Master Key

Master Key
Informasi Musuh


__ADS_3

Malam hari di Huming Lu Tian memasak untuk makan malam, Lis bermain dengan gadis-gadis. Sedangkan laki-laki membantu Lu Tian di dapur, kondisi para lelaki tidak jauh dari Yin Chen, pasti ada salah satu bagian tubuhnya yang lebam karena di hajar Lis. Lis memang tidak suka disentuh laki-laki, apalagi dianggap anak kecil. Namun wajah imutnya membuat semua orang tidak mengira kekuatan yang dimiliki Lis.


"Meiyin wajahmu jadi lebih cerah, tidak seperti dulu yang pucat seperti es" Gao Nian bertanya


"Ia setelah melakukan ritual keseimbangan energi Yin di tubuhku sudah bisa dikontrol dengan baik" Yin Meiyin.


"Ritual keseimbangan? Ritual apa itu?" Fan Weili


"Emm..., itu bagaimana ya menjelaskannya" Yin Meiyin wajah Yin Meiyin memerah malu.


"Itu ritual yang harus dilakukan untuk mengobati tubuh Yin" Lis


"Bagaimana cara mengobatinya?" Liang Mei penasaran.


"Kalian harus mempelajari kitab YinYang dengan pasangan kalian dan melakukan ritual saat ma.." Lis belum sempat selesai menjelaskan Yin Meiyin membekap mulut Lis dan berbisik


"Tidak boleh menjelaskan hal ini pada gadis manusia yang belum menikah, Lis paham?" Yin Meiyin dan Lis mengangguk tanda paham


"Itu ritual yang di lakukan saat malam pertama untuk mengobati tubuh Yin" Lu Sean menjawab, dan semua mata para gadis menatap Yin Meiyin.


"Kakek jelak, tidak boleh menjelaskan masalah ini pada mereka, kenapa kau menjelaskanya?" Lis kesel melompat ke tubuh Lu Sean ingin menghajar Lu Sean tapi Lu Sean hanya dengan satu sentilan jari membuat dahi Lis benjol dan terlempar kembali ke pelukan Yin Meiyin


"Aduh... Saaakkkiiittttt...., Mama Kakek jelek itu nakal" Lis mengadu.


"Lis boleh menghajar semua lelaki di sini kecuali Kakek Lu, dia sama kuat seperti Bibi" Yin Meiyin berbisik di telinga Lis lalu mengelus kepalanya.


"Em.." Lis bersikap manja pada Yin Meiyin.


*


Setelah makan malam, Yin Meiyin membagikan satu set seragam untuk semua murid yang berlatih. Semua orang mendapatkan sebuah topeng yang bisa digunakan untuk teleportasi, jubah berwarna merah muda untuk para perempuan dan biru muda untuk lagi-laki. Sarung tangan yang bisa mengeluarkan pedang, panah, tombak, prisai dan tongkat sesuai keinginan pengguna, dan juga bisa digunakan untuk penyimpanan senjata. Dan sebuah cincin samudra untuk menyimpan barang selain senjata. Untuk Liang Mei, Fan Weili, dan Zhu Xinxin mereka diberi kipas yang kualitasnya lebih bagus dari sebelumnya. Kemudian mereka memberi nama kelompok mereka Bayangan Suci.


Keesokan harinya Lu Tian kembali ke Pulau Es sementara kelompok lainnya masih berlatih untuk dua bulan kedepan sampai mereka menguasai jurus yang sudah mereka pelajari.


"Kakek, Bagaimana hasilnya setelah mempelajari dua kitab tersebut?" Lu Tian


"Ahh... sangat baik, bahkan jurus yang di ajarkan pada kitab tersebut lebih kuat dari jurus sebelumnya" Bing Kun.


"Ya jika sepasang kekasih bisa menguasai jurus ini, mereka bisa membekukan satu pulau ini" Lu Tian


"Apa maksudmu, Jurus badai pembeku?" Bing Kun

__ADS_1


"Ya..., itu jurus yang lemah bila berdiri sendiri tapi jika sepasang kekasih yang melakukan tarian badai pembeku, itu adalah jurus yang sangat mengerikan bahkan bisa membekukan api" Lu Tian.


Mereka tidak lama berada di Pulau es kemudian pergi ke Istana untuk memberi salam. Kemudian ke sekte Pedang Bayangan.


*


Lu Tian memasuki sebuah ruangan yang di batasi formasi penjara. Dia memandang seorang wanita, tangan, kaki, dan leher wanita tersebut di beri sebuah giok tahanan.


"Siapa namamu?" Lu Tian bertanya. Tahanan wanita tersebut tercengang mengetahui Lu Tian bisa berbicara bahasa mereka.


"Lika Souyu" Lika


"Saya harap kamu bisa jujur menjawab semua pertanyaan saya" Lu Tian mengeluarkan aura dewa untuk menekan Lika, Lika hanya bisa mengguk


"Apa suku Xuja, masih ada jalur lain untuk keluar lembah kematian?" Lu Tian


"Masih ada dua lagi" Lika


"Kenapa kamu bertarung dengan suku Monting?" Lu Tian


"Tetua suku Xuja dan tetua suku Monting mengadakan perjanjian aliansi, mereka membunuh ayahku dan suku Xuja lain yang menentang dan menyuruhku menikah dengan Madaya kepala suku Monting" Lika


"Apa kamu tau apa rencana mereka selanjutnya?" Lu Tian


"Kalau begitu kamu tunjukan dimana tempat persembunyian mereka. Kami akan menghancurkan mereka" Lu Tian ingin pergi.


