Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 22 Dukungan orang tua.


__ADS_3

" Apa nak, kenapa kamu sampai berpikir menggugat cerai suami mu? " tanya ibu yang berlinang air mata, aku yang melihat nya merasa kasihan namun apa yang bisa ia katakan, keputusan nya untuk bercerai dari suaminya sudah bulat.


"Karena Mas irfan selingkuh bu. "


"Apa kurang ajar itu anak, akan ku habisi nyawanya. " ucap bapak seraya berangkat dari duduknya dan berniat mencari mas irfan, namun aku dengan cepat menahan beliau karena aku belum menyelesaikan cerita ku.


"Pak tunggu aku belum selesai bicara. " kata metty sembari menahan lengan bapaknya agar terduduk kembali.


"Iya Pak, kita jangan gegabah, biarkan anak kita menyelesaikan perkataan nya. " ujar ibu seraya mengelus tangan bapak memberi kekuatan agar tidak melakukan hal diluar ekspektasi.


"teruskan ucapan mu nak. " kata ibu


" Mas irfan sudah menikah lagi tanpa sepengetahuan ku bu pa. " kata metty sambil memberi jedah agar ia bisa mengungkapkan semua semua kebusukan dari suami dan keluarga nya.


" Mas irfan sengaja menghamili aku waktu itu pak, karena ia disuruh sama ibunya, tak lain ibunya berniat menikahkan aku dengan mas irfan agar kelak mereka bisa mengambil alih semua ladang kita pak. " ujar metty ia merasa beban yang selalu memenuhi pikirannya mulai berkurang.


" Astaghfirullah kenapa mereka setega itu sama kita, bukankah mereka orang yang


berkecukupan? "kata ibu sembari mengelus dadanya karena merasa syok dengan ucapan ku.


" Saya juga gak tau bu, jika aku bercerai dengan mas irfan apakah ibu dan bapak setuju? . tanya ku meminta pendapat dari kedua orang tua ku.


"Kalau menurut bapak memang sebaiknya kamu menceraikan laki-laki seperti itu. " ujar bapak yang dari tadi hanya terdiam.


" Tapi pak kalau metty bercerai lalu bagaimana dengan anaknya nanti?. "ujar ibu yang merasa kasihan dengan cucunya.


" Bu bukankah kita juga bisa membesarkan cucu kita tanpa irfan, toh juga selama ini kita yang merawat nya. "


"Tapi pak apa kata orang nanti jika mereka tahu kalau metty cerai. "

__ADS_1


" Sudahlah bu, kita gak usah pikirin mereka, toh juga bukan mereka yang kasih kita makan, biarkan metty memutuskan apa yang akan dia lakukan kita sebagai orang tua harus mensupport dia, karena hanya kita yang dia punya bu. "


Mendengar ucapan kedua orang tuanya metty tak henti-hentinya menangis ia merasa sangat bersalah kepada kedua orang tuanya, dan juga bersyukur meskipun sudah melakukan kesalahan besar dan mempermalukan mereka tapi ibu dan bapak selalu mendukung setiap keputusan yang ku ambil.


"Bu pak, sekali lagi maafkan metty yang telah membuat kalian malu, metty sangat menyesal pak, seandainya metty tidak lebih bisa menjaga diri mungkin ini semua tidak akan terjadi. " kata metty sembari bersujud di kaki kedua orang tuanya, karena Ia merasa sangat berdosa kepada mereka. Selama ini mereka selalu menuruti keinginan ku, tapi apa yang ku perbuat pada mereka?. batin metty sembari terus bersujud dan menangis di kaki kedua orang tuanya.


" Sudah lah nak, biarlah yang lalu berlalu, karena memang penyesalan selalu datang di akhir, sebaiknya sekarang kamu pikirkan baik-baik apa yang akan kamu lakukan selanjutnya. " Ujar bapak seraya menarik tangan metty agar duduk kembali.


