Master Key

Master Key
Kin san


__ADS_3

Malam harinya Lu Tian menemui Kage Zuya. karena sudah berhasil menemukan formasi kunci untuk membuka kotak.


"tuan, saya sudah menemukan formasi kunci untuk membuka kotak, bolehkah saya mencobanya?" Lu Tian


"Tentu saja boleh. Hiro bawakan kotak itu" perintah Kage Zuya. tidak lama setelahnya Motohiro keluar dengan membawa kotak.


Lu Tian maju dan mencoba membuka segel formasi. sebuah lingkaran sihir keluar dari tangan Lu Tian juga muncul lingkaran sihir. tidak lama kemudian kotak mulai bersinar sedetik kemudian kotak sinar kota menghilang dan Lu Tian tersenyum membuka kotak. di dalam kotak terdapat beberapa barang. barang pertama berupa giok berwarna biru, dengan lambang formasi kunci, barang kedua berupa pil berwarna Jingga. barang berikutnya sebuah batu giok besar yang masih kasar.


"ini...? apakah ini giok semesta?" pikir Lu Tian dalam hati. "Tuan setelah membuka ini apakah ada pesan lain?" Lu Tian bertanya.


"tidak, semua itu adalah barang yang kamu butuhkan saat ini. dan itu akan menjadi milikmu. karena kamu bisa membuka kotak itu besok aku akan membawamu ke jalan menuju tempat pohon cakra berada" Kage Zuya.


"terimakasih tuan sudah membantuku" Lu Tian


"tidak masalah, saya juga berterimakasih karena sudah membantu kami membasmi para penghianat itu, kami sudah bertahun-tahun memerangi mereka, sangat sulit untuk mengalahkan mereka karena jumlah mereka yang banyak dan terlatih" Kage Zuya


"kenapa tuan tidak bisa mengalahkannya, bukankah kemampuan tuan harusnya lebih kuat dariku?" Lu Tian.


"Bagaimana bisa lebih kuat darimu" Kage Zuya


"bukannya tuan memiliki energi Qi?" Lu Tian


"Qi? Ahh... itu yang di bicarakan oleh Kin san. tapi mungkin ini tidak seperti yang tuan bayangkan" Kage Zuya.


"bolehkah saya memeriksanya?" Lu Tian


"silahkan bila tuan ingin" Kage Zuya, Lu Tian segera memeriksanya dan sedikit terkejut

__ADS_1


"ini sangat membingungkan, tuan memiliki Qi namun kekuatan tuan hanya samapai pendekar raja dan tidak ada tanda-tanda pohon roh di tubuh tuan". Lu Tian


"ini semua berkat Kin san, di memberiku sebuah tanaman bernama akar Qi setelah itulah Qi yang hanya bisa bertahan beberapa detik bisa menetap. bahakan dia mengajarkan cara untuk menyerap Qi pada alam namun jumlahnya terbatas" Kage Zuya.


"terimakasih penjelasannya aku sangat penasaran dengan Kin san, siapa dia sebenarnya" Lu Tian.


"Tuan istirahatlah besok saya akan mengantarkamu ke jalan masuk menuju pohon dewa cakra" Kage Zuya.


*


Pagi harinya Kage Zuya membawanya menuju air terjun yang berada tepat di belakang desa. Air terjun yang jatuh mencipatakan danau kecil sebelum menuju ke sungai. Kage Zuya berjalan diatas air danau.


Sesampainya di tengah-tengah danau dia mengerakan tangan mengeluarkan segel tangan dengan cepat. lalu muncul tanah yang membelah air terjun. terlihat jelas ada sebuah gua di tengah-tengah tebing air terjun. Kage Zuya melompat memasuki gua Lu Tian segera mengikuti, berjalan tidak jauh Kage Zuya berhenti.


"aku hanya bisa mengantarmu sampai disini, di depan sana ada formasi yang menutup jalur ini. hanya orang terpilih yang diizinkan masuk. aku berharap kamu bisa kembali dengan selamat. karena aku sendiri tidak tahu apa bahaya yang ada di dalam sana" Kage Zuya


"Saya juga mengucapkan terimakasih atas bantuannya, sampai ketemu lagi" Kage Zuya kemudian melangkah pergi.