"Tunggu! aku ingin membuat perjanjian denganmu" Lika.


"Ohh..., apa yang kamu inginkan?" Lu Tian


"Aku ingin kalian membebaskan orang-orang yang tidak bersalah, aku akan memastikan suku Xuja tidak lagi memasuki wilayah kalian" Lika.


"Tentu jika kalian bisa menurut aku tidak akan menyakiti kalian. Kalian bisa bebas memasuki wilayah kami asal tidak berbuat kekacauan. Aku juga akan pastikan kekaisaran Han dan suku Xuja bisa melakukan kerja sama" Lu Tian


"Baik, aku juga bisa memastikan itu. Tapi apa kamu mengetahui tentang ini?" Lika mengeluarkan sebuah batu kecil berwarna merah tua. Batu yang mengandung aura membunuh yang kuat.


"Ini batu siluman, jangan-jangan..." Lu Tian kaget.


"Suku Xuja terbagi menjadi beberapa keluarga tapi ada empat keluarga terkuat keluarga Likou, Keluarga Minou, Keluarga Jin, dan keluarga Souyu. Tapi sepuluh tahun yang lalu keluarga Likou menggali terowongan untuk membuat jalur keluar melewati gunung. Namun secara tak sengaja menemukan batu ini. Dengan kekuatan batu tersebut keluarga Likou dan keluarga Jin menjadi jauh lebih kuat, dia bahakan mampu mengendalikan siluman berusia seratus ribu tahun. Dan suku monting memiliki sesuatu yang bisa membantu mereka" Lika


"Kristal lima warna" Lu Tian

__ADS_1


"Aku tidak tau apa yang bisa mereka lakukan dengan kristal lima warna, tapi aku yakin itu bukan sesuatu yang baik" Lika.


"Apa mereka sudah memiliki lima siluman usia lebih dari seratus ribu tahun?"


*


Mendengar penjelasan Lika Lu Tian segera bertemu dengan para tetua Sekte pedang bayangan. Karena Lu Tian menggap hal ini sangat berbahaya pertemuan darurat langsung diadakan. Lu Tian juga membawa Lika hadir dalam pertemuan.


"Kakek Ketua, masalah ini benar-benar serius, mereka ingin membangunkan iblis Monark. Jika mereka sampai berhasil bisa dipastikan kekaisaran Han akan ada di ujung tanduk" Lu Tian


"Tetua Lu apa ada syarat yang harus mereka penuhi untuk membangkitkan Iblis tersebut?" Ketua Liang


"Mereka membutuhkan siluman berusia lebih dari seratus ribu tahun, dan dari yang Lika tau mereka memiliki lima belas siluman seratus ribu tahun" Lu Tian


Lu Tian mengeluarkan empat buah bola kecil dan meletakannya ke meja hingga membentuk persegi. ketika Lu Tian mengaktufkan formasinya terlihat sebuah gambar. Itu adalah gambar yang diambil oleh Burung merpati yang sudah diberi kristal dengan formasi pemantau. Semua tetua yang hadir kagum bahakan mereka bisa melihat apa yang dilewati burung merpati.


"Tetua sekalian jangan bertanya masalah ini dulu, aku akan menjelaskannya nanti" Lu Tian lalu menatap Lika. "Lika lihat tampilan ini, dimana lokasi para siluman itu? dan juga lokasi jalur ke lembah kematian" Lu Tian


Lika menunjuk beberapa titik yang cerlihat di gambar. Dan Lu Tian segera menentukan titik tersebut ke sebuah peta.


"Tetua Luo tolong informasikan juga masalah ini ke aliansi, Tetua Bai.., kirim beberapa pasukan khusus untuk menyelidiki aktifitas di titik yang di gambar Tetua Lu, laporkan apa saja yang ada di wilayah itu" Ketua Liang


Setelah pembahasan serius mereka mulai berbincang santai


"Bagaimana keadaan murid berbakat yang sedang berlatih?" Ketua Liang bertanya.


"Dalam beberapa hari kedepan mereka mereka sudah kembali" Lu Tian.


"Aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Meimei" Ketua Liang


"Mereka sangat hebat saat terbang" Lu Tian


"Lebih hebat mana dengan Gurumu?" Ketua Liang


"Setidaknya mereka lebih hebat dari tetua Bai, Hihihi..." Lu Tian


"Huuh... kamu pikir aku tidak berlatih selama ini" Tetua Bai


"Tetua Bai, kita masih belum bertanding layang-layang" Lu Tian.


"Baik... besok pagi kita bertading layang-layang" Tetua Bai.

__ADS_1


"Apa taruhan kita?" Lu Tian


"Yang kalah harus menggendong Lis Seharian, Hihihihi...." Tetua Bai


__ADS_2