Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 97 Masuk rumah sakit


__ADS_3

"Astaghfirullah metty apa yang telah ia lakukan, ia sudah melebih batasnya. " ujar bu Ella dengan isak tangisnya.


"Diana yang melihat bu Ella menangis berusaha untuk menenangkan nya.


" bu, bu Ella kenapa bangun bu." ujar Diana yang melihat bu Ella sudah tak sadarkan diri.


Diana bingung harus melakukan apa, ia sama sekali tak tahu jika bu Ella akan sampai seperti ini.


Bertepatan dengan ibu, suami bu Ella baru saja pulang dari ladang, dan terkejut melihat keadaan istrinya.


"astaghfirullah halazim apa yang terjadi dengan istri saya?. " ujar suami nya bu Ella yang mendapat pemandangan tak menyenangkan itu.


"assalamu'alaikum bapak, tolong ibu pak, saya gak menduga ibu akan seperti ini. " ujar Diana dengan badan gemetaran karena dia takut dimarahi oleh suaminya bu Ella.


"Apa yang terjadi dengan istri saya Diana?. " tanya suaminya bu Ella dengan suara yang menekan.


"maaf Pak tadi saya hanya memperlihatkan video yang harus bu Ella tahu. " ujar Diana dengan meneteskan air mata karena rasa takutnya.


"video apa dan mengapa istri saya harus melihat video yang kamu maksud?. " ujar suaminya Hu Ella dengan mencengkram tangan Diana yang membuat ia meringis kesakitan.

__ADS_1


"Aduh pak sakit tangan saya." ujar Diana yang tak tahan dengan rasa sakit akibat cengkraman beliau.


"Saya kesini hanay untuk memberitahu kelakuan anak bapak di luaran sana. " ujar Diana terus berusaha melepas cengkraman dari beliau.


"apa maksud kamu, apa kamu kesini hanay untuk jelek-jelek kan anak saya?. " tanya suami bu Ella.


"akan saya beritahu nanti lebih baik kita bawah bu Ella ke rumah sakit dulu.


suaminya bu Ella menuruti kata Diana melihat kondisi istrinya yang tak sadarkan diri, ia takut terjadi apa-apa dengan istrinya.


Diana membantu suaminya bu Ella untuk membawa bu Ella ke rumah sakit terdekat memakai mobil Diana.


sekitar 10 menit akhirnya mereka sampai di rumah sakit dan bu ella mendapat perawatan langsung oleh petugas rumah sakit.


"ayah beli es cream di toko itu. " ujar meityza yang melihat toko es cream.


"Nak jajan minta terus, bukankah dari tadi sudah beli es cream?. " ujar metty yang tak mau anaknya menjadi peminta.


"Ya sudah ayah belikan yuk kita turun. " ujar irfan kepada mereka.

__ADS_1


"Aku tunggu disini aja, kalian saja yang pergi. x ujar metty yang males untuk bergerak.


" Kamu mau di belikan apa dek? " tanya irfan pada metty.


" apa aja yang penting kalian jangan lama ini udah sore. " ujar metty dengan perasaan yang tak enak.


"Iya iya bawel banget si kamu sayang, ku ***** bibir mu itu baru tahu rasa kamu." ujar irfan dengan suara menggodanya.


Metty hanya membuang muka mendengar ucapan irfan, melayani nya saja tadi membuat metty kewalahan.


Metty menunggu hampir setengah jam membuat ia betah menunggu.


" kenapa lama sekali si mereka. " ujar metty kesal.


dua menit akhirnya irfan dan anaknya sampai di dalam mobil.


"Maaf ya bunda lama. soalnya aku pengen beli es cream banyak-banyak." ujar meityza pada ibunya.


"Sebaiknya sekarang kita langsung pulang sekarang jangan berhenti lagi. " ujar metty dengan kening berkerut.

__ADS_1


Karena sedari tadi perasaan metty tidak enak. Ia memikirkan perbuatan nya dengan irfan tadi, sudah 2 kali dia melakukan hubungan terlarang itu.


dia takut kalau akhirnya dia hamil nanti, karena irfan tak pernah memakai pengaman ketika berhubungan dengan dia.


__ADS_2