Master Key

Master Key
Parasit


__ADS_3

Zhu Xinxin mencari keberadaan Lu Tian, setelah melihat kebeberapa arah dia melihat seseorang yang yang mirip. dia bergegas menghampiri dan menepuk pundak Lu Tian


"maaf tu..." Zhu Xinxin malu karena pemuda yang di tepuk pundaknya ternyata bukan Lu Tian.


"maaf apa nona perlu bantuan?" tanya pemuda itu


"maaf tuan saya salah mengenali orang" Zhu Xinxin


"ohh.., kalau begitu saya permisi dahulu nona" pemuda itu melanjutkan langkahnya yang terhenti


Zhu Xinxin sedikit kecewa karena tidak berhasil bertemu Lu Tian. dia kemudian melanjutkan aktifitas belanjanya.


sementara pemuda yang sempat ditepuk pundaknya oleh Zhu Xinxin, saat ini berhenti di sebuah toko, dia membaca plang toko. "Matahari merah" , pemuda tersebut masuk dan menemui pelayan toko.


"permisi tuan muda, ada yang bisa saya bantu?" pelayan wanita


"tolong panggilkan orang yang bertanggung jawab di toko ini. tolong tunjukan ini kepadanya" pemuda tersebut memnerikan giok dengan logo organisasi matahari merah.


"Baik tuan, silahkan ikut saya" pelayan segera membawa pemuda tersebut ke ruang VIP di lantai 3. pelayan masih ingat dengan jelas tanda pengenal pemilik organisasi. lagi pula menurutnya pemuda yang datang ini bukan pendekar sembarangan. karena dia tidak bisa membaca pencapaian pedekar tersebut.


"silahkan tuan muda tunggu sebentar, saya panggilkan penangung jawab toko" kata pelayan sambil mengembalikan giok pengenal


"apa tidak perlu tunjukan ini?" pemuda itu sedikut terkejut


"tidak perlu tuan, saya juga tahu itu tanda pengenal pemilik organisasi" pelayan tersebut


"kalau begitu, tolong berikan resep ini kepadanya. saya minta barang tersedia secepatnya. lalu kirimkan pesan ke nona Hu untuk kemari, ada sesuatu yang ingin saya bahas" pemuda tersebut tersenyum.


"baik tuan" pelayan segera pergi


beberapa saat kemudian seorang pria umur 30an tahun memasuki ruangan.


"Tuan muda, perkenalkan nama saya Fang Harui. saya penangung jawab cabang ini. untuk resep yang tuan minta. semua bahan ada disini kecuali 1 bahan yang hanya ada di ibu kota. jadi mohon di tunggu sejenak" Fang Harui menjelaskan


"Tuan Fang tidak perlu khawatir. saya akan menunggu. bagaimana situasi disini? saya lihat toko sangat ramai. sepertinya harus membeli lahan yang lebih luas" tanya pemuda tersebut

__ADS_1


"benar tuan. semenjak ada jalur khusus, pengiriman jadi lebih cepat dan tidak perlu khawatir adanya perampokan seperti dulu, apa lagi kita juga membuka devisi kurir dan Jalan kilat (sebutan untuk portal dimensi ) penghasilan kita meningkat sangat pesat. orang- orang penting dan saudagar kaya yang ingin bepergian sering mengunakan jasa jalan kilat" Feng Harui


mereka berbincang sejenak sampai seseorang masuk.


"Nona Hu" Fang Harui menyapa


"lama tidak bertemu Nona Hu" pemuda tersebut menyapa


"tidak usah basa- basi, kenapa masih memakai wajah palsu Tian'er" Hu Qixuan


"hihihihi..., nona Hu tau saja. aku hanya sedikit menggoda" Lu Tian tersenyum lalu berubah ke tampilan normal.


"huh...., tidak boleh menggodaku kalau tidak berani bertanggung jawab. sengaja memesan bahan yang hanya ada dipusat dan menyuruhku kemari, apakah kamu sengaja menjadikanku kurir?" Hu Qixuan kesal


"hahaha..., nona Hu jangan marah saya ada sesuatu yang bagus" Lu Tian mengeluarkan sebuah baju sisik berlian.


mata Hu Qixuan berbinar, "apa ini tuan kecil?"


"hei..hei..., kamu masih memanggilku tuan kecil. sekarang badanku lebih besar darimu" Lu Tian kesal


"ini baju sisik berlian, tuan Fang bisa minta tolong mencoba ini?" Lu Tian


Fang Harui segera memakai baju sisik berlian. beberapa saat kemudian baju tersebut menghilang. Feng Harui sedikit bingung.


