
Hati Kevin benar-benar terbakar rasa cemburu melihat Qiara yang saat ini sedang makan bersama dengan David. Musuh lamanya yang kembali bertemu setelah hampir 20 tahun lamanya mereka tidak pernah bertemu maupun saling bertukar kabar satu sama lain.
Kevin langsung memasang wajah horor dan permusuhan kepada David.
David hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah Kevin yang menurutnya sangat kekanak-kanakan.
" Ayolah Kevin! Apa kau masih menganggap aku sebagai musuhmu?" tanya David dengan senyumnya yang sangat menyebalkan bagi Kevin.
Bagi Kevin, David adalah musuh abadinya yang tidak akan pernah bisa dia maafkan untuk selamanya.
Bagaimana tidak? David pernah mengurung nya bersama dengan Arjun di ruang bawah tanah selama beberapa hari dan memperlakukan nya seperti seekor binatang.
Kevin tidak akan pernah melupakan rasa sakit itu untuk selamanya. Apalagi Kevin mengetahui kalau David ternyata masih belum melupakan perasaannya terhadap istrinya. Kevin bisa melihat itu dari tatapan David yang terlihat begitu terpesona dengan Qiara yang sekarang duduk di hadapannya.
" Tidak usah banyak berbasa-basi! Mau apa kau datang lagi ke Indonesia?" tanya Kevin benar-benar merasa sangat jengkel dan kesal kepada David yang sudah merusak harinya.
Qiara yang saat ini masih marah kepada suaminya. Dia hanya diam dan tidak menanggapi apapun yang dikatakan oleh Kevin.
" David kalau kau sudah selesai dengan makan kamu, mari kita kembali ke kantor dan menyelesaikan urusan kita. Agar kau bisa segera kembali ke Meksiko!" ucap Qiara sambil mengelap mulutnya dengan tisu.
David terlihat menganggukkan kepala kemudian dia pun membereskan piring yang ada di hadapannya dan langsung bangkit dari duduknya. Bersiap untuk pergi.
Kevin tampak terkesiap melihat mereka berdua yang bersiap untuk meninggalkan restoran tanpa dirinya.
" Sayang!! Apa yang kau lakukan ini?" tanya Kevin dengan mata tajam menusuk jantung.
" Minggir kau! Jangan ganggu urusan bisnisku dengan David. Kau puas-puaskan saja untuk bertemu dengan mantan istrimu. Enak bukan berciuman dengan Susan? Pasti akan lebih bahagia kalau kalian pergi ke kamar hotel sekalian!" ucap Qiara dengan sangat sambil menghempaskan tangan Kevin yang tadi mencekal lengannya.
__ADS_1
Kevin sampai kehabisan kata-kata mendengarkan ucapan istrinya.
" Sayang, kau ngomong apa? Apa yang kau lihat tidak sesuai dengan apa yang terjadi! Tolong dengarkan dulu penjelasanku sebelum kau mengambil kesimpulan yang akhirnya akan merugikan hubungan kita!" ucapkan berusaha untuk membuat Qiara mau melihat ke arahnya.
Akan tetapi Qiara yang saat ini hatinya sedang diamuk amarah dia lebih memilih untuk mengikuti David menuju ke kantornya.
David sebenarnya terkejut mendengarkan perkataan Qiara, " Apakah Susan datang menemuimu lagi? Yang aku dengar Susan sudah bercerai dengan suaminya beberapa bulan lalu. Jadi dia datang untuk menemuimu lagi?" tanya David dengan senyum miring yang benar-benar membuat Kevin sangat emosi karena merasa sedang diejek oleh musuh besarnya.
" Tidak usah ikut campur masalah urusan rumah tangga kami. Kau urus saja hidupmu sendiri!" sengit Kevin marah.
Kevin sampai menggenggam telapak tangannya. Ketika melihat Qiara yang malah berjalan di samping David dan meninggalkan dirinya sendirian di sana.
Qiara sama sekali tidak memperdulikan semua kemarahan Kevin. Karena saat ini hatinya pun sedang marah setelah mengetahui Kevin yang ternyata telah berciuman dengan mantan suaminya.
