Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 54 Ke kantor


__ADS_3

"Oke intan Terima kasih ya untuk videonya. " ujar tiara membalas pesan intan.


"Sama-sama Bu. kalau gitu saya mau istirahat dulu, assalamu'alaikum. " ujar intan.


"Waalaikumsalam intan. " balas tiara mengakhiri pesan intan.


Jam sudah menunjukan pukul setengah 10 malam, Irfan terlihat sudah mulai mengantuk.


"Kayanya mas irfan sudah ngantuk deh." batin tiara yang melihat irfan menguap.


"Mas mau tidur?. " tanya tiara mengalihkan pandangan dari ponselnya.


"Iya sayang mas udah ngantuk. " ujar irfan pada Tiara.


"kalau gitu mas tidur aja, nanti kalau mas udah terlelap aku baru pulang. " ujar tiara.


"Iya sayang, oh iya nanti tolong telpon metty untuk ajak meityza kesini ya, biar ada yang bantuin kamu beres-beres pas aku pulang besok." ujar irfan.


"Kan aku bisa dibantu sama suster yang ada disini mas, gak perlu metty. " ujar tiara yang males mendengar nama Metty.


Ya Tiara masih belum bisa berdamai dengan metty sampai ia benar-benar keluar dari kehidupan irfan.


"Aku kangen sama meityza sayang. " ujar irfan yang memang merindukan putri satu-satunya.


"Kalau gitu anak mu saja yang kesini gak usah metty kan bisa mas." ujar tiara.


"Kamu kok gitu sih sayang? bukankah waktu itu kamu sudah berdamai dengan nya?. " tanya irfan yang mendengar ucapan tiara.


Tiara berpikir jika dia bilang dia hanya berpura-pura damai dengan metty bisa-bisa irfan marah padanya.


"Sebaiknya aku iyakan saja deh ucapan irfan kan ada baiknya juga kalau ada metty, aku lebih bisa kerja dengan mudah. " ujar tiara dalam hatinya.


"Ya udah nanti aku telpon metty biar besok datang kesini. " ujar tiara pada irfan.


"Nah gitu dong sayang, kamu baik banget deh, mas makin sayang sama kamu. " ujar irfan memuji tiara.


"Ah sudah lah kamu kerjaannya gombal mulu. tidur sana. " ujar tiara sambil mencibir bibirnya.


"Ya udah kalau gitu aku tidur dulu sayang, kamu kalau pulang nanti hati-hati ya. " ujar irfan sambil mencium kening tiara.


"Iya tidur dah. " ujar tiara yang ingin segera pulang. karena jujur dia sendiri sudah sangat ngantuk sekarang.


Sekitaran 5 menit irfan akhirnya tertidur dengan pulas, Tiara memutuskan untuk segera pulang dan menelepon pak doni untuk menjemputnya.


"Sebaiknya sekarang aku telpon pak doni agar menjemput ku disini. " ujar tiara.

__ADS_1


Ketika hendak menelpon oak doni, tiara inga bahwa untuk saat ini pak doni belum tinggal di rumahnya dia datang kerja pulang jam 6 magrib, besok pagi sekitaran jam 7 dia sudah berada di rumah.


"Astaghfirullah kok aku bisa lupa si, kan pak doni kerja paruh waktu, sebaiknya aku pesan taksi saja." ujar tiara.


Tiara pun segera memesan taksi di aplikasinya, setelah selesai memesan taksi ia pun menunggu sambil duduk di samping irfan.


Sekitaran 10 menit taksi yang dipesan oleh tiara lahirnya sampai, ia segera keluar ke depan dan naik taksi yang ia pesan tadi.


"pak antar saya ke alamat ini ya. " ujar tiara sambil menyerahkan alamat rumahnya.


"Baik bu. " ujar pak sopir yang melihat alamat yang tertera di kaya ponsel tiara.


Taksi pun jalan dengan kecepatan rata-rata. Sekitaran 20 menit akhirnya ia sampai di rumahnya dan segera menyerah beberapa lembar uang untuk membayar biaya taksi yang ia pesan.


"Jadi berapa semuanya?. " tanya tiara.


"Totalnya 50 ribu bu. " ujar pak sopir.