"Metty sudah memutuskan untuk menggugat cerai mas irfan pak. "


" Apa kamu punya bukti kalau irfan sudah menikah lagi Nak? karena sebelum kamu melangkah ke pengadilan agama, kamu harus mempersiapkan barang bukti yang kuat. "


" Iya Pak aku sudah menyiapkan buktinya. " Kata metty, cukup lama ngobrol dengan kedua orang tuanya, Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil, entah itu milik siapa, aku pun Hendak melangkah untuk membuka pintu tapi dicegah oleh ibu.


"Nak biar ibu saja, gak baik kalau kamu keluar dalam keadaan seperti ini. " kata ibu seraya pergi membuka pintu.


Aku pun duduk bersama bapak sembari menunggu ibu yang entah menemui siapa diluar sana.


Metty yang mendengar suara yang sangat familiar itu pun langsung menengok, ia sempat kaget karena yang datang adalah Diana, ia juga gak tahu kenapa Diana bisa datang sepagi ini karena ia janji keluar sama Diana sore hari.


" Waalaikumsalam Nak, tumben kesini pagi-pagi? " tanya bapak .


" Iya din, bukannya kita ketemunya sore hari?. "


" Iya metty tapi ku rasa kalau sore cuma sedikit waktu kita ngobrol. "


" Oh iya tadi juga udah ku chat kamu, tapi gak mu bales makanya aku langsung kesini. " ujar Diana karena memang sebelum kesini tadi ia sempat chat metty karena chat nya tak kunjung di bales makanya ia langsung kemari.


"Oh itu tadi aku lagi ngomong sama ibu dan bapak. " kata metty ia tahu kalau sahabat itu bela-belain kesini pasti ada hal yang penting.

__ADS_1


"Jadi kamu sudah menceritakan pada mereka?"


"Iya din, mereka mendukung apapun keputusan yang ku buya nanti."


"Lo Nak Diana sudah tahu to masalah metty? " tanya bu Ella yang penasaran kenapa Diana bisa lebih tahu tentang putrinya.


Mendengar ucapan ibunya metty pun menceritakan perihal diana.


" Iya bu, Bagi gini sebenarnya yang memberitahu ku tentang irfan dan motif dia menikahi ku adalah Diana bu, Dia juga yang meminta mu untuk menginap beberapa hari di rumah mertuaku sekadar untuk mencari bukti dari kejahatan yang mereka lakukan Bu. "Ujar metty panjang lebar pada ibunya.


" Wah terimakasih ya Nak diana, sudah membantu metty. "


"Iya Nak kalau gak ada kamu mungkin sampai sekarang metty akan terus dibohongi oleh laki-laki seperti irfan. " kata bapak yang sangat sedih dengan nasib anak satu-satunya itu.


"Iya Pak bu sama-sama, saya sudah menganggap metty sebagai adik saya sendiri, sudah seharusnya saya membantu dia, lagipula saya memang tidak menyukai irfan pak. "


"Din kapan aku bisa memasukan gugatan cerai ku?, aku sudah yakin untuk menceraikan mas irfan. "


" Sekarang juga bisa kalau memang benar kamu sudah siap. " kata Diana Ia ingin metty segera berpisah dari irfan, karena menurut Ia metty hanya akan merasa sakit jika terus-terusan bersama irfan.


" Kalau begitu kamu temenin aku ya, soalnya aku takut pergi sendirian. "


"Iya pasti aku anterin sampai semua permasalahan mu selesai, selama aku bisa pasti akan ku bantu. "


" Makasih ya din, maaf jika aku merepotkan mu. "


" Iya Nak, maafkan kami jika kami selalu merepotkan mu, tolong bantuin metty sampai gugatan cerainya diterima oleh pengadilan agama nanti. " Ujar ibu.


" aiya bu pasti, btw kok dari tadi aku gak lihat irfan ya? " tanya Diana yang memang tidak menemukan keberadaan irfan di rumahnya.

__ADS_1


" Tadi mas irfan katanya pergi kerja. " ujar metty karena suaminya tadi memang izin ke dia mau kerja.


"Kamu yakin dia pergi kerja metty, apa dia gak pergi nemuin istri keduanya? "


__ADS_2