Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 63 perbuatan terlarang


__ADS_3

"Kapan lagi kita bisa jalan bareng bersama meityza dek, mumpung ini kita lagi di jalan buat sekalian gitu. " ujar irfan.


Metty hanya pasrah mengikuti ajakan irfan, karena walaupun ia menolak pasti irfan akan tetap pada tujuannya.


Irfan melakukan mobil ke sebuah hotel yang lumayan indah dan asri.


"mas kok kesini bukannya mau ajak meityza main?". Tanya metty yang kaget melihat irfan membelokan mobil ke hotel itu.


" Iya ini tempat main yang bagus dek, yuk masuk. " ujar irfan seraya turun dari mobil.


"Nggak mas, sebaiknya kita pulang aja. " ujar metty yang ragu dengan irfan.


"bunda adek mau main. " ujar meityza ketika melihat sebuah taman bermain dekat hotel itu.


"nah loh itu meityza mau main yuk turun. " ujar irfan seraya membukakan pintu mobil metty.


Metty pun dengan terpaksa turun dari mobil dan mengikuti langkah irfan.


irfan membawa meityza ke taman bermain dan menitip meityza disana sedangkan ia pergi ke dalam hotel tersebut untuk memesan kamar.

__ADS_1


Metty terduduk diam sambil menatap meityza yang sedang bermain dengan riangnya.


"saya ikut aku yuk sebentar ada surprise buat kamu. " ujar irfan mendekati metty yang sedang melamun.


Metty kaget mendengar irfan memanggilnya dengan sebutan sayang.


"ma.. mau ngapain mas, aku disini aja sambil lihat meityza. " ujar metty menolak.


metty melihat ada sesuatu yang aneh dari tatapan irfan, ia takut kalau ia terbuai dengan pesona irfan.


"sayang sebentar aja, aku mau memberikan sesuatu yang indah buat kamu. " ujar irfan seraya mengecup pipi metty.


metty yang mendapat perlakuan seperti itu dari irfan membuat ia jadi lemah dan mengikuti langkah irfan.


"kita sudah sampai sayang. " ujar irfan sambil membelai rambut metty dengan sangat lembut sehingga membuat metty diam membeku.


"mas tolong buka penutup mata ku, dan jangan sentuh aku. " ujar metty dengan sedikit gugup.


"Sayang aku sangat rindu dengan kamu, jadi izin kan aku melepas rindu ini. " ujar irfan pada metty sambil membuka tutup mata metty secara perlahan.

__ADS_1


"Mas kamu jangan gila, kita sudah tidak punya hubungan apa-apa. " ujar mety seraya menepis tangan irfan.


"sayang coba kamu lihat apakah kamar ini terlihat begitu bagus?. " ujar irfan berusaha bersikap lembut di depan metty agar ia mendapat apa yang ia inginkan.


Metty cukup terpesona dengan dekorasi kamar yang begitu indah dan ditaburi begitu banyak bunga di atas kasurnya.


Irfan yang melihat metty terdiam langsung memeluknya dari belakang.


"gimana sayang kamu suka kan dengan kamar ini. " ujar irfan.


"mas tolong lepas kan aku sebagainya kita pulang seka.... "


belum sempat metty menyelesaikan omongannya terlebih dahulu irfan mencium bibir nya.


Metty ingin memberontak karena ia sadar apa yang sedang ia lakukan ini salah. Namun semua perlakuan irfan membuat ia menikmatinya.


Jujur saja metty sangat merindukan irfan meskipun irfan telah menyakitinya.


"Enak kan sayang? aku kangen banget sama kamu. " ujar irfan sambil melepas satu persatu baju metty.

__ADS_1


Metty hanya bisa pasrah menerima perlakuan irfan, karena ia juga sudah lama tidak menikmati mantan suaminya.


Metty wanita yang sangat haus akan sesosok lelaki, jujur saja ia sangat ingin menikmati irfan hari ini, maka dari itu ia pasrah dengan semua perlakuan irfan.


__ADS_2