
Sekte aliran hitam kaget dengan berita yang mereka dapatkan salah satu sekte besar aliran hitam Sekte Teratai Racun dikabarkan diserang oleh dua orang pendekar bertopeng yang bisa terbang. Tujuh orang tetua dan Ketua Sekte Teratai Racun Lee Houxi gugur.
"Bagaimana ini Ketua, apakah mereka akan menyadari rencana kita?" Liu Fanxi
"Kita tetap jalankan rencana sesuai dengan instruksi Gou Moxi, meskipun mereka pendekar suci gerbang delapan. 7 menara harta memiliki tiga orang pendekar bumi. Bahkan salah-satu tetua sekte pedang bayangan hanya menjadi sampah di mata mereka. Bagaimana persiapan pasukan siluman?" Song Biun
"Sangat saat ini baru mencapai delapan ratus orang. Mereka bahkan setara pendekar suci gerbang ketiga" Wang Huilan
"Masih ada berapa lagi yang bisa kita bentuk" Song Biun
"Masih ada lima ratus orang lagi, namun mereka masih dalam perjalanan ke markas rahasia" Liu Fanxi
****
Lu Tian membuka mata, dia menatap Yin Meiyin yang masih tertidur memeluknya. Dia mengelus rambut Yin Meiyin dan ingin menciumnya tapi kepala Lis muncul membuyarkan suasana romantis itu.
"Apa yang ingin papa lakukan?" Lis
"Lis, tidak bisakah muncul saat kami sudah keluar kamar?" Lu Tian mengeluh
"Papa sudah janji akan mengajak aku jalan-jalan" Lis
"Huffft..., Baik papa mau mandi dulu, lalu kita pergi" Lu Tian, Lis selalu menagih janji Lu Tian di pagi hari saat dia baru membuka mata. Semalam seperti biasa Lu Tian berjanji sesuatu untuk menyuruh Lis tidur di dalam cincin. Kalau tidak Lu Tian tidak bisa melakukannya dengan Yin Meiyin. Tapi seperti biasa Lis akan menagihnya saat sudah membuka mata karena dia tidak mau lupa seperti dulu.
Saat akan berdiri Yin Meiyin membuka mata, "Mau kemana sayang?" Yin Meiyin
"Mau mandi dan menemani Lis jalan-jalan" Lu Tian
"Lis, bisakahan kembali ke dalam cincin?" Yin Meiyin
"Baik" Lis Menurut
Wajah Yin Memerah. "Aku tahu kamu masih menginginkannya, aku sudah meminta bibi menyiapkan permen yang banyak untuk Lis" Yin Meiyin.
***
Siang hari Lu Tian, Yin Meiyin, dan Lis berjalan-jalan di ibukota Luoyang. Lis mengajak mereka berkeliling melihat permainan-permainan. Seusai berkeliling Lu Tian membawa mereka menuju organisasi Matahari Merah.
__ADS_1
Hu Qixuan menyambut Lu Tian dan Yin Meiyin dan segera mengantar mereka ke ruang VIP. Lis sedari tadi mengamati Lu Tian. Kalau Lu Tian berani bersikap mesum dengan wanita lain dia akan segera menghajar Lu Tian.
"Tuan Muda apakah ini anakmu, dia imut sekali" Hu Qixuan menggendong Lis
"Hei... kamu tidak boleh bersikap genit pada papa" Lis
"Lis, dia Bibi Hu. Tidak boleh bicara begitu denganya" Yin Meiyin.
"Wahh.. dia bisa bicara" Hu Qixuan tersenyum sambil mencubit-cubit pipi Lis karena gemes
"Dia Phoenix yang berwujud manusia, tapi kami sudah menggapnya anak. Jadi jangan anggap dia anak kecil. Dia itu gadis cantik yang belum dewasa" Lu Tian
Lis menggembungkan pipinya menatap Lu Tian, tapi tidak menyerangnya. Lis melompat kembali ke pelukan Yin Meiyin.
"Nona He Bagaimana dengan informasi yang saya minta?" Li Tian
"Kami belum ada informasi mengenai Longtou, tapi kami mendapat beberapa informasi mengenai perjalanan budak dalam jumlah besar ke daerah sungai naga" He Qixuan
"Sungai naga?" Li Tian
"Sungai naga sebenarnya adalah anak sungai Zhuyang. Karena banyak orang yang sering melihat siluman menyerupai naga, jadi tidak ada yang berani kesana akhirnya penduduk desa didekat situ menamainya sungai naga. Lalu beberapa tahun lalu desa-desa di dekat situ banyak terbaka. Rumor mengatakan mereka diserang seekor naga" He Qixuan.
