Master Key

Master Key
Rencana Perlawanan


__ADS_3

pertandingan selanjutnya Wang Xuxing melawan Mo Baiq. banyak yang memprediksi Mo Baiq akan menang dengan mudah. namun sebelumnya Lu Tian sudah berpesan pada Wang Xuxing untuk memaksanya Mo Baiq mengeluarkan semua kemampuannya.


"sebaiknya menyerah sekarang sebelum terlambat, aku tidak akan segan-segan kali ini" Mo Baiq


"apa kamu pikir hanya dirimu yang menyimpan kekuatan" Wang Xuxing


"murid sekte pedang bayangan memang menarik, kakekmu pasti akan sangat bangga padamu" Mo Baiq


mereka memulai pertarungan, sama-sama memiliki ketenangan pertarungan mereka berimbang. beberapa kali bertukar jurus Wang Xuxing mampu mengimbangi Mo Baiq.


"Sebaiknya segera gunakan jurus rahasiamu sebelum terlambat" Wang Xuxing.


"silahkan kamu gunakan jurus rahasiamu, aku juga ingin melihat kemampuan unik sekte pedang bayangan" Mo Baiq.


Wang Xuxing menurunkan level beban dari 50 menjadi 40. lalu mengunakan langkah petir, dalam sekejap Wang Xuxing menghilang. Mo Baiq bersiap menerima kejutan, dia tersenyum melihat gerakan Wang Xuxing.


"ternyata hanya segitu saja, jangan bermain permainan anak kecil denganku" Mo Baiq.


dia mencoba menghindari serangan Wang Xuxing yang muncul didepannya. dia tidak akan terkecoh oleh bayangan petir seperti Zhu Xinxin saat melawan Liang Mei. namun perkiraan Mo Baiq salah yang muncul di depannya bukan bayangan tetapi Wang Xuxing yang asli. dia sedang melakukan gerakan tusukan. Mo Baiq audah merasa cukup menjaga jarak.


Mo Baiq terkejut karena merasakan perutnya tertusuk, dia menatap ke arah perutnya yang mengeluarkan darah.


"ini bagaimana bisa?? seharusnya aku sudah ada di jarak aman, kalaupun dia mengunakan tenaga dalam untuk membelah udara harusnya aku bisa melihatnya" Mo Baiq terkejut dengan jurus yang di gunakan Wang Xuxing. sambil berfikir dia segera menghentikan pendarahannya.


"hihihi...., tidak rugi aku menanamkan konsep Ryo pada mereka berdua. mereka bisa memahaminya dengan cepat" Lu Tian.


"padahal kamu hanya menunjukan pada mereka 1 kali, tapi mereka sudah bisa mengembangkan dengan sendirinya" Tetua Chen.


"Ya, yang paling sulit menumbuhkan jiwa petarung, sehingga mereka tidak bergantung pada tenaga dalam. saat ini jika mereka melepas seluruh bebannya kemampuannya bisa setara pendekar raja" Lu Tian.


"apa sehebat itu?, dibandingkan saya siapa yang lebih kuat?" Tetua Chen


"Tetua Chen itu harusnya ikut ke Huming. lagi pula Tetua Chen sudah lebih dulu belajar Ryo dari paman Karasu, harusnya lebih kuat dari mereka, kenapa harus menunda ke Huming?" Lu Tian


"hihihihi..., aku sudah punya janji pada seseorang" Tetua Chen.

__ADS_1


kembali ke arena pertarungan. dengan kemampuan Wang Xuxing ditambah tehnik Ryo, Mo Baiq benar-benar terdesak dan menderita beberapa luka. untungnya dengan ketenangannya, dia tetap tidak mau menggunakan jurus selain milik sekte pedang kembar.


"semangat kakak Wang" Liang Mei


Gao Nian melihat penampilan Wang Xuxing. "seperti inikah kemampuan sekte pedang bayangan. kami benar-benar meremehkan mereka. banyak sekali jurus yang tidak pernah di lihat sebelumnya" pikir Gao Nian dalam hati.


semakin terdesak Mo Baiq akhirnya tidak memiliki pilihan lain, dia sengaja membuat kabut debu untuk menyembunyikan juruanya. dia bergerak sangat cepat bahkan melepaskan aura membunuh.


Wang Xuxing secepatnya mengunakan tameng untuk menyerap jurusnya dan mengeluarkan hempasan angin untuk menghilangkan debu.


jurus tapak serigala hitam menghantam tameng. namun kekuatan serangan pendekar suci lebih besar dari kemampuan menyerap tameng. Wang Xuxing terlempar keluar arena. Lu Tian sudah muncul untuk mengakap Wang Xuxing.


