Master Key

Master Key
Buah Cakra


__ADS_3

Dari batu giok besar yang ada dalam kotak, Lu Tian membuat barang-barang 2 cincin dan 2 gelang, sisanya 40 permata teleportasi, permata teleportasi akan dipasang pada topeng ilusi. Membuat permata teleportasi lebih sulit dari perkiraan karena formasi yang digunakan tingkatannya setara dengan pengunci gembok.


Butuh waktu satu minggu untuk menyelesaikan 1 formasi teleportasi, setelah berhasil Lu Tian segera melepas topeng dan memasangakn permata teleportasi ke topeng ilusi, dengan begini dia bisa berpindah sesuai keinginanya.


"Mungkin setelah ini saya harus mengetes apakah dia bisa teleport lintas dimensi" gumam Lu Tian.


Setelah menyelesaikan benda-benda tersebut Lu Tian segera mencari hewan suci penjaga pohon cakra. Rupanya Lu Tian tidak perlu mencarinya karena begitu dia keluar dari gua sudah ada seekor gorila besar berbulu putih yang menyambutnya.


"Hei... apa yang manusia lakukan disini?" Gori


"Aku sedang mencari hewan suci bernama Garo dan Boya, Apakah tuan tau dimana keberadaannya?" Lu Tian bertanya.


"tentu saya tahu, tapi bila ingin bertemu dengannya harus mengalahkanku lebih dulu" Gori.


Gori bergerak cepat dan menghajar Lu Tian, Lu Tian terlempar menabrak dinding tebing.


"Sial..., kera ini cepat sekali" Lu Tian


Baru saja Lu Tian berdiri stabil Gori sudah muncul di hadapannya siap menghajarnya. Tapi saat tinju di lesatkan Lu Tian menghilang,


"Guru Naga mohon bantuannya" Lu Tian lalu segera berubah ke mode naga.


Lu Tian dengan mode hewan suci bisa mengimbangi kecepatan Gori. setiap serangan Gori mampu dihindari. Lu Tian mendapatkan kesempatan menyerang balik dengan tebasan dewa naga, Gori mencoba menahan dengan tinjunya. tebasan Dewa naga berhasil di alihkan namun tangan gori terluka meski tak terlalu dalam.


mereka kembali bertukar serangan, namun belum ada tanda-tanda salah satunya akan kalah.


"Angin penyayat luka" Lu Tian melesatkan Jurus pedang terkuatnya saat ini, Gori terkurung dalam pisaran angin yang setiap saat menggorea tubuhnya.


Setelah angin menghilang Gori tumbang penuh luka kekalahan Gori di rasakan 2 hewan suci lainnya. mereka segera datang ke tempat pertarungan Gori dan Lu Tian. seampainya di sana mereka tertegun melihat Lu Tian. Kedua hewan suci langsung tunduk memberi hormat.


"Akhirnya tuan datang, kami sudah lama menunggu kedatangan anda" Garo


"Perkenalkan Nama saya Boya, singa tua ini Garo dan Kingkong bodoh disana Gori, kami penjaga hutan cakra ini, namun ratusan tahun lalu orang yang membesarkan kami bilang akan ada manusia yang mampu memasuki hutan ini dan kami harus membantunya, dia akan membawa kami keluar dari hutan ini" Boya

__ADS_1


"Apakah kalian berdua bersedia berkelana bersamaku, kalian akan tinggal di kedua pusakaku ini" Lu Tian.


"Baik Tuan" Garo dan Boya menjawab serentak.


Lu Tian menyegel Boya kedalam gelang, dan Garo kedalam cincin, sekaligus mengganti semua segel hewan suci termasuk segel phoenix yang ada di tubuhnya, segel ini adalah segel yang baru Lu Tian pelajari dari giok semesta, segel lebih kuat dan Lu Tian bisa mengunakan kekuatan hewan suci tanpa melalui pedang dewa roh. dengan segel baru ini Hewan suci juga bisa keluar kapan membantu atas izin Lu Tian.


sebelum kembali Lu Tian mencari tanaman obat dan sumber daya yang berguna. setelah mencari beberapa tanaman berharga Lu Tian memanen Buah cakra. buah cakra sangat banyak, dalam sehari Lu Tian di bantu Gori memanem ribuan Buah, setelah memanen buah cakra Lu Tian kembali ke desa.


Lu Tian menemui Kage Zuya untuk berbicara mengenai persiapan mengirim mereka kembali ke dunia asal mereka.


