Menggenggam Asa

Menggenggam Asa
Bab. 59


__ADS_3

Perjalanan mereka tempuh sangatlah jauh dari London City Inggris negara almarhumah Ratu Elisabet ke tanah air tercinta Indonesia Jakarta. Beberapa jam kemudian, pesawat sudah meninggalkan airport menuju Indonesia.


Membuat kedua anaknya cukup kelelahan. Alexa dan Rendra terlelap di dalam kamarnya. Sedang kedua orang tuanya serta Ananda yang sedari tadi duduk bersebelahan dengan Tuan Muda dan Nona Mudanya. Mereka bersantai sore sambil menikmati kudapan yang dibuat oleh chef pesawat jet pribadi mereka.


Mereka duduk sambil menikmati suguhan dari Chef khusus yang mereka panggil untuk menemani mereka dalam perjalanan pulang dari London ke Jakarta, Indonesia. Berbagai masakan ala Inggris yang menjadi pilihan mereka saat bersantap malamnya.


Rendra dan kakaknya Alexa tidak sempat makan malam bersama mereka karena terlebih dahulu tertidur. Padahal baru selesai shalat isya malam hari minggu.


"Sayang tambah makannya, sepertinya porsi kamu sangat sedikit, Kamu kurang tenaga kalau segitu saja Kamu makan," ucap Reza lalu menyendokkan makanan ke atas piringnya Rania.


Raniah hanya tersenyum melihat piringnya yang sudah penuh dan gendut yang sudah berisi berbagai macam makanan. Mereka makan sambil sesekali bercanda membuat suasana makan mereka menjadi ramai.


Andai saja Rafael berada di antara mereka pasti mereka akan ditegur dan dilarang agar mereka diam. Sedangkan jauh di sana di belahan dunia lainnya. Risma dan Rudi suaminya pagi ini janjian untuk makan pagi bersama di Apartemen mereka sebelum meresmikan pernikahan mereka di depan khalayak seluruh tanah air Indonesia.


Rudi ingin menyampaikan sesuatu kepada Maya tentang kedatangan sepupu sekaligus kakak iparnya itu. Beserta keluarga kecilnya serta acara penyambutan untuk Rendra Richie Arfathan Artanegara. Rudi juga berniat untuk mengantarkan beberapa oleh-oleh yang dia bawakan khusus untuk Muhammad Ali.


Rudi sudah bersiap berangkat dan di dalam mobilnya, hpnya berbunyi pertanda ada chat yang masuk ke aplikasi hpnya yang berwarna hijau itu. Dia segera membukanya lalu membacanya. Ia tersenyum saat mengetahui jika Reza dan Rania beserta yang lain sudah berada di atas pesawat menuju Indonesia.


"Alhamdulillah, akhirnya Mbak Raniah pulang juga ke Jakarta, setelah kurang lebih empat tahun kami menunda peresmian pernikahan kami yang dari nikah siri kami akhirnya hari itu datang juga," Rudi membatin penuh bahagia.


Senyuman selalu menghiasi wajahnya Rudi saat mengetahui jika Reza sudah berada di jalan menuju Jakarta. Dia tidak sabar ingin segera bertemu dengan Risma dan segera ingin menyampaikan berita gembira tersebut di hadapan istrinya itu.

__ADS_1


"Tunggu Aku sayang, kita akan segera melangsungkan honeymoon kita yang sudah lama kita tunggu," gumam Reza.


Mobil hitam Lamborgini milk Rudi sudah bergabung dengan pengendara roda empat lainnya. Suasana pagi itu cukup sepi karena masih cukup pagi sehingga jalan alternatif yang dipilih ia membuatnya perjalanan ia lancar jaya tanpa hambatan apa pun yang berarti.


Perjalanannya hanya sesekali Rudi yang berhenti saat berada di bawah lampu merah. Risma dan Bu Sumartini sedang sibuk dengan panci dan pisau yang mereka pegang.


Pagi ini Risma dan Bu Sumartini berencana ingin masak berbagai macam masakan kesukaan dari suaminya. Ada ikan tongkol masak woku, sayur asem, udang tepung, dan sambal terasi yang akan mereka buat dan sudah ada beberapa masakan yang selesai mereka masak. Sedangkan Ali berada di dalam kamarnya sedang menyelesaikan tugas sekolahnya.


"Bu semuanya di cuci sayurnya yah, terus kalau airnya sudah mendidih apa langsung dimasukin semua atau gimana Bu?" tanya Risma sembari memegang beberapa bahan sayuran disaat ingin mencuci bahan-bahan untuk masak sayur asem.


Bahan itu terdiri dari ada jagung manis kuning, kacang panjang, labu siam, sedikit perasan asam Jawa, kacang tanah, cabe rawit dan bawang putih dan merah untuk menambahkan sebagai pelengkapnya.


...****************...


Silahkan mampir juga ke novel Aku yg lainnya:



Dilema Diantara Dua Pilihan


Cinta dan Dendam

__ADS_1


Pelakor Pilihan


Hanya Sekedar Pengasuh


Cinta ceo Pesakitan


Ketika Kesetianku Dipertanyakan


Menggenggam Asa


Cinta Kedua CEO


Kau Hanya Milikku



Makasih banyak bagi kakak Readers yang telah memberikan dukungannya, i love you all...


Tetap berikan dukungannya untuk menggenggam asa dengan cara, Like setiap Babnya, Rate Bintang 5, Favoritkan, berikan gift dan Votenya juga…


Mohon maaf jika banyak terdapat kesalahan dalam pengetikan cerita ini atau Typonya yang meresahkan...

__ADS_1


__ADS_2