Menggenggam Asa

Menggenggam Asa
Bab. 41


__ADS_3

"Aku sangat mencintaimu sayang," tuturnya Rania.


"Rasa sayangku melebihi dari apa yang kamu rasakan saat ini," timpalnya Reza dengan senyumannya yang selalu menghiasi wajahnya yang tidak pernah pudar sedikit pun.


Reza menggendong istrinya ala bridal style. Rania mengalungkan tangannya leher suaminya. Senyuman tidak pernah luntur dari wajah Reza selalu berseri-seri sepanjang malam itu.


Ibadah terpanjang adalah menikah. Kesempatan untuk mengumpulkan pundi-pundi pahala setiap insan manusia bisa mengumpulkan dan meraih banyaknya pahala untuk bekal di kemudian hari.


Setelah melakukan kegiatan yang cukup panas, mereka masih berada di atas ranjangnya. Tidak ada yang ingin melepaskan pelukannya satu sama lainnya. Beberapa saat kemudian, mereka memutuskan untuk menyudahi aktivitas mereka berdua yang begitu indah dan syahdu.


Rania membuka lemarinya lalu mengambil pakaian santai untuk suaminya. Pagi tadi Rania sudah memerintahkan kepada anak buahnya untuk mengambil sebagian pakaian suaminya yang ada di rumah suaminya tanpa sepengetahuan dan persetujuan dari Reza. Rania meminta tolong pada sepupunya sekaligus iparnya untuk melakukan hal tersebut.


Reza heran melihat pakaian yang sudah disiapkan oleh Rania dan memandang penuh tanya ke arah istrinya. Rania yang mengerti dengan maksud dari tatapan Reza langsung menjawab pertanyaan yang belum diucapkan oleh suaminya.


"Tadi pagi aku meminta tolong sama Rudi untuk mengantar sebagian pakaian Mas ke sini, aku gak ada waktu untuk membeli pakaian baru untuk Mas," jelasnya Rania dengan wajah sendu yang tidak bisa memberikan pakaian baru untuk Reza.


"Istriku memang pintar segala-galanya selalu tahu dan mengerti apa yang aku butuhkan dan inginkan," puji Reza dengan tersenyum kegirangan.


Rania bisa saja memesannya tapi, takut jika ukuran yang dipakai Martin tidak seperti dulu lagi. Daripada takut salah beli ukuran terpaksa, Rudi diminta untuk membawa sebagian pakaian dari rumahnya untuk dipindahkan ke rumah Rania yang ada di Tokyo Jepang..

__ADS_1


"Gak apa-apa kan Mas, maaf aku sudah lancang tanpa ijin terlebih dahulu kepadamu sebelumnya," tuturnya Rania dengan menyesali apa yang telah dia lakukan.


Reza memeluk tubuh istrinya, "Tidak apa-apa kok sayang, Mas malahan sangat senang dengan semua yang Kamu lakukan untuk Mas, jujur semua sakit, kecewa, sedih rasa penyesalan yang Mas rasakan hancur lebur terbawa bersama aliran air," ucapnya Reza yang menangkupkan dagunya di atas pundak polos Rania yang belum sempat memakai pakaian satu pun.


Rania membalik tubuhnya menghadap ke arah Reza sehingga mereka langsung berhadapan. Ia mengalungkan kedua tangannya ke leher suaminya dengan manja dan penuh kemesraan.


"Rania yang seharusnya minta maaf karena setelah Aku sembuh dan bangun dari sakitnya saya marah dan kecewa dengan sikap Mas yang sudah menutupi kenyataan yang ada sehingga saya memutuskan untuk tinggal bersama Kakekku di Inggris Birmingham England," pungkas Rania.


"Bukan salah kamu sayang, wajar saja kamu bersikap seperti itu pada Mas, karena kesalahan dan ulahnya Mas sendiri lah, Mas memang wajar diperlakukan seperti itu," terangnya Reza yang melingkarkan tangan kekarnya di pinggang Istrinya.


Rania meletakkan jarinya di atas bibir seksi Martin, "Jangan berkata seperti itu sayang, lebih baik kita mengisi dan memperbaiki waktu yang sudah terbuang beberapa tahun ini dengan hal-hal yang lebih baik lagi, mari kita tatap masa depan kita yang lebih baik lagi, masih ada anak-anak kita yang menunggu kita dan mengharapakan perhatian dari kita berdua," timpal Rania panjang lebar.


...----------------...


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan

__ADS_1


Cinta dan Dendam


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...

__ADS_1


Mohon maaf dan dimaklumi, jika ada penulisan yang salah atau terdapat typo..


__ADS_2