
"apa aku pergi ke luar negeri aja ya? buat bisa punya rumah sendiri, dan membahagiakan kedua orang tua ku nanti nya. " ujar metty sambil menghayal memiliki rumah bagus.
Akan tetapi ia berpikir bagaimana nasib anak nya jika ia tinggal merantau nanti.
"Apa ibu sama bapak mau merawat meityza nanti ya?. "
"Ah sudahlah, ibu sama bapak sangat sayang pada anak ku pasti mereka akan merawat nya. " ujar metty sambil terus saja membayangkan keuntungan jika dia berangkat menjadi TKW.
Metty tertidur bersama putri nya, karena ia merasa lelah memikirkan tentang nasib kehidupan nya yang selalu tak enak di dapat.
"Bapak udah balik? apa metty sudah ada di rumah pak? " tanya Diana melihat suami bu Ella yang sudah datang.
"Sudah nak, tadi dia mau mencari kami, tapi pas bapak sampai di rumah. Jadi mereka tak mencari hanya bertanya saja. " ujar suami bu Ella.
" terus apa yang bapak bilang? " tanya Diana lagi.
__ADS_1
"Bapak gak ngomong apa-apa nak, rasa nya bapak tak sanggup melihat anak bapak yang sudah tak mendengarkan omongan kami lagi. " ujar suami bu Ella dengan meneteskan air mata nya.
"Sudahlah pak jangan nangis mungkin semua ini karena rayuan mandi sih irfan itu, makanya metty samali mau pergi sama dia lagi. " ujar Diana dengan suara yang keras sehingga membuat mereka di pandangi oleh orang-orang di sekitar mereka.
"apa ibu dari tadi belim siuman nak?. " tanya suaki bu Ella pada ku.
"Belum pak, sedari tadi beliau belum siuman, dan kata dokter beliau terkena stroke. " ujar Diana yang berpikir ini harus diketahui oleh suaminya.
Karena tak mungkin Diana menyimpan sendiri penyakit bu Ella, karena bagaiamana pun beliu adalah suaminya, jadi sudah seharusnya beliau tahu tentang apa yang terjadi pada be Ella.
" Sudahlah pak. ini bukan kesalahan bapak, dan ingat pak, ALLAH tak akan menguji hamba nya di luar batas kemampuan nya. " ujar Diana berusaha memberikan semangat kepada suami bu Ella, agar selalu bersabar.
Diana kasihan kepada keluarga metty, dari dulu mereka selalu di timpah musibah. Dan hebatnya mereka selalu bisa melewati semua musibah yang mereka hadapi.
"Nak kamu pulang saja bapak bisa sendiri disini, kasihan orang tua ku pasti nyariin kamu. " ujar suami bu Ella.
__ADS_1
"Nggak papa pak, saya sudah bilang kalia saya mau menginap di rumah bapak. " ujar Diana menolak untuk pulang, karena tak mungkin ia membiarkan mereka tinggal berdua disini.
Diana memutuskan untuk tetap menginap di rumah sakit agar bisa memantau keluarga metty dengan baik.
karena bagaiamana pun bu Ella begini karena ulah dari nya, seandainya ia tak memperlihatkan video itu, bu Ella pasti gak akan berada disini.
"Apa orang tua mu gak marah kalau tahu kaki berada di rumah sakit nak?. " tanya suami bu Ella.
"Nggak kok pak, soalnya saya bilang mau menginap di rumah teman, jadi diizinkan. " ujar Diana.
"ya udah nak, sebaiknya sekarang kamu tidur duluan biar bapak yang jaga-jaga siapa "Ini udah mau selesai nak. tinggal di sajikan saja untu bapak yang bentar lagi pulang dari ladang. " ujar bu Ella.
Sekitar dua menit bu Ella selesai menyajikan makan yang ia masak, ia pun meminta diana untuk menyampaikan hal yang dimaksud.
Diana tanpa pikir panjang langsung memutar video tersebut, dan betapa terkejutnya bu Ella melihat video tersebut.
__ADS_1
"Astaghfirullah metty apa yang telah ia lakukan, ia sudah melebih batasnya. " ujar bu Ella dengan isak tangisnya.