
Lu Tian masih terus bertarung melawan siluman di lembah hutan Hilayan untuk mempercepat segel pohon roh tercipta. Saat ini segel pohon roh di tubuh Lu Tian sudah samapai pada gerbang ke lima. Dia sudah mampu menyimpan tenaga dalam sampai dua puluh ribu lingkaran tenaga dalam.
Saat ini Lu Tian bertarung siluman Babbi es sepuluh ribu tahun. Siluman Babbi berlari cepat untuk menanduk Lu Tian. Delapan tanduk yang runcing dan tajam bagai pedang siap menghantam Lu Tian.
Lu Tian dengan sigap menahan serangan tersebut bahkan berhasil mematahkan dua tanduk diantaranya. Siluman Babbi terlempar dan muntah darah. Lu Tian tidak memberi kesempatan Siluman Babbi istirahat. Lu Tian berlari diudara sambil memutar pedangnya hingga tercipta pusaran angin.
Lu Tian menebas dan mengarahkan pusaran angin menuju siluman Babbi. Siluman Babbi terangkat naik akibat pusaran angin tersebut. Sesampainya di atas Lu Tian menebas ratusan kali ke tubuh siluman Babbi.
Siluman babbi terpotong-potong dan bertebaran jatuh ke tanah. Cahaya roh siluman keluar dan masuk ke dalam tubuh Lu Tian. Namun kali ini Lu Tian tidak merasakan apapun.
"Tuan, sepertinya cukup untuk hari ini, segel pohon sudah tidak bergerak lagi" Garo.
"Kalau begitu bagaimana kalau kita mencari sumber daya di sekitar sini" Lu Tian
"Untuk urusan itu sebaiknya mengajak Boya saja" Garo
"Kalau begitu terimakasih atas bantuanmu, istirahatlah" Lu Ti memasukan kembali Garo ke dalam cincin dan mengeluarkan Boya.
Disekitar lembah tersebut Boya dan Lu Tian mendapatkan beberapa tanaman langka yang baik untuk menambah tenaga dalam, tetapi hanya khusus untuk pengguna elemen es.
"Ini Wortel es, baik untuk meningkatkan tenaga dalam, apalagi untuk penguna jurus elemen es" Boya
"Itu saya tau, kalau buah ini?" Lu Tian
"Ini buah persik biru, ini sangat baik juga untuk menambah tenaga dalam. Tuan juga bisa membuatnya menjadi jus" Boya
"Hemm..., ini sangat cocok untuk Yinyin" Lu Tian
*
Disekitar hutan gunung bulan sabit, pasukan khusus masih menjalankan misi mencari tempat persembuyian Suku Xuja. Dan mencari jalur lain terowongan menuju pemukiman suku xuja.
'Tring...' 'tring...' 'tring...' suara benturan pedang terdengar dikejauhan. Tiga pasukan khusus bergegas menuju sumber suara. Mereka memantau dari ketingian pohon. Seorang wanita yang bertempur melawan lima pendekar dengan pakaian kulit binatang dan senjata berupa sabit. Sang wanita menyerang salah satu pendekar namun pedangnya tidak mampu mengoresnya.
__ADS_1
"Kakak Xiao, pendekar itu bisa mengunakan ryo" Mu Bi salah satu pasukan khusus
"Benar, kata guru Lu ada suku yang memiliki kemampuan seperti itu, tapi aku baru melihat secara langsung" Xiao Li pemimpin kecil
"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya?" Wang Qiu pasukan khusus.
"Wanita itu salah satu suku Xuja. Kita selamatkan dan kita bawa ke markas, mungkin kita bisa mendapatkan informasi" Xiao Li
"Baik" kedua anggota pasukan khusus bergerak menuju pertempuran.
"Sebaiknya kamu menyerah, kami tidak ingin melukaimu. Biar bagaimanapun kamu adalah calon istri kepala suku" salah satu anggota suku Monting
"Aku tidak mau menikah dengannya. Aku juga tidak akan mendengarkan kata-kata tetua lagi" Lika anggota suku Xuja
"Kalau begitu jangan salahkan kami" kelima pendekar bergerak cepat dan ingin menebasakan senjata mereka. Namun pisau angin meluncur dan berhasil melukai kelima anggota suku monting.
