Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 72 Tangisan mamanya irfan


__ADS_3

" loh memang nya irfan kemana bi?. " ujar tiara dengan kening berkerut.


"sekitaran 15 menit yang kalau psk irfan pergi bu, saya gak tahu beliau pergi kemana." ujar bi sumi.


"Memangnya irfan gak bilang mau pergi kemana bi?. " tanya tiara dengan rasa penasaran.


"Pak irfan gak bilang bu, tapi tadi saya lihat pak irfan begitu rapi dan wangi bu. " ujar bi sumi.


"Mau kemana sebenarnya dia? baru pulang dari rumah sakit udah keluyuran aja. " gumam tiara.


"Ya sudah kalau gitu saya ke atas dulu ya bi. " ujar tiara pada vi sumi.


"Iya bu saya mau lanjut masak. " ujar bi sumi.


Tiara pun menyusuri tangga untuk bisa segera sampai di kamarnya. Ia merasa sangat lelah hari ini ditambah dengan irfan yang keluar tanpa memberi tahu dirinya.


"Sebaiknya aku mandi dulu sekarang biar pikiran ku bisa lebih tenang. " ujar tiara seraya bergegas menuju kamar mandi.


Irfan baru saja sampai di halaman depan rumah orang tuanya, ia memarkirkan mobilnya telat di samping mobil miliknya dulu.

__ADS_1


"Semoga saja ayah sama mama tidak marah lagi sama aku. " ujar irfan sebelum turun dari mobilnya.


Irfan mencoba untuk masuk ke dalam rumah orang tuanya dengan sedikit tegang karena jujur sja aja masih takut untuk bertemu dengan mereka.


"Eh den irfan sudah pulang toh?. " ujar mbok siti yang tiba-tiba muncul dari belakangnya.


Irfan yang mendengar suara mbok siti kaget, karena muncul secara tiba-tiba.


"Aduh mbok ngagetin aku aja. " ujar irfan seraya mengelus dadanya yang berpacu lebih kencang akibat dari kekagetan nya.


"Maaf den saya tadi lihat den irfan celingak celinguk ya sudah saya samperin aja. " ujar mbok siti dengan sedikit cengengesan.


"Hampir copot jantung saya mbok. " ujar irfan pada mbok siti.


"ayah sama mama ada mbok?. " tanya irfan yang cemas takut dimarahi lagi sama ayahnya.


"Ayah nggak ada den cuma nyonya yang ada di dalma. " ujar mbok siti.


"Memangnya ayah kemana mbok?. " tanya irfan penasaran.

__ADS_1


"Kurang tau den soalnya tadi saya ke luar buat beli bahan dapur yang udah habis. " ujar mbok siti.


"Yasudah mari masuk den, pasti nyonya kangen banget sama den irfan. " ujar bi sumi dengan senyum yang mengembang.


"Apa mama gak akan marah lagu sama aku mbok?. " tanya irfan.


"Loh marah kenapa den? wong setiap malam nyonya nyariin den irfan sampai susah tidur. " ujar mbok siti.


*beneran bi? mama sering nyariin aku?. " tanya irfan dengan antuasias nya.


"Iya den, juragan aja sering pergi cariin den irfan tapi gak ketemu-ketemu. " ujar mbok siti.


Irfan dan mbok siti asyik mengobrol di depan tanpa mereka sadari mamanya irfan melihat kehadiran anaknya segera berlari menyusul anaknya.


"irfannnnnnnnnn......... " Ujar mamanya irfan sambil berlari memeluk anaknya yang sudah beberapa minggu tak jumpa.


"mama irfan kangen sekali sama mama. " ujar irfan seraya membalas pelukan namanya.


"Mama juga kangen sama kamu nak. mama sering cari kamu cuma ayah mu yang gak izinin. " ujar mamanya irfan sambil terisak dalam pelukan irfan.

__ADS_1


"maafin irfan mah telah menjadi anak yang tak penurut dengan ucapan mama sama ayah. " ujar irfan penuh penyesalan.


"Mama susah memaafkan kamu nak, maafin mama karena tak bisa bantu kamu karena ketika di pukul oleh ayah mu. " ujar mamanya irfan seraya mengusap lembut kepala anaknya.


__ADS_2