Master Key

Master Key
Harta Dunia Lain


__ADS_3

setelah pemulihan tenaga semua orang yang ikut dalam pertempuran kembali ke tempat masing- masing, prajurit kekaisaran Han kembali ke Ibu Kota, Jendral Wu langsung berbicara dengan Kaisar Yin Song mengenai suku Xuja, laporan Jendral Wu juga diperkuat dengan surat dari Lu Tian.


Berita mengenai 2 orang anggota sekte pedang bayangan yang memiliki pendekar suci yang bisa terbang mulai menggemparkan dunia persilatan kekaisaran Han. meskipun belum jelas siapa yang telah mencapai pendekar suci namun banyak yang menebak orang tersebut adalah Luo Xin dan dan Bai Luo. hanya Luo Yongsheng yang bisa menebak masih ada beberapa pendekar suci lagi yang bersembunyi di sekte pedang bayangan.


pagi ini 2 orang keluar dari gerbang Huming, yaitu Karasu dan Lao Lee. mereka memang tidak menjalani latihan berat seperti sebelumnya. mereka memanfaatkan perbedaan waktu di huming untuk mempersingkat ritual suci.


Berita mengenai pendekar suci yang bisa terbang juga membuat aliansi hitam harus merubah rencana. sebelumnya setelah berhasil mendapat 2 pusaka. mereka berencana menyerang sekte pedang bayangan karena tertarik dengan gingseng air dan senjata energi. bila hanya Luo Xin mungkin mereka masih bisa mengatasi, namun adanya monster lain membuat mereka harus merencanakan kembali.


kabar yang paling mengejutkan justru datang dari Sekte Lonceng emas yang mengumumkan Biksu Wu Ho. terkena racun dan tidak sadarkan diri hingga saat ini. Biksu Wu Ho adalah ketua aliansi putih netral. dengan adanya berita ini membuat kekuatan aliansi putih netral berkurang jauh.


Lu Tian dan Bai Luo menuju paviliun teratai, Lu Tian segera menuju ruangan pasien khusua sedangkan Bai Luo menjenguk Liu Weilin. setelah 2 jam Lu Tian keluar bersama Lao Lee


"Tian'er bagaimana kondisinya?" Ketua Liang


"untung cepat dilakukan pencegahan pertama" Lu Tian


"jadi bagaimana selanjutnya?" Ketua Liang


"kita kirim ke Huming bersamaan dengan tetua He dan beberapa pasukan khusus yang menjalani pelatihan" Lu Tian


Lu Tian kembali melewati hari-hari melatih murid yang akan berpartisipasi dalam turnamen pendekar muda. Liang Mei sangat bersemangat ketika Lu Tian menyaksikan mereka latihan.


lalu datang seorang pemuda menghampiri Lu Tian


"Tetua kecil, ada yang bisa saya bantu?" Chen Xi


"tetua Chen, tolong bantu awasi mereka dulu, saya mau mengambil sesuatu untuk Liang Mei"


"hadiah untukku?" Liang Mei semangat


tidak lama kemudian Lu Tian kembali, dan memberikan sebuah kipas pada Liang Mei.


"Jangan sembarangan menggunakannya, itu bisa mengeluarkan racun."


kemudian Lu Tian mengajarkan beberapa cara memakai jurus-jurus kipas dewa.


dua bulan sudah berlalu, Lu Tian dan Chen Xi akan menemani Wang Xuxing dan Liang Mei menuju sekte pedang tunggal. pagi ini mereka berkumpul di gerbang sekte


"Meimei, ingat baik-baik jangan manja, harus nurut kata tetua" Ketua Liang


"Tian'er jaga baik-baik mereka" Luo Xin


setelah berpamitan mereka memulai perjalanan


...****************...


perjalanan membutuhkan waktu 7 hari, sudah 2 hari mereka lalui jadi mereka memutuskan singgah di sebuah kota kecil. mereka langsung menuju ke penginapan


"ada yang bisa dibantu tuan muda?" pelayan


"berikan kami 4 kamar terbaik disini" Lu Tian lalu memberikan 1 keping emas dan 5 keping perak untuk pelayan.


"Baik tuan muda, silahkan ikut saya" pelayan


setelah beristirahat sejenak, Liang Mei menghampiri Lu Tian


"Tian'er. temani saya membeli beberapa pakaian" Liang Mei

__ADS_1


"emm.. saya masih ada urusan minta Tetua Chen saja" Lu Tian


"Tetua Chen sedang sakit perut" Liang Mei


"sakit perut??, padahal barusan baik-baik saja" Lu Tian


"ia, saya sudah meminta Tetua Chen dan kakak Wang menemani tapi mereka tidak bisa" Liang Mei


"coba saya yang bicara dengan Tetua Chen" Lu Tian kemudian pergi ke kamar Tetua Chen


'tok..tok..tok' tetua Chen membuka pintu dengan wajah ceria. namun begitu melihat Lu Tian dia segera memasang wajah lemas.


"Tian'er ada apa?" Tetua Chen


"apa tetua Chen sibuk?" Lu Tian


"tidak, tapi perutku sedang sakit. sepertinya saya ada salah makan" Tetua Chen sambil melirik Liang Mei di belakang Lu Tiang yang sesang melotot mengawasinya.


