
Hazel saat ini sedang menatap Surya yang tidak juga mau mengedipkan matanya Sejak pertama kali mereka masuk ke dalam kamar pengantin mereka.
" Kamu kenapa Surya?" tanya Hazel yang benar-benar merasa gugup sekali gara-gara melihat Surya seperti itu.
Surya yang saat ini perasaannya sedang deg-degan sekali untuk menghadapi malam pertama mereka. Dia kemudian mendekati Hazel yang sejak tadi sangat membuat dia gugup luar biasa.
" Kamu cantik sekali Hazel. Apa kau tahu kalau aku sejak dulu sangat mencintaimu? tapi kamu sejak dulu hanya menyukai Volkan dan tidak pernah melirik ke arahku!" ucap Surya yang mulai melo perasaannya kalau sudah mengingat tentang masa lalu mereka bertiga.
Hazel terkekeh mendengarkan ucapan dari Surya yang seperti masih cemburu dengan Volkan, suaminya yang baru mengesahkan dirinya di hadapan semua orang dan juga di hadapan Tuhan tadi pagi.
" Bukankah yang penting sekarang aku sudah menjadi istrimu?" tanya Hazel yang mulai merasakan kikuk berbicara dengan Surya.
Surya mendekati Hazel kemudian menggenggam telapak tangannya dan menciumnya dengan lembut.
" Apa kau tahu Hazel? Setiap malam aku selalu menginginkan hal ini terjadi di dalam hidupku dan aku rasa apa yang terjadi pada kita hari ini adalah bagian dari mimpiku." ucap Surya sambil tersenyum kepada Hazel yang terlihat begitu excited mendengarkan pengakuan dari suaminya.
Hazel baru mengetahui kalau ternyata Surya memang mencintainya sejak dulu. Padahal dulu ketika mereka masih duduk di bangku sekolah. Tiada satu hari pun Surya tidak berhenti untuk mengganggunya sehingga Surya dan Volkan, mereka berdua selalu bertarung di manapun keberadaan keduanya.
" Kau tahu? Aku benar-benar hampir tidak percaya dengan apa yang kau katakan itu. Karena bukankah dulu kamu kerjanya hanya membullyku dan membuat aku menangis setiap hari?" tanya Hazel sambil mengerucutkan bibirnya.
Surya yang merasa gemas dengan kelakuan Hazel pun, kemudian langsung menyambar bibir sang istri dan menciumnya dengan lembut. Surya benar-benar tidak percaya. Kalau sekarang dirinya benar-benar telah menjadi istri dari Hazel. Wanita yang telah begitu lama mencuri hari-harinya karena merindukan gadis itu.
" Aku dulu selalu membuatmu menangis karena sangat cemburu melihat kamu yang hanya berada di sekitar Volkan dan tidak pernah melirik siapapun selain laki-laki brengsek itu!" ucap Surya yang tampak geram.
Hazel terkikik melihat Surya yang masih saja sama seperti dulu selalu emosi setiap membicarakan tentang Volkan.
" Bukankah kau harus berterima kasih kepada Volkan? Karena dialah yang sudah memberikan aku padamu!" ucap Hazel sambil mengecup bibir Surya dengan pelan, akan tetapi Surya tidak mau melepaskan Hazel begitu saja.
" Kenapa begitu? Hmm?" tanya Surya gemes, sambil memencet hidung Hazel dengan gemas sekali.
Hazel kemudian menceritakan semuanya kepada Surya. Sehingga Surya faham maksud kata-kata Hazel tadi.
__ADS_1
" Baiklah sayang. Nanti aku akan berterima kasih kepada Volkan. Karena dia sudah memutuskan pertunangan kalian. Sehingga kau akhirnya pergi ke Pangandaran dan di sanalah kita bertemu lagi. Setelah begitu lama tidak pernah bersua satu sama lain!" ucap Surya begitu bahagia.
" Akan tetapi saat ini kita berdua harus menyelesaikan satu misi yang sangat penting yang tidak boleh dilewatkan," Ucap Surya sambil menatap tajam ke arah Hazel yang bingung melihatnya.
" Misi apa?"
" Misi bikin anak!" ucap Surya yang kemudian langsung menggendong Hazel ke ranjang pengantin mereka yang sejak tadi seakan melambai-lambai kepadanya.
Terlihat Hazel yang tertawa terbahak-bahak gara-gara perbuatan Surya yang menggelitik pinggangnya dengan tanpa ampun.
" Sayang, aku akan bantu kamu membuka gaun pengantin kamu ya, rasanya ga nyaman banget lihat kamu pakai ini," ucap Surya meminta izin kepada Hazel untuk membuka pakaiannya.
" Hati-hati ya bukanya. Soalnya gaun ini berharga sekali bagiku, akan aku simpan sebagai kenang-kenangan pernikahan kita berdua!" ucap Hazel mengingatkan kepada Surya untuk berhati-hati membukanya.
" Ya sayang! Jangan khawatir!" bisik Surya di telinga Hazel yang membuat Gadis itu menjadi merinding disco karenanya.
Setelah berhasil melepaskan gaun pengantin Surya langsung melemparnya begitu saja.
