
Satu minggu sudah mas irfan pergi berlibur dan tentu saja ia tidak menghadiri sidang panggilan surat gugatan yang kedua itu, jikalau pada sidang terakhir irfan gak dateng maka kami akan sah untuk bercerai.
"Kira-kira Siapa ya yang menerima surat gugatan yang ditujukan untuk mas irfan, apa aku harus menanyakan pada diana?. " kata metty sambil memainkan ponselnya.
Metty mengirim pesan pada diana untuk menanyakan perihal surat gugatan yang ditujukan pada irfan.
"Assalamu'alaikum din, aku mau nanya nih. " kata metty. cukup lama ia menunggu balasan pesan dari diana, dan setelah 10 menitan baru dibalas.
"Wa'alaikumussalam metty, mau nanya apa?." ujar diana.
" Ini din kayanya mas irfan gak tahu deh kalau aku sudah menggugat dia dan sudah 2 kali sidang tapi dia gak datang-datang, kayanya surat gugatan itu gak sampai ke tangannya deh. "Ujar metty yang merasa penasaran siapa yang menerima surat itu dan kenapa gak dikasih ke irfan?.
" Mungkin cuma perasaan ku aja kali din, siapa tahu dia memang gak mau datang ke sidang itu. " ujar Diana mencoba menenangkan metty.
" Nggak din kayanya memang dia gak nerima surat itu, soalnya seminggu yang lalu dia nelpon aku katanya mau pergi ke luar kota selama dua minggu, terus dia juga nawarin aku mau oleh-oleh apa kalau dia pulang nanti, jadi aku curiga kayanya surat itu gak sampai ke tangan dia." Ujar metty memberitahu segala kecurigaan nya pada diana.
"Kalau gitu nanti aku coba tanya om rendra ke siapa dia kasih surat gugatan waktu itu, udah kamu gak usah khawatir bukannya malah bagus kalau dia gak tahu, biar proses perceraian kali berjalan lancar. " ujar diana.
"Iya din, tapi aku takutnya nanti kalau kami udah sah bercerai dan pas dia pulang tau-taunya udah cerai sama aku, aku takut dia malah nekat menyakiti kami nanti din. " ucap metty
__ADS_1
" Ya udah kami tenang aja nanti biar aku tanyain om rendra. " ujar diana
" Makasih ya din, maaf merepotkan mu terus. " ujar metty yang merasa selalu merepotkan diana dalam segala masalahnya.
"Iya don, yasudah nanti aku kabarin kalau udah dapat info ya. soalnya aku mau pergi bareng mama ini. " ujar diana.
" iya din kamu hati-hati ya sama keluarga mu juga, jangan lupa berdoa kalau mau bepergian." saran metty pada diana.
" kalau gitu aku pergi dulu dan Iya metty makasih kembali udah ngingetin aku, assalamu'alaikum. " ujar diana seraya menutup obrolannya dengan metty.
Di lain sisi irfan sedang menikmati libur bersama tiara, ia tidak tahu kalau metty telah menggugat nya, ia kira metty tidak mengetahui hubungannya dengan tiara.
" Iya sayang, kamu memang lihai dalam memilih tempat untuk liburan. " ujar irfan sembari mencium puncak kepala tiara.
Tiara mencoba mencari tahu apakah suaminya kalau bercerai dengan metty nanti akan merasa bahagia atau sebaliknya. ia mencoba menanyakan pada irfan.
"Mas kapan kamu akan menceraikan metty?, udah udah bosan jadi istri kedua. " ujar tiara mencoba mengalihkan pembicaraan.
" Nanti sayang setelah mas berhasil mengambil seluruh hartanya, karena niat utama ku menikahi nya hanya untuk mengambil hartanya. " ujar irfan.
__ADS_1
"Tapi gimana nanti kalau metty mengetahui hubungan kita dan dia meminta kamu untuk menceraikan nya?. " ujar tiara.
"Gak mungkin dia tahu sayang, toh juga dia jarang keluar rumah jadi, aku rasa rahasia kita aman." ujar irfan yang tidak tahu kalau metty sudah menggugat nya.
" Tapi mas, kita kan gak tahu metty orangnya ke gimana, gimana nanti tiba-tiba dia menggugat mu?. " ujar tiara berusaha mencoba mencari tahu apakah suaminya memnag benar akan menceraikan metty nanti.
"Kalau gitu mas akan menolak gugatan dia, sampai mas bisa mendapatkan hartanya, kalau aku tidak bisa mendapatkan hartanya mama dan papa akan sangat marah padaku. " ujar irfan sedikit merasa takut.
" Bukannya kamu sudah kaya mas? untuk apa kamu mengambil hak metty lagi. " tanya tiara yang juga bingung dengan sifat keluarga irfan yang selalu mengambil milik orang lain.
" Aku juga gak tahu sayang, aku hanya mengikuti kemauan orang tua ku saja, karena bagaimanapun merekalah yang telah membesarkan ku sampai sekarang ini." ujar irfan.
" Tapi mas, bukankah kamu tahu bahwa yang dilakukan orang tua mi salah? lalu kenapa kamu selalu mengikuti kemauan mereka bukankah kalau gitu kamu mendukung mereka melakukan hal ini. " tanya tiara.
Irfan yang mendengar tiara berbicara seperti itu menggebrak meja di depannya.
" Sudahlah tiara, aku kesini itu mau liburan bukan membicarakan hal yang tidak penting seperti ini, paham. " ujar irfan penuh penekan dalam setiap ucapannya, dan berlalu dari hadapan tiara.
Tiara yang melihat sikap irfan membuatnya diam dan mematung, ia tidak tahu kalau suaminya akan marah karen memperingati nya, Tiara semakin takut, gimana nanti kalau sampai irfan menemui surat gugatan yang ia sembunyikan apa mungkin irfan akan lebih marah lagi?.
__ADS_1
Batin tiara yang semakin merasa ketakutan, ia berusaha untuk terlihat tetap tenang dan tegar agar ia bisa menghilangkan pikiran-pikiran yang membuatnya takut, ia ingin membuang surat gugatan yang ia sembunyikan itu, namun kondisi dia saat ini tidak memungkin sehingga ia menunggu sampai waktu dia pulang dari tempat berlibur ini barulah ia bisa menghilangkan barat gugatan itu agar irfan tidak mencurigainya nanti.