untuk memperketat pengawasan dan meminta bantuan. Lalu berjaga memantau situasi dan melihat Lu Tian dan senior Bing sedang bergegas menyusul 2 penyusup bertopeng Ungu.

__ADS_1


saat ini, Bing Yu masih bertukar beberapa jurus. kempuan mereka cukup berimbang. jurus tipe api dan tipe es yang mereka gunakan menciptakan embun ketika saling bertabrakan. Bing Yu menyerang memaksa Liu Changhai keluar dari kediaman kaisar


"sepertinya ini lebih baik, lebih luas dari pada di dalam" Liu Changhai


"ya, kalau di sini jurusku bisa lebib maksimal" Bing Yu mengeluarkan hawa dingin "Jurus kelopak seribu teratai es" kemudian muncul bunga teratai es yang banyak di tanah, teratai es hancur dan kelopak bunga teratai es beterbangan di udara lalu berkumpul menglilingi Bing Yu


"seribu teratai es yang terkenal, akhirnya aku bisa melihatnya dengan mata sendiri" Liu Changhai mempersiapkan mengeluarkan jurus" Api iblis hitam: pusaran angin hitam" api hitam muncul bak pusaran angin lalu di arahkan menyerang Bing Yu.


'duar....' 'duar....' 'duar' ledakan terjadi ketika serangan bertabrakan api hitam padam berganti uap air berbentuk embun. namun yang aneh embun mengelilingi Liu Changhai dan kembali berubah menjadi kelopak teratai dan menyerang. bagai seribu pedang menyerang Liu Changhai mencoba menghindar dan menangkis serbuan kelopak teratai


di sisi lain Lu Tian berhadapan dengan Wang Xuemin, Wang Xuemin seorang pendekar raja tingkat akhir yang sudah terlatih, tentu saja tidak mudah mengalahkannya. mereka sudah bertukar beberapa ratus jurus dan belum terlihat kelelahan


tapi Lu Tian baru mengeluarkan 50% kekuatan. sifatnya yang masih kekanak- kanakan membuatnya sering ingin bermain- main dulu. sampai akhirnya Luo Xin memperingatkannya "Tian'er cukup bermain- mainnya masih banyak yang harus kita bantu"


"Baik guru" jawab Lu Tian lalu melihat ke arah Wang Xuemin " sepertinya aku akan serius sekarang"


"Tarian pedang dewa: seribu pedang menari" muncul banyak pedang energi di sekeliling Lu Tian mengitari Lu Tian, sesaat kemudian Lu Tian menghilang dari pandangan dan seribu pedang melesat ke arah Wang Xuemin, Wang Xuemin berusaha mengindar dan menangkis serangan Lu Tian namun tetap saja mendapat luka yang cukup parah.


"sial..., bocah ini sangat kuat. apa dia pedekar tua yang memakai ilmu awet muda, bahakan aku tidak bisa membaca tingkatannya" pikir Wang Xuemin sambil mengalirkan tenaga dalamnya untuk menghentikan pendarahan


"apa hanya segitu kemampuanmu? menahan seranganku saja tidak mampu, ingin menghancurkan formasi perhananku. huhh... Mimpi" Lu Tian


"Bocah kecil!, siapa kamu sebenarnya?" Wang Xuemin


"ahh... aku hanya anak kecil yang jalan- jalan di taman, hihihi...." Lu Tian bercanda lalu kembali melancarkan kembali serangannya.

__ADS_1


Wang Xuemin hanya bisa menghindar dan bertahan. luka yang di derita semakin bertambah. hanya bisa mengumpat karena bertemu lawan yang mengerikan anak berumur 7 tahun namun memiliki kemampuan melebihi pendekar raja akhir. "Dia bukan manusia, dia ini monster" Wang Xuemin mengumpat dalam hati


semakin banyak luka yang di terima Wang Xuemin. dia hanya bisa tergeletak tak berdaya setelah mendapat serangan fatal pada serangan terakhir


"Bocah kecil, sebelum aku mati aku ingin tau siapa namamu" Wang Xuemin


"Baik. namaku Lu Tian" jawab Lu Tian


"aku akan sangat bangga bisa mati ditangan calon pendekar no 1, sampai bertemu di neraka. hahahha.." Wang Xuemin tertawa sampai berhenti karena kepalanya terlepas dari tubuhnya


di tempat yang tak jauh Luo Xin sedang mengatasi musuh yang sudah berhasil memasuki gerbang dalam Istana kaisar. sedangkan Bing Yu berhasil mendesak Liu Changhai.


"ternyata, kelopak seribu teratai es memang hebat, meski begitu kami masih punya seseorang yang tidak bisa kalian kalahkan" Liu Changhai


"aku tak perduli siapa itu, hari ini aku harus mangambil nyawamu" Bing Yu kembali menyerang Liu Changhai.


Liu Changhai juga mengerahkan tenaga terakhirnya "Api Iblis Hitam: Ledakan matahari hitam"


'duar...' ledakan hasil jurus pamungkas tercipta, Bing Yu mundur 2 langkah dan sedikit mengeluarkan darah. sedangkan Liu Changhai termundur beberapa langkah dan memuntahkan banyak darah, selain itu juga separuh tubuhnya di penuhi api hitam. perlahan tubuh Liu Changhai terbaring api hitam melahap seluruh tubuhnya. termakan oleh serangan sendiri, sejak awal dia memilih bunuh diri


Luo Xin masih terus menyerang musuh yg terus berdatangan. Lu Tian juga dari kejauhan menembahkan panah energi. dia melihat Bing Yu yang sudah kelelahan dan segera mendatangi Bing Yu memberikan beberapa kacang es.


"senior makan lah ini. ini lebih baik dari obat penyembuh yang senior punya, aku harus kembali menahan pasukan musuh" Lu Tian


beberapa saat menahan musuh, situasi mulai terkendali. di timur barat dan selatan, pasukan musuh mulai terdesak. namun Luo Xin merasakan aura membunuh yang kuat. Lu Tian juga merasakan hal yang sama, cincin ayah Lu Tian bersinar menyerap aura pembunuh untuk mengurangi tekanan yang di rasakan Lu Tian.

__ADS_1


dari langit turun pendekar suci 7 gerbang hampir sempurna. "dasar sampah- sampah tidak berguna, mengurus tikus- tikus lemah seperti ini saja tidak becus" gumam pendekar tersebut


melihat pendekar suci yang bisa terbang Luo Xin bersiap- siap begitu pula Bing Yu. Lu Tian mempersiapkan beberapa barang khusus untuk antisipasi kemungkinan terburuk. "guru, senior bersiaplah menahan orang itu, saya akan ungsikan Kaisar dan keluarga" Lu Tian


__ADS_2