Lu Tian masuk lebih dalam dan merasakan sebuah penghalang energi, Lu Tian mencoba melihat formasi yang melindungi jalan tersebut. karena sudah memahami formasi yang mengunci kotak. Lu Tian sedikit memahami cara membuka formasi yang ada di depannya.


tidak berapa lama formasi dapat di buka. Lu Tian berjalan masuk lebih dalam baru beberapa langkah formasi di belakangnya menutup kembali. Lu Tian tau formasi itu memiliki batas waktu jadi hanya terbuka beberapa detik, selepas itu akan menutup kembali


Setelah beberapa menit berjalan Lu Tian menemukan sebuah pintu, dan pintu tersebut tidak dikunci. Lu Tian membuka pintu dan menemukan sebuah ruangan yang sangat besar dan terang. di dalam ada seorang pria berambut hitam pendek, jelas dia bukan berasal dari dunianya. dengan Jubah putih bersinar sedang tersenyum menatapnya.


"mohon maaf tuan nama saya Lu Tian sa..." Belum sempat Lu Tian menyelesaikan kata-katanya. dia mendapatkan serangan tekanan energi dari sebuah benda bulat. dia merasakan grafitasi meningkat bahakan 100x lipat.


Lu Tian hampir tidak bisa bergerak, bahakan untuk berbicara saja sangat suli. Lu Tian mengeluarkan Aura dewa naga untuk menyerang pria tersebut. anehnya pria tersebut tersenyum dan berjalan seolah tidak terpengaruh apa-apa.

__ADS_1


"Tian'er dia bukan orang biasa, aku tidak merasakan Qi atau semacamnya pada orang itu, dia seperti manusia biasa tapi memiliki kekuatan tak terbatas" Phoeniks


"tekanan ini berasal dari benda itu" Lu Tian mengeluarkan panah dan memanah benda tersebut seketika grafitasi kembali normal.


Lu Tian mengeluarkan pedang dan menyerang pria tersebut, ketika hendak mencapainya, pria tersebut menghilang dan muncul di belakang Lu Tian, siap menebaskan pedang energi, Lu Tian segera memutar badan menahan serangan tersebut.


Bentrokan senjata tercipta energi benturan senjata membuat Lu Tian terpental jauh. Lu Tian bangun


"Keluarkan seluruh kekuatan penuhmu kalau tidak kamu akan mati disini" pria tersebut buka suara


"Siapa kamu? kenapa tiba-tiba menyerangku?" Lu Tian.


"Jika kamu bisa membuatku puas aku akan mengatakannya padamu" pemudah tersebut tersenyum lalu berubah ke mode hewan suci." tidak usah terkejut, jika kamu masih menahan kekuatanmu aku akan benar-benar membunuhmu"


Lu Tian segera berubah ke mode hewan suci dengan jubah energi berwarna putih dan sayap yang ada di belakangnya.


pria tersebut menyerangnya dengan cepat, Lu Tian menahannya, membuat keduanya mundur beberapa langkah, Lu Tian balik menyerang dengan cepat, berputar layaknya tornado. pria tersebut tersenyum dan menirukan kerakan yang sama. kedua jurus beradu dan keduanya terlempar bersamaan.


Lu Tian kembali berdiri namun mode hewan suci menghilang, dan Lu Tian terengah-engah kehabisan energi.


"hihihi..., kamu bisa memanggilku Kin san aku menyerangmu hanya untuk memastikan kamu orang yang ditakdirkan. lagi pula kamu sudah membuatku menunggu terlalu lama" Kin san lalu menghilangkan pedangnya. "ayo ikutlah denganku" ajah Kin san.


Lu Tian mengikuti Kin san dengan penuh tanda tanya. dia tidak bisa mengukur kekuatan peria de depannya.


"percuma kamu mengukur kekuatanku, aku bukan seorang pendekar. tidak ada energi Qi di dalam tubuhku" Kin san


"Tidak mungkin, pasti kamu memakai pusaka yang mampu membuat orang tidak bisa membaca kekuatanmu" Lu Tian.

__ADS_1


"dunia itu hanya sebuah batu kecil, jika kamu sudah menjelajah semesta kamu akan melihat banyak hal yang belum pernah kamu lihat" Kin san sampai di sebuah meja dan kursi. "Duduklah, kita berbincang dahulu sebelum aku membawamu ke tujuanmu yang sebenarnya.


__ADS_2