Master Key

Master Key
Jurus Penggabung Raga


__ADS_3

Bing Kun dan Hong Touli masih bertarung melawan Lin Fan Gui dan Hang Jun. beberapa kali bertukar serangan akhirnya kedua pendekar aliran hitam tersebut mengetahui mereka tidak mungkin menang.


Bing Kun dan Hong Touli sudah bersiap membunuh kedua tetua aliran hitam tersebut namun suara pertempuran di udara membuyarkan konsentrasi mereka. apa lagi terjadi dentuman keras di susul getaran, salah satu pendekar yang sedang bertarung terjatuh dari langit dan menghantam tanah.


memanfaatkan kelengahan Hong Touli dan Bing Kun kedua pendekar tersebut ingin melarikan diri. Bing Kun dengan sigap mengeluarkan serbuk seribu bunga es mengarah kepada kedua pendekar aliran hitam tersebut.


malang nasib Lin Fan Gui, saat dirinya lengah Hang Jun menangkap dirinya dan menjadikannya tameng.


"Jun Keeparatt..., Akkkhhhhh" jeritan Lin Fan Gui terhenti kala dirinya membeku.


"cihh... salahkan dirimu yang terlalu lemah" Hang Jun melesat pergi


Hong Touli ingin mengejar namun Bing Kun Menahannya.


" mereka sudah kalah. tidak ada gunanya di kejar lagi, sekarang mari kita benahi kekacauan yang ada saat ini" Bing Kun.


Hong Touli memandangi sekeliling yang telah dipenuhi mayat baik pendekar aliran hitam maupun aliran putih.


*


Lu Tian di bantu pedang terbang dan 7 pisau ilusi bertarung dengan pendekar kembar. Lu Tian bergerak dengan cepat 7 pisau ilusi mengelilingi Lu Tian.


"Tarian Pedang Dewa: Tebasan Dewa" Lu Tian menyerang Shi Quan, tapi Shi Quan masih mampu menahan serangan tersebut. namun setelahnya tangannya seperti bergetar.


Shi Guan yang melihat Lu Tian menyerang Shi Quan juga tidak tinggal diam, dia melesatkan beberapa serangan namun setiap serangannya justru di tahan pedang terbang dan pisau ilusi.


"Jika kalian masih menyimpan kekuatan, jangan salahkan aku membunuh kalian dengan cepat" Lu Tian


Lu Tian mengeluarkan tebasan disertai ryo berkali-kali menuju ke Shi Guan. Shi Guan masih bisa menahannya namun sebuah serangan dasyat melaju dengan cepat. Shi Guan tidak bisa menghindar dan hanya bisa menahannya sebisa mungkin.


Shi Guan terdorong oleh energi tebasan dewa. awalnya dia mampu menahan, siapa sangka ratusan tebasan disertai ryo menghujani Shi Guan. Hasilnya Shi Guan menderita luka-luka. Walau hanya luka ringan namun tetap membuat Shi Guan kesal.

__ADS_1


Nasip Shi Quan juga sama, Lu Tian mengeluarkan jurus seribu pedang menari. Shi Quan di hujani ribuan pedang yang mengejarnya. Shi Quan bisa menghindar meskipun mendapat beberapa luka, namun serangan sebenarnya justru datang dari Lu Tian yang menggunakan Tinju Dewa Penghancur Gunung.


Shi Quan yang tidak mampu menghindari serangan Lu Tian akhirnya terlempar jatuh dari ketinggian dan menghantam tanah. Shi Quan bangun dan memuntahkan darah.


"sudah saya katakan, gunakan kekuatan penuh kalian atau kalian akan mati" Lu Tian


"Huuhh..., aku tidak menyangka harus memakai kekuatan penuh. ternyata ada pendekar kuat di kekaisaran Han" Shi Quan


"Hahaha..., itu sebabnya kalian itu Bodoh. Kalian belum menjelajah setiap sudut daratan Han, tapi kalian sudah berani bilang pendekar kekaisaran Han lemah. Kalian sama saja dengan pendekar bodoh yang mati saat itu" Lu Tian.


"Jangan-jangan kamu orang yang membunuh Anming?" Shi Guan


"Tentu saja bukan saya, tapi jika kamu melawannya kamu juga akan bernasip sama" Lu Tian


"kalian ingin mengambil mutiara pohon suci? tapi dengan kemampuan kalian saat ini, bahkan melihat wujudnya saja kalian tidak akan bisa. Apa kalian tau bahkan 7 pendekar langit sekalipun tidak akan mampu melawan Roh Pohon Suci. Dan sekarang kalian ingin mengunakan tubuh Yin untuk membentuk Pohon Bumi? bahkan kalian tidak tahu syarat yang dibutuhkan. Benar-benar pendekar tanpa pengetahuan" Lu Tian meremehkan


"Lebih baik kamu diam, akan kami tunjukan kekuatan kami yang sebenarnya" Shi Quan


"Hari ini kami pastikan adalah hari kematianmu" Shi Guan dan Shi Quan tersenyum.