"Apakah kamu kemari hanya ingin bertanya informasi?" He Qixuan.
"Ahh..., untung nona He mengingatkan, apakah nona He berminat melakukan perdagangan lintas dimensi?" Li Tian
"Perdagangan lintas dimensi?" He Qixuan masih bingung
"Ada beberapa desa di dimensi Mogu, mereka adalah sekelompok Sinobi, namun sangat berbeda dengan sinobi di dunia kita. Mereka memiliki sumber daya ini" Lu Tian menunjukan buah cakra.
"Apa khasiat buah ini?" He Qixuan.
"Bisa meningkatkan kualitas darah" Lu Tian.
"Sepertinya bisa kita coba" He Quan bersemangat.
"Mereka tidak membutuhkan uang untuk saat ini, tetapi kita bisa secara bertahap mengenalkan mereka. Jika berminat nona He bisa kesana dengan giok ini" Lu Tian mengeluarkan giok kunci dan batu formasi menuju dimensi Mogu.
__ADS_1
Setelah membahas bisnis dengan He Qixuan, Lu Tian kembali berjalan-jalan dengan Yin Meiyin dan Lis. Lu Tian membawa Yin Meiyin dan Lis ke sebuah sungai yang sepi.
"Keluarlah sekarang atau aku akan memaksamu keluar" Lu Tian
"Hahaha..., Rupanya kamu bisa menyadari keberadaanku" seorang pria bertopi dengan topi petani dan jubah lusuh.
"Siapa kamu, kenapa mengikuti kami?" Lu Tian
"Tidak salah, anggota keluarga Lu memang hebat. Jika ayah dan ibumu melihatmu saat ini pasti akan sangat bangga" Pria misterius.
"Siapa kamu sebenarnya? kenapa kamu memiliki topeng ilusi?" Lu Tian.
"Untuk saat ini aku tidak bisa memberitahukanmu, tapi aku tidak bermaksud jahat. Aku hanya bisa memberikanmu ini" Pria misterius lalu mengeluarkan sebuah surat.
"Saya harap kamu bisa menyiapkan strategi untuk melawan mereka. Aku tidak bisa terlalu berlama-lama berbicara denganmu aku harus pergi" Pria misterius, kemudian bergegas pergi.
"Tian'er apa kamu mengenalnya?" Raja Phoenix
"Tidak, apa kakek tau sesuatu?" Lu Tian
"Dia mirip seperti seseorang di keluargamu, tapi aku tidak yakin" Raja Phoenix
"Sayang, apa ada masalah?" Yin Meiyin
"Tidak apa-apa, ayo kita kembali dan memastikan informasi apa yang dia berikan" Li Tian.
***
Lu Tian dan Yin Meiyin yang membaca informasi yanh di berikan sosok misterius tersebut. Sedikit tercengang. Karena musuh akan melakukan pergerakan bersamaan dengan rencana perang yang akan dilakukan kekaisaran wei.
"Mereka ingin menyerang istana dalam waktu dekat" Lu Tian.
"Tapi di sini dia memberikan lokasi markas pasukan siluman dan para aliansi hitam, dan 7 orang pemimpin 7 menara harta tingkat pertama" Yin Meiyin.
"Kalau begitu kita harus mendiskusikan ini pada aliansi putih netral dan juga pada ayah" Lu Tian
Lu Tian langsung meminta jendral Wu memanggil perwakilan aliansi putih netral untuk melakukan pertemuan di istana.
__ADS_1
Beberapa pasukan khusus Sekte Pedang Bayangan sudah di kirimkan ke wilayah sungai naga untuk menyelidiki lokasi markas rahasia musuh. Beberapa burung dan juga tikus pengintai juga di tugaskan kesana. Anggota Bayangan Suci juga harus bersiap-siap karena musuh yang akan di hadapai sangat kuat.
Lu Tian Yin Meiyin sedang duduk memandangi langit malam. Lu Tian masih memikirkan pria misterius yang memberinya informasi, Raja Phoenix menyebutkan nama Zhi Chenzen salah satu dari lima orang kepercayaan keluarga Lu.