Master Key

Master Key
Kitab Racun Bumi 1


__ADS_3

Xiao Yun dan Xiao Yin beserta ketua sekte Lentra emas Qian Niu datang untuk berterimakasih


"senior, terimakasih karena telah membantu kami, kalau boleh tau siapa nama senior" Qian Niu


"Senior tidak perlu sungkan, sebagai sesama anggota aliansi putih netral sudah kewajiban saya membantu. nama saya Lu Tian tetua sekte pedang bayangan" Lu Tian


"Lu Tian..., kenapa nama ini tidak asing?" Xiao Yin


"kalian ini bodoh ya. Lu Tian adalah tetua termuda sekte pedang bayangan" Qian Niu


"maksud guru, bocah 7 tahun yang mampu menjadi tetua sekte pedang bayangan" Xiao Yun kaget sedangkan Lu Tian tersenyum kecut karena di anggap bocah


"Bocah kepalamu. kemapuan seperti itu kamu masih menggap bocah. apa kamu tidak malu dengan kemampuan yang kalian miliki" Qian Niu memarahi


"Maaf guru, kemampuan bertarung kami memang rendah tapi kemampuan meracik obat kan menjadi yang utama bagi kami" Xiao Yun


"ehem..." Lu Tian berdehem "Nenek Qian, ini ada pesan dari kakek obat, dan juga beliau menitipkan buku ini" Lu Tian


"ini apa yang si tua itu inginkan?" Qian Niu kesel mendengar raja obat


"sebaiknya Nenek Qian lihat sendiri. saya rasa ini akan sangat berguna bagi aliansi kita. sebagai angota tim penyelamat, ini sangat di butuhkan dalam situasi pertarungan besar" Lu Tian menjelaskan


"ini, jurus phoenix terbang. jurus meringankan tubuh tercepat. dan ini buku resep obat pemulih stamina dan ini darah hewan roh dan air mata roh, benar- benar barang yang berharga" Xiao Yin


"siapa yang menyuruh kalian membukanya" Qian Niu marah. "tetua Lu, terimakasih atas kirimannya, tolong beritahu ke orang tua itu, aku tetap tidak mau menemui dia lagi" Qian Niu menambahkan


"aa.. ini mohon maaf, sebaiknya nenek mengatakannya sendiri. saya paham apa yang nenek rasakan, tapi saya juga paham perasaan yang di alami kakek obat tidak semudah yang terlihat. karena disini sudah aman, saya mau melanjutkan perjalanan. mungkin mereka sudah menunggu kedatanganku" Lu Tian


"tatua Lu, sekali lagi terimakasih" Qian Niu


"senior, kami juga berterimakasih atas bantuannya" Xiao Yun dan Xiao Yin memberi hormat


"kalian terlalu berlebihan memanggilku senior, saya baru berumur 12 tahun sebaiknya memanggilku adik" Lu Tian


Xiao Yun dan Xiao Yin saling memandang karena suasana canggung. sedangkan Lu Tian pamit dan terbang menuju sekte racun murni.

__ADS_1


"huff... kalian ini benar- benar tidak bisa memanfaatkan kesempatan. pemuda yang baik dan hebat seperti itu tidak kalian dekati. apa kalian mau jadi perawan tua?" Qian Niu


"guru, dia tidak suka pada kami, bahkan topengnya pun tidak di buka" Xiao Yun


******


Lu Tian sudah sampai di lokasi penyimpanan kitab racun bumi. karena belum ada siapapun Lu Tian segera melakukan persiapan.


1 jam kemudian, 7 orang tetua aliansi aliran hitam datang bersama 1000 pedekar. Lu Tian yang sedang tertidur diatas pohon terbangun mendengar suara ribut kelompok sekte aliran hitam


"akhirnya kalian datang juga... apa kalian tidak tau aku sudah menunggu terlalu lama disini?" Lu Tian


semua orang mencari siapa orang yang berani berbicara seperti itu.


"kalian mencariku ya?" Lu Tian terbang menuju ke arah tetua para kelompok tersebut


kelompok tersebut menoleh ke atas dan menemukan pendekar yang melayang. 7 tetua kaget karena di kekaisaran Han tidak ada pendekar yang bisa terbang.