"Sial..., siapa yang berani menggagu kami" pemimpin kelompok kecil suku monting marah. Ini pertama kalinya mereka bisa terluka seperti itu.
Pemimpin kelompok kaget dan bergegas menjaga jarak.
"Ketua Kukai, mereka bisa menembus pertahanan Xiru kita" anggota kelompok.
"Waspada mereka bukan orang sembarangan" Kukai
Xiao Li mengikat Lika dan mengaktifkan segel pengikat. Lika mencoba melepaskan diri namun tali yang mengikat justru semakin kuat dan menyengatnya. Lika hanya bisa pasrah, lebih baik dari pada dia harus menikah dengan kepala suku monting.
Kedua pasukan kusus kembali menyerang, kali ini mereka tidak berani sombong seperti tadi. Dan serangan kali ini juga membuat mereka tercengang karena senjata yang mereka gunakan terdapat banyak retakan setelah berbenturan.
"Semuanya mundur!, kita tidak mampu melawan orang-orang ini" Kukai dan anggotanya bergegas pergi.
"Apa kamu bisa bahasa kami?" Xiao Li bertanya pada Lika. Namun Lika hanya diam tidak mengerti.
"Ayo kita bawa dia ke markas sekte. Sepertinya akan sulit untuk introgasi. Yang ku tahu hanya tetua Lu yang bisa bicara bahasa mereka" Xiao Li, mereka lalu bergegas membawa Lika.
__ADS_1
*
Di markas aliansi hitam, merka sedang berdiskusi bagaimana rencana selanjutnya. Karena kegagalan penyerangan mereka membuat peta kekuatan aliansi berkurang. Lin Fan Gui, Kangjian dipastika mati, Shuwan hilang entah kemana, Hang Jun masih terluka parah.
"Sekte pedang bayangan tidak bisa kita anggap enteng. Mereka sekarang memiliki banyak pendekar suci gerbang lima, bahkan ada tiga orang yang telah mencapai gerbang delapan. Bisa dikatakan saat ini merekalah sekte terkuat kekaisaran Han. Hanya saja mereka tidak pernah mengumumkan pencapaian. Apalagi kita baru mendapat informasi semua sumber daya dan senjata yang dijual Matahari Merah diproduksi oleh sekte pedang bayangan" Song Biun.
"Ketua apa rencana kita selanjutnya?" Wu Xiem
"Mau tidak mau kita harus berbenah sambil melihat situasi selanjutnya" Song Biun
"Mata-mata mendapat informasi pendekar misterius sedang dalam misi melatih anak-anak berbakat" Liu Fanxi
"Ya tapi kemampuan pendekar sekte pedang bayangan sangat kuat, apalagi pasukan khusus yang mengunakan topeng, meskipun masih di tahap pedekar raja mereka memiliki jurus untuk berjalan di udara" Song Biun
"Kemampuan medis dan persenjataan mereka juga sangat mengerikan, bahkan mereka bisa sangat cepat dalam menangani penyerangan yang di lakukan aliansi kita. Beberapa kali penyerangan dapat digagalkan dengan cepat. Sepertinya mereka memiliki tehnologi jalan kilat" Lee Houxi
"Kalau begitu memang kita harus berdiam dahulu dan mempersiapkan diri" Song Biun
Saat tengah berlangsung rapat tiba-tiba seseorang masuk.
"Apa kalian membutuhkan bantuan?" Yin Hongli
"Pangeran Yin apakah anda bisa membantu?" Song Biun
"Saya kemari membawakan bantuan yang kalian butuhkan" Yin Hongli, kemudian masuk 5 orang pendekar
*
Di Huming Tetua Chen sedang duduk berendam dalam cairan darah dan airmata hewan suci. Beberapa jam yang lalu dia baru memulai ritual menjadi pendekar suci.
Sedangkan kesebelas murid sedang meningkatkan kemapuan, mengkonsumsi sumber daya untuk meningkatkan kualitas otot dan darah, kecuali Wang Xuxing dan Shi Qu yang sedang membuaka titik meridianya.
Lu Sean mengawasi prajurid khusus yang sedang berlatih. Mereka harus menggendong monyet emas dan mendaki tebing dan tidak boleh memakai tenaga dalam hanya mengunakan ryo. Tubuh monyet emas walaupun kecil namun beratnya bisa mencapai 1 ton.
__ADS_1