Tiara menyerahkan uang seratus ribu.


"ini pak kembaliannya ambil saja. " ujar tiara seraya berlari masuk ke rumahnya.


Pak supir pun berterima kasih karena telah dipertemukan dengan orang sebaik tiara.


Setelah merasa wajahnya sudah bersih dari make up, ia pun bergegas untuk tidur karena ia merasa sudah sangat ngantuk.


"Aku merasa sangat ngantuk sekali, sebaiknya aku segera tidur. " ujar tiara pada dirinya.


Setelah merebahkan dirinya di atas kasur, tiara langsung tertidur dengan pulas nya.


Keesokan paginya tiara terbangun dengan menghirup udara pagi yang terasa sangat segar.


"Hoam, rasanya tidur ku sangat nyenyak semalam. "ujar tiara.


Tiara segera bangkit dari kasurnya dan segera mandi karena pagi-pagi sekali dia harus ke kantor untuk menyampaikan bahwa ia akan memimpin perusahaan mulai sekarang.


sekitaran setengah jam tiara baru selesai mandi dan ia segera memakai make up nya agar terlihat lebih sempurna.


Di kantor pak satpam mengumpulkan semua karyawan untuk menyambut tiara sesuai dengan permintaanya kemarin.


"Perhatian semuanya, saya harap kalian bisa kumpul di sini dengan cepat sebelum ibu tiara sampai ke sini. " ujar pak satpam.


Karyawan yang mendengar itu segera menuju tempat yang di maksud.


"Eh bella kira-kira kenapa ya kita disuruh kumpul?. " tanya Melly salah satu bagian keuangan.

__ADS_1


"Oh itu, mungkin karena mulai sekarang bu tiara kan kembali memimpin kita. " ujar bella.


"Kalau gitu yuk kita pergi ke sana. " ujar Melly.


Di lain sisi tiara baru selesai memakai pakaiannya dan segera menuju mobil untuk pergi ke kantor.


"Pak doni tolong antar saya ke kantor. " ujar tiara berteriak sambil menuruni anak tangga.


"Bu tiara kok buru-buru mari bu sarapan dulu. " ujar bi sumi yang melihat tiara terburu-buru.


"Oh iya bi, bibi sendiri sudah sarapan belum?. " tanya tiara.


"Kan nunggu ibu dulu baru saya. " ujar bi sumi.


"Ya sudah kalau gitu ayok kita makan ajak pak doni sekalian ya bi, kasian dia siapa tahu belum sarapan. " ujar tiara.


Bi sumi segera memanggil pak doni untuk sarapan bersama.


Mereka pun segera sarapan bersama. Bi sumi mengingat kalau hari ini irfan akan pulang berniat menanyakan pada tiara.


"Bu hari ini kan pak irfan pulang, Kira-kira jam berapa ibu pulang sama pak irfan nanti? . " tanah bi sumi.


"Aduh saya lupa lagi kalau hari ini mas irfan mau pulang. " ujar tiara pada bi sumi.


"Terus nanti pak irfan pulang sama siapa bu?." tanya bi sumi.


"Oh nanti biar saya suruh pulang pakai taksi aja bi, kalau gitu saya mau ke kantor dulu kayanya udah telat ni. pak tolong anterin saya ya. " ujar tiara.


Tiara yang lupa hari ini irfan akan pulang dan semalam meminta untuk menghubungi Metty agar pergi ke rumah sakit.


Tiara pun memilik ide, ia akan menyuruh metty untuk mengurus kepulangan irfan nanti sedangkan ia mengurus kantornya.


"Tittt... tiittt.... Suara sering handphone metty.


Tiara menunggu beberapa menit yang akhirnya panggilannya di jawab oleh metty.


" Hello assalamu'alaikum tiara. " ujar metty.


"Wassalamu'alaikum metty kamu tahu kan hari ini mas irfan akan pulang." x ujar tiara.


"Iya tiara kenapa?. " tanya metty.


"semalam mas irfan minta agar kamu sayang bersama meityza ke rumah sakit. " ujar tiara.


"oh ya sudah nanti aku pergi tiara. " ujar metty.

__ADS_1


__ADS_2