Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 62 Berkedok jalan-jalan


__ADS_3

Irfan menyerahkan sejumlah uang untuk membayar taksi yang ia pesan. Lalu ia bergegas masuk ke halaman rumah yang sangat mewah itu.


"Mas ini rumah kamu ya?. " tanya metty seraya membuntuti langkah mantan suaminya.


"Bukan dek. ini rumah kontrakan yang di sewa tiara selama ia diusir dari rumah sama ayah. " ujar irfan.


"Oh gitu ya. " ujar tiara.


"mohon maaf cari siapa ya pak, buk?. " tanya bi sumi yang melihat kedatangan irfan dan metty.


"Saya suaminya tiara bukankah ini rumah kontrakan tiara.? " tanya irfan.


"oh pak irfan, iya benar silahkan masuk pak, buk." ujar bi sumi.


Bi sumi pun mengajak irfan dan metty duduk di ruang tengah dan memberitahu letak kamar tiara.


"Bi boleh saya nanya sesuatu?. " tanya irfan.


"boleh oak silakan mau nanya apa.? " tanya bi sumi.

__ADS_1


"Apa bener ini rumah kontrakan dan bi sumi yang mengurus rumah ini?. " tanya irfan pada bi sumi yang tak yakin kalau rumah itu adalah rumah kontrakan.


" Iya betul pak, saya sudah bertahun-tahun kerja disini, oh iya selain saya ada pak doni sebagai sopir jikalau mas irfan dan buk tiara ingin bepergian." ujar bi sumi.


"Tadi tiara gak jemput saya dan gak kabarin saya, apa bibi tahu dia kemana?. " tanya irfan.


Irfan ingin mengetahui kemana sebenarnya tiara, sampai ia tidak menyempatkan untuk membantunya mengurus kepulangan dari rumah sakit.


"Oh bu tiara katanya lagi ada urusan di luar pak, saya juga tidak terlalu tahu urusan apa yang bu tiara maksud. " ujar bi sumi kalah mendengar pertanyaan irfan.


"untung saja bu tiara sudah memberitahu kami kalau sekarang suaminya pulang," ujar bi sumi dalam hati.


"Mas irfan kalau gitu aku pulang dulu ya. takut dicariin ibu." ujar metty yang gelisah karena hari sudah hampir siang sedangkan ia sudah berjanji untuk pulang jam 10.


"Anu pak tadi mas doni pulang ke rumahnya karena anaknya sakit. " ujar bi sumi.


Pak doni supir diruang tiara tadi meminta izin kepada bi sumi untuk pulang sebentar karena anaknya yang sedang sakit.


"Kunci mobilnya dimana bi? saya mau pakai untuk antar anak dan mantan istri saya. " ujar irfan.

__ADS_1


"Sebentar pak saya ambilkan dulu." ujar bi sumi seraya bergegas untuk mengambil kunci mobil tempat biasa bu tiara simpan.


"ini pak kuncinya. " ujar bi sumi seraya menyerahkan kunci yang ia pegang.


"Makasih ya bi, kalau gitu tolong bawakan barang-barang saya ke kamar. " titah irfan.


"baik Pak." ujar bi sumi.


bi sumi segera membawa barang-barang irfan ke kamarnya dan merapikannya ke dalam lemari tempat baju-baju bu tiara.


Irfan segera mengajak metty naik ke mobil yang ada di rumah kontrakan nya, untuk mengantar metty pulang.


"Dek kita jalan-jalan dulu sebentar ya, mas kangen sama kamu. " ujar irfan dengan sedikit menggoda.


"Maaf mas aku tidak bisa dan aku mungkin sudah ditunggu ibu di rumah. " ujar metty.


"Sebentar aja dek, sayang apa kamu mau jalan-jalan Sama ayah?". tanya irfan pada anaknya.


" mau yah, mau." ujar meityza dengan antusias.

__ADS_1


"Nah kamu lihat kan dek anak kita pengen jalan-jalan sama ayahnya. " ujar irfan pada metty.


"tapi mas, aku tidak bisa dan aku tidak mau orang-orang pada berpikir negatif nanti. " ujar metty yang takut pergi berdua sama irfan.


__ADS_2