"kalau begitu, silahkan kalian mencoba. aku rasa kalian akan kecewa" Lu Tian melepaskan aura dewa naga di tambah dengan ryo


serangan aura naga beserta yo membuat kulit pendekar kembar tersebut seperti di timpa beban berat dan di tusuk-tusuk jarum di seluruh kulit.


kedua pendekar kembar tersebut melesat menyerang Lu Tian, dengan sigap Lu Tian menghindar namun dengan formasi penyerangan yang solid memaksa Lu Tian harus bertahan. bahakan Lu Tian harus terlempar puluhan langkah sampai bisa kembali stabil.


Lu Tian juga mencari cara untuk menangani serangan kedua pendekar tersebut. Lu Tian terbang lebih tinggi begitu juga kedua pendekar kembar mengejar Lu Tian. mereka takut Lu Tian memanggil pendekar yang mengalahkan Anming. bila itu terjadi bisa di pastikan mereka tidak akan pernah bisa keluar dari kekaisaran Han bahkan mungkin mati.


Lu Tian menunggu mereka berdua di ketinggian yang terdapat banyak awan.


"Jurus 4 elemen" bongkahan es dan bongkahan tanah mengelilingi Lu Tian di tangan kanan dan kiri di kelilingi api yang berputar-putar di kakinya pusaran angin menjadi pijakannya.

__ADS_1


Shi Quan dan Shi Guan merasakan aura yang menekan, Aura Dewa Naga di lepaskan Lu Tian. setelah 4 elemen stabil Lu Tian bergerak sangat cepat. Lu Tian menedang udara, pisau angin mengarah ke Shi Guan. Shi Guan berhasil menangkis serangan pisau angin namun punggungnya merasakan sakit dan berdarah.


pisau ilusi terbang cepat menusuk punggung Shi Guan, setelah berhasil segera dia kembali dan bersembunyi di dalam awan.


"sial..., pisau-pisau siluman itu benar-benar mempermainkanku" Shi Guan mengumpat.


setelah melayangkan pisau angin ke arah Shi Guan, melesat cepat menuju Shi Quan. Lu Tian melancarkan tebasan api ke arah Shi Quan. Shi Quan mencoba menangkis serangan tersebut. Namun serangan tersebut bukan sebagai pisau melainkan sebuah bom. ketika hampir mencapai Shi Quan sebuah bola udara menabrak pisau api, 'Duaaarrr....' sebuah badai api melahap Shi Quan.


Shi Quan keluar dari badai api kondisi pakaiannya sebagian termakan api. beberapa bagian tubuhnya juga terbakar.


"Cih masih punya trik seperti ini rupa...Akkhhh..." Shi Quan belum selesai berbicara tiba-tiba meraksakan sakit karena dua luka tusukan di perut dan di punggung. dia melihat 2 buah pisau bergegas terbang untuk bersembunyi layaknya anak kecil yang takut ketahuan berbuat nakal.


Shi Guan mencoba menyerangnya dari belakang, Lu Tian diam saja karena dia yakin akan sistem pertahananya. Benar saja serangan pedang Shi Guan tertahan oleh Bongkahan tanah dan bongkahan es melesat cepat menghantam tubuh Shi Guan.


"apa hanya bigini saja kekuatan penuh kalian? sepertinya aku sangat kecewa" Lu Tian.


"Guan, ayo kita gunakan jurus itu" Shi Quan


"Baik" Shi Guan segera berdiri di belakang Shi Quan.


"Jurus menggabung raga" Shi Guan memancarkan Aura hitam, begitu juga Shi Quan.


Beberapa saat kemudian Kedua aura hitam menyatu dan menciptakan sebuab aura hitam. Mata Shi Quan mendai hitam pekat, luka-luka yang di dapat sebelumnya kembali normal.


Shi Quan dalam mode iblis hati sangat mengerikan. tekanan aura membunuh sangat pekat, jika tidak di bantu dengan 3 pusaka milik Lu Tian yang mampu menyerap aura membunuh, Lu Tian bisa saja pingsan saat ini juga.


Shi Quan melesat cepat menebas Lu Tian. Prisai tanah dan es membendung serangannya namun pecah. Lu Tian terhempas dari ketinggian dan menghantam tanah, sebuah kawah tercipta akibat benturan Lu Tian dengan tanah.


Lu Tian baru saja berdiri, Shi Quan sudah menyerang Lu Tian. Lu Tian menahan serangan dengan pedang Dewa Roh miliknya. Namun kekuatan serangan Shi Quan membuatnya terlempar dan dan menumbangkan beberapa pepohonan. untung saja Lu Tian cepat mengunakan Ryo untuk mengeraskan tubuhnya sehingga luka yang dialami tidak terlalu parah.


Lu Tian bangun dan memuntahkan darah, dengan napas terengah-engah Lu Tian menghentikan luka dalamnya. Beberapa saat kemudian Shi Quan juga mendarat dan ingin menebas Lu Tian. Tujuh pisau ilusi meluncur cepat menusuk tubuh Shi Quan. Shi Quan hanya tersenyum terkena serangan Pisau Ilusi.

__ADS_1


"Sepertinya harus meminjam kekuatan guru semua" Lu Tian.


__ADS_2