"maaf senior, apakah ada yang anggota kami yang menyinggung senior" Qiancheng


"Maaf senior kami tidak berani, kami tidak tau bila senior pemilik pusaka tersebut" Qiancheng


"tapi bila kalian berminat saya akan membukakan pintu segel tersebut, namun kalian harus berhasil membunuh siluman penjaga. apa kalian tertarik?" Lu Tian


"ini apa senior tidak keberatan?" Qiancheng


"tentu tidak keberatan lagi pula orang yang tidak bisa mengalahkan penjaga tentu tidak berhak mendapatkan pusaka" Lu Tian


"Baik kami tertarik" Qiancheng


7 orang tetua sekte aliran hitam sudah bersiap menunggu di mulut gua. Lu Tian membuka formasi segel gua kemudian terbang tinggi. dari dalam gua ter dengar suara mengerikan diikuti kembusan angin kencang. perlahan keluar siluman ular yang besar dengan sisik seperti berlian, dan beberapa tanduk di kepala, serta ada sebuah permata ungu di kepala siluman.


"Ular racun mimpi, sepertinya tidak akan ada yang selamat" Lu Tian bergumam mengamati dari ketinggian


semua pasukan aliansi sekte hitam yang hadir ketakutan. bahakan 7 tetua sudah menyiapkan strategi untuk melarikan diri bila tidak mampu. siluman ular yang marah menyerang 7 orang tetua dengan semburan bisa, ke 7 tetua segera menghindar dan menyerang siluman ular

__ADS_1


"semua serang bersama- sama". pasukan pun menyerang siluman ular


Lu Tian yang mengamati pertempuran tersenyum licik, lalu turun perlahan dan mengaktifkan formasi penjara listrik. di tengah pertempuran semua pasukan aliansi sekte hitam bingung karena terkurung di dalam formasi energi. apalagi petir-petir yang terus menerus menyambar bukan hannya menyambar manusia namun juga menyambar siluman ular.


"Sial... Orang itu sangat licik, mengeluarkan siluman untuk membunuh kita dan mengurung kita di penjara" Qiancheng marah dan mengumpat.


"semua kita harus mengincar permata yang ada di kepalanya" Qiancheng memberi arahan


namun pasukan yang di bawa sudah tidak bisa fokus menyerang siluman karena mereka juga sibuk menghindari petir- petir yang menghantam mereka.


tidak jauh dari tempat pertempuran kelompok dari aliansi sekte aliran hitam lebih tepatnya Tianba dari sekte teratai racun dan Liu Shingseng dari sekte hantu terbang yang kemarin sempat lolos saat pertempuran pemberontakan. baru tiba untuk mengamati proses pengambilan pusaka. 3 sekte yang saat ini bertarung sebenarnya hanya di jadikan umpan untuk melemahkan siluman penjaga. namun bertapa kagetnya mereka saat mendapati 3 sekte yg berusaha mumbunuh siluman terkurung di formasi penjara. dan tidak membutuhkan waktu lama paaukan sudah mati dan luka- luka sementara 7 tetua yang melawan siluman juga mengalami kesulitan menghadapi siluman ular yang sangat besar dan panjang.


setelah melihat apa yang terjadi mereka berpikir untuk masuk kedalam gua memanfaatkan situasi karena tidak ada siluman lagi di dalam gua. namun saat sampai di mulut gua seorang pemuda memakai topeng keluar sambil membawa sebuah kotak


Liu Shingseng mengenali topeng yang dipakai. karena saat pertempuran di istana kaisar dia menyaksikan topeng berwarna ungu polos tanpa lubang mata tersebut milik tetua sekte pedang bayangan.


"ternyata sekte pedang bayangan juga berminat dengan pusaka ini ya?" Liu Shingseng


"ahh... aku ketahuan, ternyata masih ada tim utama yang tujuannya mengambil pusaka. sedangkan yang bertarung di dalam hanya umpan ular" Lu Tian


"serahkan barang yang ada di tanganmu, lalu aku akan mengampunimu" Tianba


"aihh... ada seorang ahli racun ternyata, aku harus kabur secepatnya" Lu Tian bertingkah seolah takut


"jangan pikir bisa lari" Tianba menghalangi jalan Lu Tian. namun Lu Tian melompat dan berlari


sesampainya ditempat yang dirasa aman. Lu Tian seolah- olah kecapekan.


"kamu pikir kamu bisa lari dari kami?" Liu Shingseng


namun Liu Shingseng bingung karena kotak yang tadi dibawa sudah tidak ada di tangannya.


"dimana kamu menyembunyikan kotak tadi?" Liu Shingseng penasaran karena saat tadi mengejar tidak melihat Lu Tian membuang kotaknya


"tentu saja tidak boleh kuberitahu. lagi pula untuk apa memberitahu orang yang akan mati" Lu Tian mengaktifkan formasi penjara namun bukan cuma mengurung musuh dirinya juga ikut terkurung.

__ADS_1


__ADS_2