" Ih, kok gitu sih?" protes Hazel dengan kelakuan suaminya.
" Sayang kamu ga mau mandi dulu?" tanya Surya di telinga Hazel yang terlihat sudah berkabut matanya gara-gara Surya yang sejak tadi terus menggoda dirinya.
Melihat Hazel yang menggelengkan kepala Surya pun kemudian langsung mengeksekusi dan menyelesaikan misi mereka malam itu dengan baik.
" Sayang, aku gak sangka kamu masih bisa jaga kesucian kamu, padahal Selamat bertahun-tahun kau berhubungan dengan Volkan yang terkenal bajingan itu!" ucap Surya yang seperti tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang.
Hazel mengejutkan bibirnya merasa tidak senang dengan apa yang dikatakan Surya.
" Volkan selama ini selalu melindungiku dan dia tidak pernah berbuat kurang ajar padaku. Harusnya kau berterima kasih karena selama ini volkan selalu menjagaku, alih-alih kau bilang dia bajingan!" ucap Hazel marah.
Surya yang tahu kalau dia telah kesalahan bicara pun akhirnya meminta maaf kepada Hazel karena dia tahu apa yang dikatakan oleh Hazel ada benarnya.
__ADS_1
" Kau benar sayang. Kalau aku harus berterima kasih kepada Volkan. Karena selama beberapa tahun dia telah menjadi bodyguardmu yang paling setia dan selalu menjagamu dari para pria berandalan yang selama ini selalu menggodamu! Kalau di pikir-pikir, dia telah menjaga jodohku. Jadi dia layak mendapatkan apresiasi dariku!" ucap Surya tersenyum begitu bahagia.
Mulai malam itu Surya berjanji dalam hatinya bahwa dia tidak akan lagi memusuhi Volkan. Akan tetapi dia akan berusaha untuk menjadi teman dan sahabatnya.
" Aku janji sayang mulai hari ini aku tidak akan menjadi musuh Valcon lagi tapi aku akan berusaha untuk menjadi sahabatnya. Demi rasa terima kasihku. Karena dia sudah menjaga jodohku selama beberapa tahun lamanya!" Hazel merasa bahagia sekali karena akhirnya Surya bisa membuka hatinya untuk tidak membenci Volkan lagi.
Bagaimanapun Volkan adalah sahabat terbaiknya selama ini yang selalu menjaga dan melindungi dia dari semua orang maupun pemuda yang selalu berniat jahil dan usil kepadanya.
Hazel sangat ingat Bagaimana Volkan selalu berdiri di hadapannya ketika ada orang yang mengganggunya dimanapun mereka berada.
Mungkin karena sifat patriotik Volkan seperti itulah yang membuat Hazel berpikir bahwa Volkan memang adalah tercipta untuk dirinya.
Akhirnya mereka pun tidur lelap. Setelah pergulatan panas keduanya berakhir. Malam pertama yang syahdu dan penuh kebahagian.
***
Terlihat Maura yang saat ini sedang menatap Volkan yang sedang tertidur pulas setelah puas bercinta dengan dirinya.
Sampai saat ini Maura masih belum percaya bahwa dia telah menikah dengan Volkan. Pria asing yang telah menabrak dirinya sehingga dia sampai kehilangan pekerjaan gara-gara perbuatan pria itu yang tidak bertanggung jawab kepadanya.
Maura terkikik ketika mengingat kejadian konyol itu di mana dia sangat membenci Volkan yang saat itu bersikap sangat menyebalkan sekali dan membuat dia naik darah gara-gara perbuatannya.
" Aku nggak nyangka kalau laki-laki menyebalkan ini, sekarang sudah menjadi suamiku! Hari sial yang telah berubah menjadi hari keberuntunganku. Karena telah bertemu dengan laki-laki paling tampan yang pernah kulihat!" ucap Maura yang terkikik geli.
Maura ingat betapa dulu dia sangat membenci Volkan. Bahkan hanya mengingat namanya saja sudah membuat dia geram luar biasa. Tidak ingin melihat Volkan sama sekali.
Akan tetapi sekarang kebencian itu telah berubah menjadi cinta yang begitu membara yang membuat mereka berdua bahkan sampai rela melakukan segala hal untuk mewujudkan cinta mereka berdua.
Maura benar-benar sangat terharu melihat perjuangan Volkan untuk mewujudkan cinta mereka. Volkan sampai rela di adili keluarga besar dia dan di jauhi kawan-kawan dia. Karena dianggap sebagai penghianat di dalam hubungannya bersama pak Hazel yang sekarang telah menikah dengan Surya.
Semua orang yang dulu menentang hubungan Mereka. Kini tampak berbahagia setelah melihat pernikahan mereka bertiga dalam satu lokasi.
__ADS_1
Mereka bisa melihat ketulusan cinta Volkan dan Maura. Hazel dan Surya. Sehingga akhirnya mereka bisa melegowokan hati menerima perpisahan keduanya.
" Aku berharap kisah cinta kita tidak akan berakhir sampai di sini saja akan melahirkan anak-anak yang akan menjadi bukti cinta kita berdua!" ucap Maura berdoa dengan khusuk.