"tuan Fang berdirilah di dinding sana" perintah Lu Tian


"nona Hu coba lemparkan pisau ke arah tuan Feng" perintah Lu Tian. sedangkan Fang Harui cemas


Hu Qixuan juga ragu. melihat keraguan Hu Qixuan Lu Tian segera mengaktifkan panah tanpa batas dan menembakan panah ke arah Fang Harui. Feng Harui hanya bisa menutup mata berharap anak panah tidak tepat sasaran.


menunggu beberapa lama Fang Harui merasa tidak ada apapun terjadi. dia berpikir mungkin anak panah tadi tidak tepat sasaran. Fang Harui memutuskan membuka mata, bertapa terkejutnya pisau kecil meluncur dengan cepat ke arahnya namun dia lebih terkejut lagi karena pisau tersebut tidak bisa melukainya. belum cukup sampai di situ. Lu Tian menyerangnya dengan pedang Fang Harui hanya terdorong sedikit namun tidak bisa melukainya.


"tuan Fang, terimakasih sudah mau mengetes pusaka itu. sekarang tuan bisa melepaskannya" Lu Tian


"ini... bagaimana melepaskannya. pusakanya menghilang" Fang Harui

__ADS_1


"bayangkan pusaka tersebut terlihat" kata Lu Tian


Fang Harui membayangkan baju sisik berlian terlihat. tidak lama kemudian baju tersebut terlihat dan segera Fang Harui membukanya.


...****************...


Malam harinya Lu Tian dan Luo Xin menuju kediaman Lin Yihua, kemarin Lu Tian mendengar sakit yang diderita cucu Lin Yihua yang misterius dan belum ada yang berhasil mengobati. saat Lu Tian memeriksa dia menemukan sumber penyakit yang berasal dari serangga parasit. dan berjanji berusaha menyembuhkannya.


"nenek Lin mohon maaf saya harus menjelaskan prosesnya. emm... nona Fan Welli harus melepas seluruh pakaiannya. apakah nenek Lin dan Nona Fan tidak keberatan?" Lu Tian


"asalkan bisa menyembuhkan cucuku, saya tidak keberatan" Lin Yihua


"baik kalau begitu, saya menyiapkan perlengkapannya lebih dahulu" Lu Tian menyiapkan beberapa obat yang sudah di masak. lalu menyiapkan sebuah wadah dan memasukan jamur daging hitam ke dalamnya.


setelah semua siap Lu Tian segera menjelaskan kembali. " apapun yang terjadi hanya kami bertiga yang boleh ada di ruangan ini sampai sampai kami perbolehkan masuk. Nenek Lin nanti perhatikan tubuh nona Fan bila parasitnya sudah keluar segera letakan masukan ke wadah tersebut, semoga serangga yang di gunakan bukan tipe petelur sehingga tidak banyak parasit yang harus kita keluarkan, apa nenek sudah paham?" Lu Tian


"sudah" Lin Yihua


"kalau begitu, nenek bantulah nona Fan membuka pakaian lalu duduk menghadap ke arah sana, setelah selesai panggil saya, saya akan menunggu di luar" Lu Tian lalu melangkah keluar


beberapa menit kemudian Lin Yihua memanggil Lu Tian masuk. Lu Tian memandang punggung gadis cantik yang tidak menggunakan sehelai benang sedang duduk, Lu Tian segera duduk dan memberikan ramuan obat kepada Fan Weili


"nona Fan minum ramuan ini, dan tanaman ini di makan apabila merasa sakit yang sulit ditahan, Nenek Lin bantu perhatikan bila ada kondisi di luar perkiraan" Lu Tian kemudian memulai melakukan penyaluran tenaga dalamnya


beberapa menit berlalu Fan Weili mulai merasakan nyeri di sekitar pusarnya, semakin lama semakin sakit.


"nona cepat makan tumbuhan itu" perintah Lu Tian yang juga terus mendesak parasit keluar. keringat terus berjatuhan dari kening Lu Tian. begitu juga Fan Weili yang mengeluarkan keringat di sekujur tubuhnya. setelah memakan tanaman yang di di beri Lu Tian, Fan Weili kembali bertenaga dan rasa sakit juga sedikit berkurang.


beberapa menit setelahnya keringat yang di keluarkan Fan Weili sudah bukan keringat biasa. karena berwarna hitam dan aromanya juga tidak sedap. lalu di bagian pusar mengeluarkan darah.


"nenek Lin siap- siap menangkap parasit yang akan keluar di area pusar" kata Lu Tian sambil meningkatkan tenaga dalam yang di salurkan untuk mendorong parasit keluar. Fan Weili berteriak kencang karena rasa sakit yang kian menyiksa. tidak berapa lama seekor serangga sebesar ibu jari keluar dari pusar Fan Weili. dengan sigap Lin Yihua memasukan serangga ke dalam wadah dan menutupnya rapat.


beraamaan dengan keluarnya serangga, tubuh Fan Weili melemas dan kehilangan kesadaran. Lu Tian menahan tubuh Fan Weili agar tetap pada posisinya


"nenek Lin bila sudah menutup wadah tersebut. bantu pegang nona Fan" perintah Lu Tian dan Lin Yihua segera memegang Fan Weili

__ADS_1


Lu Tian mengeluarkan Bak air lalu mengisinya dengan air dan sebotol air mata suci dan darah hewan suci, dan beberapa tanaman obat. lalu meminta Lin Yihua memandikan Fan Weili


__ADS_2