"Tuan Kage, saya sudah menemukan cara mengembalikan kalian ke dunia kalian. jika kalian ingin kembali maka bersiaplah, saya akan membukakan portal ke dunia kalian" Lu Tian.


"Tuan, kami sebenarnya sudah berdiskusi beberapa hari yang lalu, dan jawabannya kami lebih suka tinggal di sini. meskipun sederhana namun sangat sedikit peperangan dan juga tidak ada pemimpin yang kejam seperti di dunia kami sebelumnya" Kage Zuya.


"kalau begitu apakah Tuan beminat dengan tawaranku. saya akan membukakan pintu menuju sekte ku, disana tuan bisa saling menukar barang, kalian bisa menjual buah cakra kepada kami dan kalian bisa membeli barang dan makanan yang tidak ada di sini" Lu Tian


"apakah Tuan bisa membuat seperti itu?" Kage Zuya


"tentu saya bisa membuatkan gerbang dimensi menuju duniaku, saya juga akan mengajarkan kalian membuat ramuan dari buah cakra untuk di jual di duniaku. namun gerbang tersebut belum bisa di gunakan saat ini, jika sudah bisa di gunakan aku akan keluar dari gerbang batu tersebut" Lu Tian lalu mengeluarkan sebuah batu yang telah terukir formasi dan meletakkannya de belakang balai desa.


Setelah memanen ratusan ribu buah cakra, Lu Tian memutuskan kembali ke gunung Hilayan.


"Baiknya aku mencoba apakah bisa teleportasi antar dimensi" gumam Lu Tian


Lu Tian fokus memikirkan wajah Yin Meiyin, dan perlahan menghilang.


*


Yin Meiyin baru selesai berlatih, setelah selesai meningkatkan kualitas tulangnya Yin Meiyin beberapa hari ini berlatih meningkatkan kemampuan bertarungnya. seharian berlatih Yin Meiyin merasa lelah dan ingin mandi.


Yin Meiyin sedang menikmati mandi sambil melantunkan nyanyian, namun tiba-tiba Lu Tian muncul di depannya dan menatapnya tidak bergerak


Yin Meiyin merasa apa yang dilihatnya mungkin hanya halusinasinya.

__ADS_1


"apa aku terlalu kangen denganmu sayang. kapan kamu kembali?" Yin Meiyin tersenyum.


"aku sudah kem..kembali sa..yang" Lu Tian berbicara dan dari hidungnya mengeluarkan darah.


"Emmmm......Aaaa....." Yin Meiyin kaget ternyata yang ada di depannya bukan halusinasi namun kenyataan.


"sayang maaf, saya tidak tahu kamu sedang ada di kamar mandi, saya hanya mencoba cristal teleportasi" Lu Tian lalu berlari keluar


"Dasar kalian Bocah, kalian sudah menikah, bukannya tidak masalah jika mandi bersama?" Nenek Walet.


"Tapi nenek, aku...aku masih belum siap" Yin Meiyin.


"cepatlah pelajari kitap Yin itu biar kalian bisa melakukan ritual keseimbangan secepatnya" Nenek Walet. Wajah Yin Meiyin hanya bisa memerah memikirkannya.


*


Lu Tian menunjukan hasil yang dia dapatkan dari dimensi Mogu. Buah cakra yang banyak sekali, Lu Shi Lia senang denga hasil yang di dapatkan.


"Besok kita akan ke Gua Sage untuk mencari kristal airmata phoenix. jika sudah mendapatkannya kamu sudah bisa memulai proses menjadi pendekar bumi"


"Baik Bibi" Lu Tian


Lu Tian dan Yin Meiyin kembali ke kamar mereka, di dalam kamar mereka sedang berbaring berdampingan. Lu Tian mencium kening Yin Meiyin lalu memeluknya.


"Tidurlah, besok kita ke Gua Sage" Lu Tian


"emm... apakah kamu menginginkannya sekarang?" Yin Meiyin


"menginginkan apa?" Lu Tian masih belum peka.


"sudahlah lupakan" Yin Meiyin.


"jika kamu sudah menguasai ritual keseimbangan tentu aku sangat menginginkannya. jika kamu belum menguasai ritual tersebut itu sama saja aku membunuhmu, apa kamu paham?" Lu Tuan

__ADS_1


"em" Yin Meiyin


"Tidurlah" Lu Tian mencium keningnya dan mengajaknya tidur.


__ADS_2