Master Key

Master Key
Menyerang Markas Musuh


__ADS_3

Sudah tiga hari tim mencari letak markas musuh namun tidak ditemukan. Namun Lu Tian mendapat laporan dari burung ada beberapa pergerakan beberapa perahu di sungai.


Lu Tian segera memerintahkan pasukan khusus untuk menyelidiki sepanjang aliran sungai, apakah ada melihat celah atau apapun di tebing tepi sungai yang bisa dimasuki perahu.


Dalam beberapa jam, akhirnya ditemukan sebuah jalan rahasia diantara tebing di sepanjang aliran sungai. Lu Tian dan Yin Meiyin bergegas menuju ke lokasi tersebut. Sedangkang semua anggota Bayangan Suci tetap bersiaga.


Lu Tian masuk sedangkan Yin Meiyin dan beberapa pasukan pengintai serta burung pemantau mencari jalan keluar lain. Karena tidak mungkin sebuah markas rahasia hanya memiliki satu akses keluar masuk. Lu Tian menaiki sebuah tangga, tampaknya tidak ada jebakan sama sekali yang mereka letakan.


Tidak lama kemudian Lu Tian sampai di sebuah ruangan, terlihat beberapa manusia siluman yang mati akibat percobaan yang gagal.


Kondisi mayat sangat memprihatinkan. Mendapati hal tersebut Lu Tian semakin marah. Lu Tian memerikasa mengunakan jurus pendeteksinya. Dan mendapatkan beberapa pergerakan. Rupanya mereka menyadari kalau mereka sudah di ketahui dan segera ingin pergi dari markas rahasia.


Lu Tian berteleportasi menuju tempat beberapa orang yang sedang bersiap-siap. Tanpa banyak bicara Lu Tian langsung menebas pendekar-pendekar aliran hitam. Dalam satu tarikan napas lima pendekar lamgsung tersungkur ke tanah.


"Sial...., Dia ada disini" Semua pandangan pendekar aliran hitam melihat ke arah pendekar bertopeng.


Lu Tian tanpa basa basi langsung bergerak cepat membunuh dua puluh orang yang ada di ruangan tersebut. Setelah selesai Lu Tian segera berteleportasi ke ruangan berikutnya. Namun dua orang pendekar bumi sudah menunggunya.


"Akhirnya kamu datang juga, aku ingin tahu sekuat apa dirimu" Tang in


"Huh..., pantas kalian begitu percaya diri. Pendekar yang sudah menembus pendekar bumi memang tidak banyak, apa lagi yang sudah menguasai segel gerbang keempat" Lu Tian


"Wah...wah..., ternyata kamu hebat juga bahkan bisa melihat tingkatan kami. Pantas si bodoh Anming bisa mati" Xipaolun pendekar bertubuh gendut.


"Apa kamu pikir hanya dengan mencapai pendekar suci gerbang delapan kamu bisa mengagap dirimu hebat?" Tang In


"Tidak perlu banyak bicara, apa kamu pikir hanya kalian yang mampu menembus tingkat pendekar bumi?" Lu Tian mengeluarkan pedang dewa roh lalu menghilang.

__ADS_1


Tang In dengan sigap mampu menahan serangan Lu Tian namun dia harus mundur beberapa langkah karena serangan tersebut.


"Gendut hati-hati!, serangannya juga menggunakan Qi. Sepertinya dia juga seorang pendekar bumi" Tang In.


"Biarpun dia pendekar bumi apa dia bisa menembus pertahanan pusakaku?" Xipaolun.


Namun kenataan berkata berbeda, Lu Tian sudah muncul dan menebasnya. Xipaolun mengandalkan pusaka baju sisik berlian untuk menahan serangan Lu Tian. Namun percaya dirinya hancur ketika tangannya hampir putus karena tebasan Lu Tian.


"Sial...., siapa kamu sebenarnya. Kamu pasti bukan pendekar kekaisaran Han" Xipaolun


"Apa itu penting? mulai hari ini aku akan memburu semua anggota tujuh menara harta" Lu Tian


Dua anggota tujuh menera harta bersama-sama menyerang Lu Tian. Lu Tian sedikit kerepotan, tapi Lu Tian dengan sabar menunggu kesempatan. Lu Tian menyerang dan Xibaolun menahannya. Lu Tian segera menghilang dan muncul di belakang Xibaolun. Tebasan Lu Tian behasil menggoreskan luka yang cukup panjang di punggung Xipaolun.


****


Disisi lain tidak jauh dari sungai dari balik batu keluar ratusan kuda yang menarik peti-peti kayu. Yin Meiyin segera mengikuti mereka dan melaporkan kepada tim pengintai lain untuk menggagalkan rencana pelarian mereka. Namun musuh mengetahui bahwa mereka sedang di ikuti.