" Sayang! Ayo pulang sama aku! Kita selesaikan masalah kita di rumah saja.Tolong jangan seperti ini!" ucap Kevin tampak begitu frustasi melihat kelakuan Qiara yang sedang membalasnya dengan apa yang terjadi tadi di ruangan meeting bersama Susan.
Qiara sama sekali tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh Kevin. Dia malah masuk ke dalam mobil David. Kemudian pergi meninggalkan Kevin yang saat ini sedang mengamuk luar biasa.
Qiara selama ini adalah seorang istri yang sangat sabar dan selalu memaafkan apapun kesalahan Kevin. Akan tetapi melihat amarah Qiara saat ini hati Kevin menciut seketika.
" Kamu akan mendapatkan ganjaran setimpal atas perbuatanmu ini Susan!" ucap Kevin yang kemudian langsung mencari ponselnya untuk menghubungi anak buahnya.
" Hancurkan Susan sekarang juga! Aku akan mengirimkan foto dan juga semua data-datanya kepadamu. Hari ini juga kau harus menyelesaikan tugas itu!" ucap Kevin.
Setelah memberikan perintah kepada anak buahnya Kevin pun kemudian masuk ke dalam mobil untuk menyusul Qiara dan David.
Hati Kevin saat ini ketar-ketir membayangkan Qiara bersama dengan David sedang berduaan. " ****!" umpat Kevin kesal luar biasa.
__ADS_1
Ketika Surya menghubunginya. Terlihat Kevin yang tidak mau mengangkat telepon dari putranya yang baru kembali dari bulan madunya.
Bagaimanapun Kevin tidak mau kalau sampai putranya mengetahui tentang masalahnya bersama Qiara.
Sementara itu Surya yang saat ini sedang bersiap-siap untuk pindah ke apartemen pribadinya bersama dengan Hazel. Dia tampak mengerutkan kening. Karena sejak tadi ayahnya dihubungi tetapi tidak mau juga mengangkat telponnya.
" Kenapa?" tanya Hazel.
" Aneh banget! Dari tadi aku menghubungi Papaku. Tetapi dia tidak mau mengangkatnya. Entah apa yang sedang terjadi," ucap Surya menyuarakan apa yang ada di dalam hatinya.
Hazel mendekati suaminya kebetulan menyentuh bahunya.
" Mungkin saat ini Papa sedang sibuk dengan pekerjaannya. Sebaiknya kita menunggu kedua orang tuamu pulang dari kantor. Sebelum kita pindah ke apartemen kita. Rasanya tidak nyaman aja kalau kita pergi begitu saja tanpa berpamitan kepada mereka. Takutnya nanti mereka merasa tersinggung!" ucap Hazel sambil duduk di pangkuan Surya.
Tadi pagi ketika mereka sarapan bersama di meja makan. Surya lupa meminta izin kepada kedua orang tuanya untuk pindah ke apartemen pribadinya.
Tadi pagi Mereka sibuk membahas tentang bulan madunya. Sehingga Surya lupa untuk meminta izin dari kedua orang tuanya untuk pindah hari ini.
" Ya udah, kita ke ranjang aja ya, sambil menunggu ke dua orang tua aku pulang." ucap Surya dengan wajah mesumnya.
Hazel hanya tertawa mendengarkan perkataan Surya.
" Kamu selalu saja otaknya ke sana. Sejak menikah kau sangat mesum tahu ga sih?" protes Hazel kepada suaminya.
Surya terkekeh mendengar perkataan Hazel yang terasa begitu menggemaskan baginya.
" Ayo sayang! Ayahmu dan keluarga kita pasti sudah tidak sabar untuk mempunyai cucu dari kita!" ucap Surya tidak mau menyerah membujuk istrinya yang saat ini sedang duduk di pangkuannya dan bermanja padanya.
__ADS_1
Hazel tertawa mendengar ucapan Surya.
" Kita baru menikah, satu bulan aja belum, masa udah di tagih cucu sih sama mereka? Kita seharusnya menikmati masa pengantin baru dulu. Baru nanti pusing mikirin anak!" ucap Hazel sambil mencium bibir Surya yang sekarang telah menjadi candu baru untuk dirinya yang sudah mencintai Surya.