Menitipkan Anak Ke Nenek

Menitipkan Anak Ke Nenek
Bab 43 Informasi kerja


__ADS_3

"Metty bisakah aku menganggap meityza juga sebagai anak ku?. " tanya tiara yang ingin menyayangi meityza layaknya anak sendiri.


"Tentu saja bisa tiara, selama kalian tidak menyakiti perasaannya. Ujar metty.


Tiara pun mendekati metty dan memeluknya dengan tulus, begitu juga dengan metty yang membalas pelukan tiara dengan senang hati.


" Terimakasih metty, sungguh kamu wanita yang sangat baik. " ujar tiara memuji metty.


"Kamu juga wanita yang baik tiara hanya saja kita perlu untuk merubah diri kita menjadi lebih baik versi masing-masing. " ujar metty yang mendapat pujian dari tiara.


"Dek, terimakasih ya udah ngizinin kami untuk bisa bertemu meityza dan membuka mata hati kami, agar menjadi lebih baik lagi. " ujar irfan yang mendengar percakapan mereka.


"Sama-sama mas, kita sebagai manusia harus menghargai satu sama lain. " ujar metty.


irfan merasa sangat bahagia bisa membuat utara akur bersama metty, dengan begitu akan mempermudah irfan dan tiara untuk selalu bisa bertemu dengan anaknya.


"Sungguh bodoh aku yang telah menyia-nyiakan kamu dek. " batin irfan.


"kalau gitu aku sama meityza pulang dulu ya, soalnya tadi udah bilang sama ibu mau pulang jam 10." ujar metty.


"Eh tadi kamu datang sama siapa dek?, " tanya irfan.


"Pakai ojek mas. " ujar metty.


"loh tumben kamu gak datang sama Diana? " tanya irfan karena biasanya metty selalu bareng Diana.


"aku gak enak minta tolong sama Diana terus mas, lagipula nanti kalau aku ajak Diana bisa-bisa kalian bertengkar. " ujar metty.


"terus sekarang kamu mau pulang pakai apa met?. " tanya tiara.


"pakai ojek ini mau pesan ti. " ujar metty


"Nggak usah pesan gimana kalau aku aja yang antar kamu. " ujar tiara.


"Apa gak ngerepotin kamu ti, kalau kamu antar aku terus mas irfan disini sama siapa?. " tanya metty.


"Aku disini sendiri juga gapapa soalnya ada suster nanti yang nemenin kalau aku butuh sesuatu. " ujar irfan.


"Ya udah ayuk aku antar kebetulan tadi aku bawa mobil teman. " ujar tiara padahal ia membawa mobilnya sendiri.


"Apa aku gak ngerepotin kamu ti? rumah ku juga jauh. " ujar metty takut merepotkan tiara.


"Udah gapapa biar aku antar aja ya, anggap aja sekarang aku keluarga mu. " ujar tiara.


"Iya dah kalau gitu. mas irfan aku pamit dulu. " Ujar metty seraya mengambil meityza dari ayahnya..

__ADS_1


Setelah pamit ke irfan, metty dan tiara pun bergegas untuk pulang takutnya metty pulang kelamaan.


metty juga sudah janji sama ibunya akan pulang jam 10 pagi. sedangkan ini sudah menunjukkan pukul 9:30.


"Semoga aku bisa sampai rumah jam 10 pas. " batin metty.


Tiara mengemudikan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata, sedangkan metty sibuk pada ponselnya dan sesekali mengajak meityza ngobrol.


"Met kenapa kamu nggak pulang nanti aja jam 12 gitu. " ujar tiara yang sedikit canggung untuk berbicara dengan metty.


"Aku sudah janji sama ibu mau pulang jam 10 tadi." ujar metty.


"Oh gitu ya, oh iya jalan ke rumah mu lewat mana met?. tanya tiara yang tidak mengetahui arah jalan ke rumah metty.


" Lurus aja dulu ti. nanti kalau ada persimpangan belok kanan terus lurus aja, nah sekitar beberapa meter nanti kita sampai kok." ujar metty.