Wang Xuxing berdiri dengan mulut mengeluarkan darah. Lu Tian segera menyalurkan tenaga dalam untuk menyembuhkan Wang Xuxing.


"sekte pedang kembar memang benar-benar memiliki pendekar muda yang hebat" Lu Tian tersenyum memuji


"sekte pedang bayangan juga memiliki tehnik rahasia yang hebat" Mo Baiq


sedangkan para pengawas sudah yakin orang-orang sekte pedang ganda adalah penyusup.


dan pertandingan hari ke dua selesai, peserta yang akan tampil di babak final besok adalah Liang Mei dan Yin Meiyin, Mo Baiq dan Chu Qian.


didalam ruang perawatan. Lu Tian sedang meneluarkan racun dari dalam tubuh Mo Gu. untungnya racun tersebut baru saja masuk ke tubuh, jadi tidak sulit untuk mengeluarkannya. setelah selesai melakukan pengobatan Wang Xuxing berbincang sejenak dengan Lu Tian.


"Guru, apakah aku berhasil?" Wang Xuxing.


"tentu, kamu melakukannya dengan baik. mungkin tidak banyak yang menyadari tapi para pengawas pasti tau siapa orang-orang itu" Lu Tian.


"jika saya membuka seluruh segel beban apa aku bisa menahan serangan tersebut" Wang Xuxing penasaran


"tidak bisa, bahkan jika kamu menambahkan Ryo ke tameng. tameng tidak pecah tapi kamu tetap akan mengalami luka, tanganmu bisa hancur menahan beban yang diterima tamengmu" Lu Tian.


"kalau begitu aku harus lebih berlatih lagi" Wang Xuxing.


"selepas turnament ini kita akan berlatih bersama di Huming. musuh yang kita hadapi saat ini hanya sebuah kerikil saja, dunia ini luas tapi semesta jauh lebih luas. kita kembali istirahat. jangan membahas apapun sebelum tiba ditempat iatirahat. nanti malam jangan keluar kemanapun, akan ada pertemuan yang harus di hadiri" Lu Tian

__ADS_1


malam harinya Lu Tian sudah pergi ke tempat pertemuan. namun ada orang yang mengetuk pintu. Wang Xuxing membuka pintu. seorang wanita cantik berdiri di depan pintu.


"apa lukamu sudah sembuh?" Gao Nian


"sudah tidak masalah, Guru sudah menyembuhkannya. ada apa kemari?" Wang Xuxing.


"apakah kamu mau menemaniku berjalan-jalan?" Gao Nian.


"emm..., baiklah" Wang Xuxing. lalu mereka berjalan bersama.


Liang Mei yang merasa ada yang mengetuk pintu keluar dan mendapati Wang Xuxing berjalan bersama Gao Nian. Liang Mei mengerutkan kening.


"mau kemana kakak Wang dengan siluman wanita itu, jangan-jangan dia mau memanfaatkan kakak Wang untuk mendekati Tian'er" pikir Liang Mei. lalu mengikuti mereka yang sedang berjalan.


Lu Tian dan para tetua yang mengawal murid sekte mereka yang hadir bertanya-tanya, kenapa panitia tiba-tiba mengadakan pertemuan.


Lu Tian berdiri untuk berbicara, sedangkan tetua yang hadir masih penuh tanda tanya


"siapa pemuda ini?"


"dia kan murid sekte pedang bayangan. mau apa dia?"


Lu Tian tidak terlalu perduli pembicaraan tetua-tetua tersebut.


"sebelum saya melanjutkan topik utama kita ada baiknya kita usir dulu para penyusup yang ada disini" lalu Lu Tian melepaskan aura dewa naga. seorang tetua di ruangan tidak bisa bergerak.


"Kakek Hong, Bantu amankan orang ini, Tetua Chen Tolong amankan 2 mata-mata di atap" Lu Tian


semua orang yang hadir dapat merasakan kekuatan Lu Tian.


"dia seorang pendekar suci" bahkan Sima Quon, Bing Kun, dan Zeng Jiazhen juga kaget kebenaran kekuatan Lu Tian.


tidak lama kemudian Huang Lee sudah diikat dan amankan, Lalu Tetua Chen masuk membawa 2 orang mata-mata. "kakek obat sudah saatnya tidak perlu sembunyi lagi" Lu Tian, Lao Lee, Biksu Wu Ho dan 5 orang pasukan khusus keluar dari tempat persembunyian.


semua orang lebih kaget lagi, karena Biksu Wu Ho dikabarkan sakit keras juatru terlihat baik-baik saja.

__ADS_1


"Baik, karena mata-mata sudah diamankan sekarang waktunya kita mulai pembahasan malam ini" Lu Tian.


__ADS_2