Yin Meiyin yang sedang mengikuti kelompok penjahat bersama tim pengintai tiba-tiba di hadang oleh tujuh orang pendekar suci. Mungkin bukan suatu masalah jika para pendekar tersebut dalam kondisi normal. Namun saat ini tampak dari mereka dalam kondisi setengah siluman. Mereka memakai kekuatan kristal siluman namun dalam takaran yang sesuai sehingga biasa mengontrol pikirannya.


Kekuatan masing-masing orang tersebut setara pendekar suci gerbang delapan. Nedanya merek tidak bisa terbang. Namun dalam mode siluman semangat bertarung mereka membuat mereka bisa mengunakan ryo.


Mendapati serangan beruntun, Yin Meiyin memasang prisai es tanpa wujud untuk menghalau mereka. Musuh yang tengah fokus menyerang Yin Meiyin tiba-tiba satu persatu terlepar membentur tanah. Yin Meiyin yang ada di dalam prisai es hanya boneka es. Sedangkan tubuh asli Yin Meiyin sudah teleportasi menyerang musuh dengan cepat.


Musuh yang telah memakan kristal siluman segera bangkit. Namun Yin Meiyin sudah menyerang dengan cepat. Dengan tarian embun es, salah satu mush langsung membeku terkena tebasan embun es.


Melihat temannya membeku dan pecah berkeping-keping. Enam pendekar tersisa langsung waspada karena Yin Meiyin sudah menghilang dan tidak tahu akan muncul dimana.

__ADS_1


Yin Meiyin sengaja menghempaskan pendekar-pendekar tersebut berjauhan agar tidak sempat menolong temannya yang akan diserang.


Yin Meiyin muncul kembali di salah satu musuh. Musuh yang tidak waspada tiba-tiba muntah darah dan membeku. Sebuah pedang menusuk jantungnya dan membekukannya dari dalam.


Kelima sisanya segera berkumpul membentuk formasi bertahan. Namun mereka tidak tahu Yin Meiyin akan muncu dari arah mana. Sedangkan Yin Meiyin asik mengawasi musuh yang masih waspada.


"Kemana dia? apakah dia telah melarikan diri?" Salah satu pendekar mengeluh.


"Benar kita sudah menunggunya hampir satu jam" salah satunya lagi mulai meragukan


Hingga akhirnya mereka melihat anak kecil berwajah imut berlari-lari. Mereka mengerutkan kening, tidak percaya melihat ada anak kecil di tengah hutan.


Memanfaatkan kelengahan musuh, Yin meiyin tiba-tiba muncul dan menusuk salah satu musuh dengan cepat. Empat orang lainnya panik, namun tiba-tiba pukulan kuat dari belakang terasa hingga membuat salah satu musuh terpental jauh.


Lis melompat cepat menghajar salah satu musuh. Sedangkan Yin Meiyin segera menyerang musuh yang terlihat lengah.


Disisi lain di dalam markas musuh. Lu Tian masih bertarung sengit dengan dua pendekar tingat bumi. Bedanya kondisi musuh sudah kelelahan menghadapi Lu Tian yang bisa hilang dan muncul kapanpun. Serangan Lu Tian sangat sulit di prediksi. Untungnya reflek dan kecepatan pendekar bumi sangat tinggi, sehingga mereka masib bisa bertahan.


Xipaolun memberi kode pada Tang In untuk bersiap-siap. Lu Tian menyerang Xipaolun, Xipaolun hanya menghindar dan berteriak "Cepat pergi laporkan pada kakak tertua". Mendengar Xipaolun Tang In segera meremas sebuah keristal merah muda kecil hingga pecah kemudian menghilang.


"Cih kalian punya kristal teleportasi ternyata" Lu Tian


"Tentu kami harus memilikinya untuk berjaga-jaga. Kekaisaran Han pasti tidak memiliki kristal seperti ini" Xipaolun.


"Ohh.., kristal kulitas rendah. Hanya untuk sekali pakai" Lu Tian menghilang dan mucul di belakang Xipaolun dan kembali menambah luka goresan di punggung Xipaolun.


"Apa kamu pikir yang kulakukan dari tadi adalah sebuah jurus?" Lu Tian.

__ADS_1


"Jangan-jangan... kamu juga memiliki pusaka teleportasi?" Xipaolun.


"Maaf aku kemari bukan untuk mendengar curhatmu" Lu Tian. Karena sudah tidak ada yang membantu setiap serangan Lu Tian benar-benar membuat Xipaolun kacau balau. Semakin banyak luka yang di derita. Energi Qi yang dimiliki Xipaolun juga hampir habis, sehingga dia memutuskan memakan kristal siluman.


__ADS_2