"Oo okeh deh, btw kamu kerja apa metty?. tanya tiara yang tidak terlalu tahu masalah keluarga metty.


" Kau gak kerja ti? aku tinggal bersama kedua orang tua ku." ujar metty.


"Mmm, kenapa kamu gak cari kerja?. " ujar tiara.


"Aku gak tahu mau kerja apa ti, lagipula sekarang kalau mau kerja susah. " Ujar Metty.


"Kamu gak mau kerja ke luar negeri met? lumayan loh gajinya banyak. " ujar tiara memberi ide pada metty.


"Banyak kok kerjaan di sana kamu bisa menyesuaikan dengan skill kamu sendiri. " Ujar tiara.


"Tapi aku gak punya uang kalau mau kerja ke luar negeri ti, gak ada biaya juga. " ujar metty.


"Uangnya ditanggung dama sponsor kalau kamu mau pergi. " ujar tiara.


"Masa si ti, mana ada orang mau kerja tapi biaya perginya dibayarin. " ujar metty.


"Kalau kamu gak percaya coba aja cari di media sosial mu, tentang TKW. " ujar tiara.


Metty yang mendengar ucapan tiara pun segera membuka google tentang TKW, soalnya ia baru tahu kalau ada kerjaan seperti itu.


Metty terus mencari info-info tentang TKW di google dan setelah mendapat banyak info ia pun yakin dengan ucapan tiara.


"Tiara kalau kita kau pergi gimana caranya?. " ujar metty.


" kamu mau pergi kerja ke luar negeri?. " tanya tiara.


"Mau ti, biar aku bisa membahagiakan keluarga ku." ujar metty.

__ADS_1


"kamu pikir-pikir dulu aja met, terus omongin sama kedua orang tua mu. " ucap tiara.


" iya juga yah, siapa tahu nanti pas aku bilang mau pergi mereka malah gak ngasih. " ujar metty.


"Nanti kalau orang tuamu sudah setuju baru kamu hubungi aku ya. " ujar tiara.


"iya ti,btw mana nomor handphone mu? . " ujar metty.


"oh iya kamu punya wa?" tanya tiara.


" punya ti." ujar metty.


"Kalau gitu kamu scan aja barcode ku ini. " ujar tiara sembari menyerah handphone nya ke metty.


Metty pun mengambil ponsel tiara dan menscan barcode WhatsApp tiara.


Setelahnya mereka sangat asyik ngobrol sekitaran kerjaan dan juga tentang keseharian irfan.


Karena keasyikan ngobrol mereka tidak sadar kalau mereka sudah hampir sampai di rumah metty.


"Ti berhenti di depan rumah chat warna hijau itu." ujar metty.


"Kenapa met? itu rumah mu?. " tanya tiara.


"Iya ti, itu rumah ku. berhenti di situ ya." ujar metty.


"oke-oke siap. " ujar tiara.


Tiara berhenti tepat di depan rumah metty.


"rumahnya sangat sederhana tapi apa yang istimewa dari keluarga metty sehingga orang tua irfan menginginkan harta mereka. " batin tiara.


"Ti mampir dulu yuk, pasti kamu capek, duduk dulu minuman ke dalam yuk. " ajak metty sebelum turun dari mobil tiara.


" aku langsung pulang aja metty, siapa tahu mas irfan butuh bantuan. " ujar tiara.


" oh yasudah kalau gitu kamu hati-hati di jalan ya ti. " ujar metty seraya turun dari mobil tiara.


"Iya metty, jangan lupa kalau kamu siap ke luar negeri kabarin aku. " ujar tiara.


"Iya ti btw makasih ya udah nganterin aku, dan maaf merepotkan mu. " ujar metty.


" iya sama-sama met, kalau gitu aku pamit dulu ya, assalamu'alaikum. " ujar Tiara.


"Wa'alaikumussalam hati-hati di jalan. " ujar metty.

__ADS_1


Tiara pun berlalu meninggalkan rumah metty dan menunju ke rumah sakit untuk menemui mas irfan.


__ADS_2