
"Ada yah orang yang setega itu, kalau aku diposisinya Ibu pasti akan Aku lapor ke polisi agar si Ahmad segera ditangkap dan dijobloskan ke dalam penjara, biar dia juga merasakan gimana rasanya menderita," geram Risma dengan menggebu-gebu.
"Maya husss, biarkan emaknya Alif selesaikan perkataannya, Sedari tadi selalu memotong pembicaraan," sanggah Nenek Ritha yang tersenyum melihat kemarahan dan rasa jengkel yang membuncah di dalam hatinya Risma.
"Maaf Nek," ucap Risma yang cengengesan saking semangatnya mendengar kisahnya Bu Nur.
Kebahagiaan tidak menghampiri mereka yang memiliki segalanya, namun kebahagiaan akan menghampiri mereka yang berterus bersyukur atas nikmatnya. Happiness does not come to those who have everything, but happiness will come to those who continue to be grateful for the blessings.
You will not find happiness if you continue to demand perfection. Be grateful for what you have, then there you will find happiness. Kamu tidak akan menemukan kebahagiaan jika terus menuntut kesempurnaan. Syukuri apa yang kamu miliki, maka di sana akan kau temukan kebahagiaan.
Sore itu, Ibu Nurmala jadi pembicara setia sedangkan yang lainnya jadi pengamat dan tukang kepoin apa yang dibicarakan oleh Ibu Nurmala. Mereka sangat bangga dengan sikap, tingkah laku dan karakternya ibu Nurmala. Pendidikan hanya tamatan SD saja, tetapi perilakunya melebihi orang yang berpendidikan tinggi.
Seorang ibu yang rela bertaruh dan berkorban nyawa, demi seorang anak kecil yang tidak diketahui asal usul anak itu. Dia hanya menolong anak kecil itu karena kasihan dan tergerak hatinya untuk membantu anak itu keluar dari kemalangan yang hampir saja merenggut nyawanya.
Pertolongan Ibu Nurma sangatlah berarti dan penting, tanpa bantuan dari Ibu Nurmala, mungkin Muhammad Ali sudah meninggal dalam mobil berbak itu bersama dua supirnya. Satu persatu mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Ibu Nur. Reza bahkan berjanji akan memberikan hadiah khusus untuk ibu Nur atas jasa-jasanya
Pengorbanannya menolong Alif, jika Alif adalah Rafael putra sulungnya, maka Martin akan memberikan banyak hadiah sebagai ucapan terima kasihnya kepada ibu Nirmala. Apa yang diberikan oleh Martin dan keluarganya nanti untuk Ibu Nurmala, tidak akan sebanding dengan apa yang sudah diperjuangkan dan diperbuat oleh Ibu Nur demi menyelamatkan nyawa putra sulungnya.
"Makasih banyak Bu, Ibu sudah menyelamatkan putraku," ucap Amairah yang sudah sangat yakin jika Alif itu adalah putranya walaupun mereka belum melakukan tes DNA.
"Non Rania tidak perlu berterima kasih kepada Saya, Saya lakukan semua ini sebagai panggilan hati dan jiwa Saya sebagai sesama umat manusia, wajarlah melakukan itu disaat melihat ada orang yang membutuhkan bantuan, pasti akan sekuat tenaga menolongnya sesuai dengan kapasitas dan kemampuan saya Non," tuturnya Nanda.
"Syukur Alhamdulillah Nurmala jasa-jasa dan pertolongan Kamu ini, kami serasa tidak mampu memberikan apapun yang sesuai dengan pemberianmu yang sangat luar biasa itu," timpal Nenek Martha.
__ADS_1
"Apa yang nenek katakan benar adanya, bantuan dan keridhaan Ibu Nurma mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan nyawa Alif sungguh terpuji," timpal Risma.
Berbagai ucapan syukur atas nikmat keselamatan yang diberikan untuk Alif oleh Allah tidak terukur dan tidak bisa terhitung jumlahnya. Semua orang yang ada di dalam sana tersenyum bahagia dan lega setelah mendengar penjelasan dari Bu Nurma.
Reza sudah mengkonfirmasi kepada beberapa tim dokter yang akan nantinya menangani tes yang akan dilakukan pada Alif.
"Kalau seperti ini sudah, Saya akan segera melakukan prosedur tesnya,hal ini untuk memastikan apakah Alif adalah Axel atau orang lain," jelas Reza dengan penuh keyakinan.
"Betul sekali apa yang kamu katakan Reza! Kamu jangan tunda-tunda lagi, Papa juga tidak sabar untuk mengetahuinya," tutur Pak Hedi.
Rania memegang ke dua tangannya ibu Nurmala lalu berkata,"Ibu kalau pun Kami sudah mengecek dan hasil tesnya adalah Alif itu putraku yang sudah hampir lima tahun menghilang, Ibu akan tetap menjadi emaknya Alif sampai kapan pun, dan emak juga bisa tinggal bersama Kami nantinya."
Raniah mengatakan hal itu dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan serta kelembutannya dalam bertutur kata.
...****************...
Dalam novel ini alurnya maju mundur kadang menceritakan masa lalu salah satu mcnya atau pemeran tokohnya..
Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya yang ceritanya lebih seru dari Menggenggam Asa loh..
Dilema Diantara Dua Pilihan
__ADS_1
Cinta dan Dendam
Pelakor Pilihan
Hanya Sekedar Pengasuh
Cinta ceo Pesakitan
Ketika Kesetianku Dipertanyakan
Menggenggam Asa
Cinta Kedua CEO
Kau Hanya Milikku
Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...
Tetap berikan dukungannya untuk menggenggam asa dengan cara, Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan, berikan gift dan Votenya juga…
Mohon maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikan cerita ini atau Typonya yang meresahkan...
__ADS_1