"apa tidak bisa menemani Liang Mei jalan-jalan sebentar? saya sedang ada hal penting yang ingin kukerjakan" Lu Tian


"ini...ini..., sepertinya tidak bisa" Tetua Chen berlari menuju tempat buang air untuk melarikan diri


"huff..., maaf Tian'er aku harus mengorbankanmu demi kencan denga Liang Shi. semoga Tian'er mengerti posisiku" kata Tetua Chen dalam hati


karena Tetua Chen tidak bisa mau tidak mau Lu Tian mengikuti Liang Mei pergi berbelanja.


"Tian'er, Baju ini bagus tidak?" Liang Mei


"Bagus, tapi itu terlalu kecil" Lu Tian.


"itu saja" LiangMei langsung membeli


"Tian'er, kalo aku pakai ini cantik tidak?" Liang Mei


"Cantik, tapi lihat yang lain dulu" Lu Tian.


"kalau ini?" Liang Mei


"Cantik" Liang Mei langsung membeli


"Tian'er, ayo kita beli itu" Liang Mei sambil menarik tangan Lu Tian.


"huff..., menemani wanita sungguh membosankan" gumam Lu Tian dalam hati. Lu Tian ikut kemana angin membawa Liang Mei.


#Tips menemani wanita berbelanja. bila barang yang mau dibeli jelek, puji dulu baru kasih pendapat. biar dia merasa tidak salah pilih# Buku cara menyenangkan wanita karangan Lu Tian🤭🤭


saat menemani Liang Mei di sebuah toko giok,


"Tian'er, Giok ini Bagus" Liang Mei "Berapa harga Giok ini?" Liang Mei bertanya


"10 koin perak" penjual


"mahal sekali"


"Liang Mei, itu tidak mahal langsung beli saja" Lu Tian


"tidak, itu mahal" Liang Mei meletakan kembali giok tersebut

__ADS_1


"kalau begitu biar saya yang bayar" Lu Tian mengambil giok tersebut dan memberikan 1 koin emas.


"kenapa membelinya?" Liang mei marah


"nanti saya jelaskan, ayo segera kembali" Lu Tian menarik tanga Liang Mei.


sesampainya di penginapan Lu Tian memperhatikan giok tersebut dan menemukan sebuah formasi.


"Tian'er, kenapa membeli giok itu?" Liang Mei penasaran.


Tetua Chen dan Wang Xuxing juga penasaran kenapa Lu Tian memanggil mereka.


"giok ini mirip dengan cincin samudra. barang ini bukan dari dunia kita, saya akan membuka formasinya dan melihat isinya" Lu Tian mulai membuka formasi namun dia mengurungkan niatnya karena menyadari isinya terlalu banyak.


"ada apa Tian'er?" Tetua Chen penasaran.


"ruangan ini tidak cukup, jika membuka disini penginapan ini bisa hancur tertimbun" Lu Tian


"Haaaahahhahah...." Tetua Chen, Liang Mei dan Wang Xuxing terkejut bersamaan.


pagi harinya mereka kembali melanjutkan perjalanan dan mencari tempat yang luas. Lu Tian membuka formasi dan mengeluarkan semua isi giok tersebut.


"Waaahhhhhhh....., Banyak sekali isinya" Liang Mei, Wang Xuxing, dan Tetua Chen lebib kaget lagi menyaksikan tumpukan beragam jenis barang dan koin emas yang seperti gunung setinggi 10 meter


Lu Tian tidak menghiraukan tingkah ketiga orang yang sibuk melihat barang-barang tersebut. justru dia fokus memperbaiki formasi dan memodifikasi giok tersebut.


"Liang Mei, kemarilah" Lu Tian


"ada apa Tian'er?" Liang Mei menghampiri Lu Tian


Lu Tian menarik tangan Liang Mei dan menusuk jarinya dengan jarum


"kenapa melukai tanganku?" Liang Mei kaget.


"oleskan darahmu di giok ini" Lu Tian dan Liang Mei menurut.


"sekarang giok ini milikmu"Lu Tian sudah merubah giok tersebut menjadi gelang dan mengikatnya di lengan Liang Mei, "kamu bisa menyimpan semua jenis barang kedalam sini, bahkan bisa menyimpan makanan tanpa takut busuk. ini mirip cincin yang kupakai" Lu Tian


"Benarkah?" Liang Mei senang. sebenarnya dia tidak peduli fungsinya, dia lebih peduli barang tersebut di diberikan Lu Tian


"sekarang kita lihat barang apa saja tadi" Lu Tian


"Meimei, aku boleh tidak meminta sedikit emas ini" Tetua Chen dengan wajah penuh harap,


"Emm... tidak boleh, karena Tetua Chen tadi tidak menemaniku" Liang Mei


Tetua Chen tertunduk lemas, "padahal dia sendiri yang meminta dirinya beralasan sakit, agar bisa jalan berdua dengan Lu Tian. bahkan dia rela menjadikan makan dengan bibinya sebagai hadiah. dasar iblis kecil" Tetua Chen mengumpat dalam hati


*


*


*


alhamdulilah kerjaan lancar lebih cepat dari perkiraan jadi bisa update lagi


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2